• 08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Perubahan & Adaptasi Struktur Organisasi

Desain struktur organisasi yang efektif

Perubahan & Adaptasi Struktur Organisasi

“Perubahan & Adaptasi Struktur Organisasi”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Agar bisnis dapat berjalan dengan sukses maka perlu diorganisasikan. Dalam mengorganisasi suatu bisnis tentunya harus memperhatikan unsur-unsur bisnis yang ada. Unsur bisnis yang perlu mendapat perhatian pengusaha yaitu lingkungan bisnis. Lingkungan sangat besar pengaruhnya kepada efisiensi dari operasional perusahaan dan kemampuannya untuk memperoleh keuntungan, Untuk itu setiap pemilik dan pemimpin usaha harus dapat memahami keadaan lingkungannya dan dampak lingkungan tersebut terhadap usahanya.


Unduh PPT:

>>>PPT Mengadaptasi Organisasi Pada Pasar Sekarang<<<

Instagram: SDM Indonesia


Ekonomi Skala (economies of scale) adalah situasi di mana perusahaan dapat mengurangi biaya produksi apabila mereka dapat membeli bahan mentah dalam jumlah besar, biaya rata – rata barang menurun ketika tingkat produksi meningkat.

Stuktur Organisasi terdiri dari:

  1. Pembagian Kerja
  2. Tugas Tim
  3. Menetapkan tanggung jawab / otoritas
  4. Akuntabilitas
  5. Mengalokasikan sumber daya
  6. Mendirikan prosedur
Prinsip – Prinsip Organisasi Fayol

Fayol memperkenalkan prinsip – prinsip tersebut sebagai berikut :

  1. Kesatuan Perintah adalah setiap pekerja harus melapor ke seorang dan satu – satunya atasan. Keuntungan dari prinsip ini sangat nyata.
  2. Hierarki Otoritas adalah semua pekerja harus mengetahui kepada siapa mereka harus melapor. Para manajer harus memiliki hak untuk memberikan perintah dan mengharapkan orang lain untuk mematuhinya.
  3. Divisi Tenaga Kerja adalah fungsi – fungsi harus dibagi menjadi area – area spesialisasi, seperti produksi, pemasaran, dan keuangan.
  4. Subordinasi Kepentingan Individu dengan Kepentingan Umum adalah para pekerja harus menganggap diri mereka sebagai tim yang terkoordinasi. Tujuan tim lebih penting daripada tujuan para pekerja individual.
  5. Otoritas adalah para manajer memiliki hak untuk memberikan perintah dan kuasa untuk menggalakkan kepatuhan.
  6. Tingkat Sentralisasi adalah jumlah kuasa pengambilan keputusan yang diberikan dalam manajemen puncak seharusnya berbeda – beda sesuai dengan keadaan.
  7. Saluran Komunikasi yang Jelas adalah semua pekerja harus mampu menjangkau orang lain dalam perusahaan tersebut dengan cepat dan mudah.
  8. Tata Tertib adalah bahan dan orang – orang harus ditempatkan dan dipertahankan dalam lokasi yang baik.
  9. Keadilan adalah seorang manajer harus memperlakukan para karyawan dan rekan kerja dengan rasa hormat dan keadilan.
  10. Esprit De Corps adalah semangat kebanggaan dan kesetiaan harus diciptakan di antara orang – orang dalam perusahaan.
Prinsip – Prinsip Organisasi Weber
  1. Deskripsi Pekerjaan.
  2. Peraturan Tertulis, Garis pedoman keputusan, dan catatan yang mendetail.
  3. Prosedur, Peraturan, dan Kebijakan yang konsisten.
  4. Promosi dan susunan kepegawaian yang didasarkan pada kualifikasi.
Sistim Sentralisasi

Otoritas yang Tersentralisasi (centralized authority) adalah sebuah struktur organisasi yang mempertahankan otoritas pengambilan keputusan di tingkat manajemen puncak di markas besar perusahaan.

Keuntungan:

  1. Kendali atas manajemen yang lebih besar
  2. Lebih efisiensi
  3. Sistem distribusi sederhana
  4. Citra merek / perusahaan yang kuat

Kerugian:

  1. Kurang tanggap terhadap pelanggan
  2. Pemberdayaan kurang
  3. Konflik interorganisasional
  4. Menurunkan moral dari kantor pusat
Sistem Desentralisasi

Otoritas yang Terdesentralisasi (decentralized authority) adalah sebuah struktur organisasi yang mendelegasikan otoritas pengambilan keputusan kepada para manajer tingkat lebih rendah yang lebih familier dengan kondisi lokal daripada manajemen markas besar.

Keuntungan:

  1. Ingin adaptasi yang lebih baik kepada pelanggan.
  2. Lebih pemberdayaan pekerja.
  3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat.
  4. Lebih tinggi moral.

Kerugian:

  1. Kurang efisiensi
  2. Sistem distribusi kompleks
  3. Kurang kendali atas manajemen
  4. Melemah citra perusahaan

Demikian uraian singkat tentang Perubahan & Adaptasi Struktur Organisasi, semoga bermanfaat.

خَيْرُالناسِأَنْفَعُهُمْلِلناسِ


Explore: Training & Development

SDMIndonesia.com


hasan100

Leave a Reply