• +62-8123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Tag Archive Manajemen Operasional

Manajemen Operasional, Pemeliharaan dan Keandalan

Manajemen Operasional: Pemeliharaan dan Keandalan

“Manajemen Operasional: Pemeliharaan dan Keandalan”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Maintenance (pemeliharaan) adalah semua aktivitas yang berkaitan untuk mempertahankan sistem peralatan dalam kondisi layak bekerja. Sebuah sistem pemeliharaan yang baik akan menghilangkan variabilitas system.

___________________________

Power Point (PDF):

Pemeliharaan dan Keandalan

Follow Instagram: SDM Unggul Indonesia Maju

___________________________

Reliability (keandalan) adalah peluang sebuah komponen mesin atau produk akan bekerja secara baik untuk waktu tertentu dibawah kondisi tertentu.

Empat Taktik Pemeliharaan & Keandalan
Taktik keandalan:
  • Meningkatkan komponen individual
  • Memberikan redundancy
Taktik pemeliharaan:
  • Menetapkan atau meningkatkan pemeliharaan pencegahan
  • Meningkatkan kemampuan atau kecepatan perbaikan
Meningkatkan Kemampuan Memperbaiki
  • Personel yang terlatih dengan baik
  • Sumber daya yang cukup
  • Kemampuan untuk menetapkan sebuah rencana perbaikan dan prioritas
  • Kemampuan dan otoritas untuk melakukan perencanaan material
  • Kemampuan untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan
  • Kemampuan untuk mendesain cara untuk memperluas MTBF
Pemeliharaan Produktif Total
  • Perancangan mesin yang andal, mudah dioperasikan, dan mudah dalam pemeliharaan
  • Menekankan biaya kepemilikan total disaat membeli mesin, sedemikian rupa sehingga pelayanan dan pemeliharaan sudah termasuk dalam biaya pembelian biaya tersebut.
  • Membuat rencana pemeliharaan pencegahan yang memanfaatkan praktek operator yang terbaik departemen pemeliharaan dan depot pelayanan
  • Melatih pekerja untuk mengoprasikan dan memelihara mesin mereka sendiri
Jenis Pemeliharaan
Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance)

Pemeliharaan terjadwal untuk mempertahankan sebuah sistem pada sebuah tingkat unjuk kerja tertentu dengan menyediakan pemeriksaan sistematis, deteksi, pelayanan, atau pencegahan kegagalan yang akan datang melalui pergantian barang secara periodik

Contoh : pemeriksaan mesin (tune-up), ganti oli setiap n km

Pemeliharaan Perbaikan (Corrective Maintenance)
  • Pemeliharaan tidak terjadual
  • Hasil dari suatu kejadian kerusakan/kegagalan sistem
  • Mengembalikan sistem/produk ke tingkat unjuk kerja sistem yang baik

Contoh : mengganti part / komponen yang sudah rusak

Pengukuran Maintainability
  • Waktu perbaikan (Mct)
  • Waktu pencegahan (Mpt)
  • Total waktu perawatan dan perbaikan (M)
  • Maintenance Down Time (Mdt)

Baca juga: Pelatihan dan Pengembangan

Bagaimana ulasan selanjutnya? Silahkan download power point pada link diatas.

Demikian uraian singkat tentang Manajemen Operasional: Pemeliharaan dan Keandalan. Semoga bermanfaat dan sukses selalu.

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

__________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

__________________________________

Iklan Ikan segar, Aquascape & Aquarium:

Menghadirkan keindahan dan kehangatan di kantor dan rumah Anda
Pelatihan Mutu Layanan & ISO 9000

Memproduksi Barang dan Layanan Kelas Dunia


Dapatkan Slideshare Gratis:
>>>PPT Memproduksi Barang dan Layanan Kelas Dunia<<<

Berbagai macam sumber daya yang digunakan dalam produksi meliputi sumber daya manusia, bahan baku, dan sumber daya lainnya. Perilaku pembelian konsumen dipengaruhi oleh empat kelompok utama karakteristik pembeli yaitu budaya, sosial, pribadi, dan psikologi. Masing-masing faktor ini memberikan perspektif yang berbeda tentang pemahaman cara kerja pembeli.

Untuk Menjadi lebih Kompetitif

Apa yang telah dilakukan oleh para manajer untuk mendapatkan kembali daya kompetitif? Pada umumnya mereka menekankan :

  • Berfokus pada pelanggan.
  • Mempertahankan hubungan erat dengan pemasok dan perusahaan lain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Mempraktikkan pengembangan yang kontinu.
  • Berfokus pada kualitas.
  • Menghemat biaya melalui selekdi tempat.
  • Mengandalkan internet uuntuk menyatukan perusahaan-perusahaan.
  • Menggunakan tekhnik produksi yang baru.
DARI PRODUKSI KE MANAJEMEN OPERASI

Produksi (production) adalah pembuatan barang dan jasa yang sudah jadi dengan menggunakan faktor-faktor produksi: tanah, tenaga kerja, modal, kewirausahaan dan pengetahuan. Menurut sejarahnya, produksi telah dihubungkan dengan manufaktur, tetapi sifat bisnis telah berubah secara signifikan dalam kurang lebih 20 tahun terakhir.

Manajemen produksi (production management) merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan aktivitas yang dilakukan manajer untuk membanatu perusahaan mereka menghasilkan barang. Untuk mencerminkan perubahan dalam kepentingan dari manufaktur ke jasa, istilah produksi sering diganti oleh operasi untuk mencerminkan produksi barang dan jasa.

Manajemen operasi (operations management) adalah area khusus di dalam manajemen yang mengubah atau mentrasformasi sumber daya (termasuk manusia) menjadi barang dan jasa.

Manajemen operasi di sektor jasa

Sebagian dari kita telah dikondisikan untuk memikirkan manajemen operasi dalam sektor manufaktur. Manajemen operasi di sektor jasa menyangkut dalam menciptakan pengalaman yang bagus bagi mereka yang menggunakan layanan ini.

 PROSES PRODUKSI

Produsi menambahkan nilai, atau kegunaan, pada bahan atau proses. Form utility adalah nilai yang ditambahkan dengan pembuatan produk dan jasa yang sudah jadi, seperti nilai yang sudah ditambahkan dengan penggunaan silicon dan pembuatan chip computer atau penggabungan layanan untuk menciptakan paket liburan. Form utility juga dapat muncul di tingkat ritel. Ada beberapa proses berbeda yang digunakan pemanufaktur untuk menghasilkan barang.

  • Manufaktur proses (proses manufacturing) adalah bagian proses produksi yang secara fisik atau kimiawi mengubah bahan.
  • Proses perakitan (assemblt process) adalah bagian proses produksi yngmenyatukan komponoen-komponen.
  • Proses yang berkelanjutan (proses produksi dimana produksi yang lama berjalan dan menghasilkan barang jadi berkali-kali.
  • Proses sebentar-sebentar (intermitten process) proses proksi dimana jumlah produksi sedikit dan mesin sering diubah untuk membuat produk-produk yang berbeda.

 

Manufaktur yang Fleksibel, Ramping & Customization
  • Manufaktur yang fleksibel (flexible manufacturing) melibatkan mendesain mesin untuk melakukan banyak tugas , sehingga mesin tersebut bisa menghasilkan beragam produk.
  • Manufaktur yang ramping (lean manufacturing) adalah produksi barang dengan menggunakan segala sumber yang lebih sedikit keetimbang produksi massa; usaha manusia yang lebih sedikit, ruang manufaktur yang lebih sedikit, investasi yang lebih sedikit dalam peralatan, dan lebih sedikit waktu perencanaan untuk mengembangkan produk baru.
  • Menyesuaikan Massa berarti membuat produk yang unik atau memberikan layanan tertentu untuk individu tertentu. Meskipun dulu ini tampak tidak mungkin, penyesuaian massa (mass customization) yang berarti menyesuaikan produk untuk memenuhi kebutuhan banyak pelanggan individual, sekarang dipraktekkan dimana-mana.

Untuk materi selengkapnya mengenai proses produksi barang dan layanan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Dapatkan Slideshare Gratis:
>>>PPT Memproduksi Barang dan Layanan Kelas Dunia<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:
Pelatihan (In-house Training) Pengembangan Sistem Manufaktur dan ISO 9000

Kata kunci untuk penelusuran: manajemen produksi, manajemen operasional, pelatihan ISO 9000, Pelatihan lean organization, training organisasi kelas dunia, pelatihan program 5 R / 5S, pelayanan prima, sistem produksi, sistem manufaktur, power point, sdm indonesia

Manajemen Operasional

Pengantar Manajemen Operasional

Yang bisa dilakukan oleh manajemen operasi adalah melaksanakan seluruh fungsi dari proses manajemen yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), pembentukan staff, kepemimpinan serta pengendalian. Orientasi manajer operasi antara lain guna untuk mengarahkan keluaran atau output dalam jumlah, kualitas, harga, waktu dan tempat tertentu sesuai dengan permintaan konsumen. Agar kita mengetahui dan memahami materi ini lebih lanjut, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai pengertian, perbedaan dan persamaan perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa, dan pembahasan yang lebih detail lagi.

Pengertian Manajemen Operasi

Definisi Manajemen Operasi adalah suatu proses yang secara berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi-fungsi manajemen untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan (Fogarty). Dan definisi lainnya menurut Krajewski, manajemen operasi adalah bagaimana mengatur dan mengmentransformasi kendalikan proses dalam input menjadi output.

Proses Manajemen Operasi

 Yang bisa dilakukan oleh manajemen operasi adalah melaksanakan seluruh fungsi dari proses manajemen yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), pembentukan staff, kepemimpinan serta pengendalian. Orientasi manajer operasi antara lain guna untuk mengarahkan keluaran atau output dalam jumlah, kualitas, harga, waktu dan tempat tertentu sesuai dengan permintaan konsumen.

Perbedaan dan Persamaan Perusahaan Manufaktur dan Perusahaan Jasa

Perusahaan manufaktur mencakup menggabungkan bahan baku, tenaga kerja, dan overhead untuk memproduksi produk baru. Barang yang diproduksi berwujud, di simpan, dan dikirim dari pabrik ke pelanggan. Ekonomi kita telah semakin berorientasi pada perusahaan jasa. Sehingga, manajer harus mampu untuk menelusuri biaya jasa  yang diserahkan sama akuratnya dengan mereka menelusuri harga pokok produksi. Rentang atau perbedaan antara perusahaan manufaktur dan jasa dapat ditunjukkan sebagai berikut:

Ciri-Ciri Perusahaan Manufaktur:
  • Produk nyata
  • Output dapat disimpan
  • Kontak dengan konsumen rendah, dll
Ciri-Ciri Perusahaan Jasa:
  • Produk tidak nyata
  • Output tidak dapat disimpan
  • Kontak dengan konsumen tinggi
Persamaan Perusahaan Manufaktur dan Jasa:
  • Memiliki proses yang harus didesain dan dikelola secara efektif
  • Harus memperhatikan kualitas, produktivitas dan ketepatan dalam melayani konsumen
  • Harus bekerjasama dengan pihak luar sebagai penyedia barang dan jasa
Pengukuran Produktivitas

Salah satu tantangan bagi organisasi atau perusahaan dalam pencapaian tujuannya adalah bagaimana memanfaatkan dan mengorganisir sumber daya yang ada pada tingkat operasi yang produktif, atau dengan kata lain dapat memberikan kontribusi nyata pada kegiatan operasi organisasi atau perusahaan tersebut. Konsep siklus produktivitas atau kinerja dapat dibedakan menjadi produktivitas multifaktor dan produktifitas faktor tunggal.

Tertarik mempelajari lebih dalam? Untuk materi selengkapnya mengenai Manajemen Operasi, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Manajemen Operasi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

1