• +62-8123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Tag Archive teori motivasi

Memotivasi Karyawan Membangun Tim

Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim Yang Mandiri

“Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim Yang Mandiri”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Salah satu aspek pemanfaatan pegawai adalah pemberian semangat atau motivasi terbaik kepada segenap pegawai. Dalam istilah lain, memberikan “kegairahan bekerja yang optimal” kepada pegawai.

Motivasi memiliki makna memberi dorongan pada segenap karyawan agar bergairah untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi. Karyawan yang termotivasi akan mampu meningkatkan produktifitas bagi keberhasilan organisasi/ perusahaan.

__________________________________

Power Point (PDF):

Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim

Follow Instagram: SDM Unggul Indonesia Maju

__________________________________

Point-point penting terkait teori motivasi:

Ada jenis dua penghargaan bagi pegawai, yaitu:

  1. Penghargaan intrinsik: Kepuasan pribadi yang anda rasakan ketika anda bekerja dengan baik dan mencapai tujuan.
  2. Penghargaan ekstrinsik: Suatu hal yang diberikan kepada anda oleh orang lain sebagai pengakuan atas pekerjaan yang baik penghargaan ekstrinsik termasuk kenaikan bayaran, pujian dan promosi.
 HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW
  1. Kebutuhan fisiologis:kebutuhan kelangsungan hidup dasar, seperti kebutuhan akan makanan, air, dan tempat perlindungan.
  2. Kebutuhan keselamatan:kebutuhan untuk merasa aman ditempat kerja dan di rumah.
  3. Kebutuhan sosial:kebutuhan untuk merasa dicintai, diterima, dan menjadi bagian dari kelompok.
  4. Kebutuhan harga diri:kebutuhan akan pengakuan dari orang lain, serta rasa harga diri dan status atau kepentingan.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri:kebutuhan untuk mengembangkan potensi tertinggi seseorang.
TEORI PENENTU TUJUAN & MANAJEMEN MENURUT OBJEKTIF
  1. Tujuan Teori: Teori penetapan tujuan (goal-setting theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penentu tujuan yang ambisius, tetapi dapat dicapai dapat memotivasi pekerja dan meningkatkan kinerja apabila tujuan diterima, disertai dengan umpab balik, dan difasilitasi dengan kondisi organisasional.
  2. Manajemen menurut objektif: Manajemen menurut objektif (management by objectif-MBO) adalah sistem implementasi dan penentu tujuan yang melibatkan siklus diskusi, tinjauan, dan evaluasi objektif diantara manajer tingkat puncak dan menengah, penyelia, dan karyawan.
MENERAPKAN TEORI 2 FAKTOR DARI HERZBERG

Faktor Motivator, faktor-faktor ini dapat digunakan untuk memotivasi para pekerja, terdiri dari:

  • Pekerjaan itu sendiri
  • Pancapaian
  • Pengakuan
  • Tanggung jawab
  • Pertumbuhan dan kemajuan

Faktor Pemelihara,  faktor-faktor ini dapat menyebabkan ketidakpuasan, tetapi mengubah faktor-faktor itu hanya akan memberikan sedikit efek motivasional, terdiri dari:

  • Kebijaksanaan dan administrasi perusahaan
  • Pengawasan
  • Kondisi kerja
  • Hubungan antar perseorangan(rekan kerja)
  • Gaji, status, dan keamanan pekerjaan
TEORI HARAPAN

Teori Harapan (Expectancy theory), teori yang dikembangkan oleh teori Victor Vroom bahwa harapan usaha yang digunalan para karyawan dalam tugas tertentu bergantung pada harapan mereka akan hasil.

TEORI PENGUATAN

(Reinforcement theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penguat positif dan negatif memotivasi seseorang untuk berperilaku dalam cara-cara tertentu.

  • Pengutan positif meliputi penghargaan seperti pujian, pengakuan, atau kenaikan bayaran.
  • Penguatan negatif meliputi teguran, bayaran yang dikurangi, dan pemberhentian atau pemecatan.
TEORI KEADILAN

(Equity theory) pemikiran bahwa karyawan berusaha untuk mempertahankan keadilan antara masukan dan hasil bila dibandingkan dengan orang lain dalam posisi yang sama.

MEMBANGUN KERJA SAMA TIM MELALUI KOMUNIKASI TERBUKA

Prosedur untuk mendorong komunikasi yang terbuka meliputi berikut ini:

  1. Menciptakan kultur organisasi yang menghargai sikap mendengarkan.
  2. Melatih para penyelia dan manajer untuk mendengarkan.
  3. Meniadakan penghalang untuk komunikasi yang terbuka.
  4. Secara aktif melakukan upaya untuk memfasilitasi komunikasi.

Usaha untuk merealisasikan kemungkinan tersebut ialah dengan jalan memberikan motivasi dan membangun tim yang mandiri. Motivasi ini memiliki arti untuk memberikan daya perangsang kepada pegawai yang bersangkutan agar pegawai tersebut dengan segala daya dan upayanya.

Baca juga: Motivasi Kerja: Membangun Semangat Karyawan

Untuk materi selengkapnya mengenai motivasi dan pengembangan tim, bisa di download ppt pada tautan diatas.

Demikian semoga posting artikel ini bermanfaat, dan salam hormat.

___________________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

___________________________________________

Iklan Makanan Kesehatan:

Sedia Cookies Manis Legit Diabetes
1