• +62-8123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Pengantar Bisnis

Pelatihan Mutu Layanan & ISO 9000

Memproduksi Barang dan Layanan Kelas Dunia


Dapatkan Slideshare Gratis:
>>>PPT Memproduksi Barang dan Layanan Kelas Dunia<<<

Berbagai macam sumber daya yang digunakan dalam produksi meliputi sumber daya manusia, bahan baku, dan sumber daya lainnya. Perilaku pembelian konsumen dipengaruhi oleh empat kelompok utama karakteristik pembeli yaitu budaya, sosial, pribadi, dan psikologi. Masing-masing faktor ini memberikan perspektif yang berbeda tentang pemahaman cara kerja pembeli.

Untuk Menjadi lebih Kompetitif

Apa yang telah dilakukan oleh para manajer untuk mendapatkan kembali daya kompetitif? Pada umumnya mereka menekankan :

  • Berfokus pada pelanggan.
  • Mempertahankan hubungan erat dengan pemasok dan perusahaan lain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Mempraktikkan pengembangan yang kontinu.
  • Berfokus pada kualitas.
  • Menghemat biaya melalui selekdi tempat.
  • Mengandalkan internet uuntuk menyatukan perusahaan-perusahaan.
  • Menggunakan tekhnik produksi yang baru.
DARI PRODUKSI KE MANAJEMEN OPERASI

Produksi (production) adalah pembuatan barang dan jasa yang sudah jadi dengan menggunakan faktor-faktor produksi: tanah, tenaga kerja, modal, kewirausahaan dan pengetahuan. Menurut sejarahnya, produksi telah dihubungkan dengan manufaktur, tetapi sifat bisnis telah berubah secara signifikan dalam kurang lebih 20 tahun terakhir.

Manajemen produksi (production management) merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan aktivitas yang dilakukan manajer untuk membanatu perusahaan mereka menghasilkan barang. Untuk mencerminkan perubahan dalam kepentingan dari manufaktur ke jasa, istilah produksi sering diganti oleh operasi untuk mencerminkan produksi barang dan jasa.

Manajemen operasi (operations management) adalah area khusus di dalam manajemen yang mengubah atau mentrasformasi sumber daya (termasuk manusia) menjadi barang dan jasa.

Manajemen operasi di sektor jasa

Sebagian dari kita telah dikondisikan untuk memikirkan manajemen operasi dalam sektor manufaktur. Manajemen operasi di sektor jasa menyangkut dalam menciptakan pengalaman yang bagus bagi mereka yang menggunakan layanan ini.

 PROSES PRODUKSI

Produsi menambahkan nilai, atau kegunaan, pada bahan atau proses. Form utility adalah nilai yang ditambahkan dengan pembuatan produk dan jasa yang sudah jadi, seperti nilai yang sudah ditambahkan dengan penggunaan silicon dan pembuatan chip computer atau penggabungan layanan untuk menciptakan paket liburan. Form utility juga dapat muncul di tingkat ritel. Ada beberapa proses berbeda yang digunakan pemanufaktur untuk menghasilkan barang.

  • Manufaktur proses (proses manufacturing) adalah bagian proses produksi yang secara fisik atau kimiawi mengubah bahan.
  • Proses perakitan (assemblt process) adalah bagian proses produksi yngmenyatukan komponoen-komponen.
  • Proses yang berkelanjutan (proses produksi dimana produksi yang lama berjalan dan menghasilkan barang jadi berkali-kali.
  • Proses sebentar-sebentar (intermitten process) proses proksi dimana jumlah produksi sedikit dan mesin sering diubah untuk membuat produk-produk yang berbeda.

 

Manufaktur yang Fleksibel, Ramping & Customization
  • Manufaktur yang fleksibel (flexible manufacturing) melibatkan mendesain mesin untuk melakukan banyak tugas , sehingga mesin tersebut bisa menghasilkan beragam produk.
  • Manufaktur yang ramping (lean manufacturing) adalah produksi barang dengan menggunakan segala sumber yang lebih sedikit keetimbang produksi massa; usaha manusia yang lebih sedikit, ruang manufaktur yang lebih sedikit, investasi yang lebih sedikit dalam peralatan, dan lebih sedikit waktu perencanaan untuk mengembangkan produk baru.
  • Menyesuaikan Massa berarti membuat produk yang unik atau memberikan layanan tertentu untuk individu tertentu. Meskipun dulu ini tampak tidak mungkin, penyesuaian massa (mass customization) yang berarti menyesuaikan produk untuk memenuhi kebutuhan banyak pelanggan individual, sekarang dipraktekkan dimana-mana.

Untuk materi selengkapnya mengenai proses produksi barang dan layanan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Dapatkan Slideshare Gratis:
>>>PPT Memproduksi Barang dan Layanan Kelas Dunia<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:
Pelatihan (In-house Training) Pengembangan Sistem Manufaktur dan ISO 9000

Kata kunci untuk penelusuran: manajemen produksi, manajemen operasional, pelatihan ISO 9000, Pelatihan lean organization, training organisasi kelas dunia, pelatihan program 5 R / 5S, pelayanan prima, sistem produksi, sistem manufaktur, power point, sdm indonesia

Membangun etika dan tanggung jawab sosial

Etika dan Tanggung Jawab Sosial


Dapatkan slideshare gratis:
>>>PPT Etika dan Tanggung Jawab Sosial<<<

Etika adakah pandangan, keyakinan dan nilai akan sesuatu yang baik dan buruk, benar dan salah. Etika berkenaan dengan pendapat tentang benar dan salah, lebih khusus, dengan kewajiban moral seseorang pada masyarakat. Selanjutnya, dalam memahami etika dan tanggung jawab sosial,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, faktor yang mempengaruhi keputusan-keputusan, dan  tujuan  serta strategi dari etika dan tanggung jawab sosial.

Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan-Keputusan Pada Masalah Etika
  1. Hukum
  2. Peraturan Pemerintah
  3. Kode etik industri dan perusahaan
  4. Tekanan-tekanna social
  5. Tegangan antara standar perorangan dengan kebutuhan organisasi
Upaya Perwujudan Dan Peningkatan Etika Manajemen
  • Pelatihan etika
  • Advokasi etika
  • Kode Etik
  • Keterlibatan Publik dalam Etika Manajemen Perusahaan
Pengertian Tanggung Jawab Sosial

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya.

Strategi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial
  • Strategi Reaktif

Kegiatan bisnis yang melakukan strategi reaktif dalam tanggung jawab sosial cenderung menolak atau menghindarkan diri dari tanggung jawab social.

  • Strategi Defensif

Strategi defensif dalam tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh perusahaan terkait dengan penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum untuk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial.

  • Strategi Akomodatif

Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat dan lingkungan sekitar akan hal tersebut.

  • Strategi Proaktif

Perusahaan memandang bahwa tanggung jawab sosial adalah bagian dari tanggung jawab untuk memuaskan stakeholders. Jika stakeholders terpuaskan, maka citra positif terhadap perusahaan akan terbangun.

Manfaat Tanggung Jawab Sosial
  • Manfaat bagi Perusahaan: Citra Positif Perusahaan dimata masyarakat & pemerintah.
  • Manfaat bagi Masyarakat: masyarakat terakomodasi, hubungan masyarakat dengan perusahaan akan lebih erat dalam situasi win-win solution.
  • Manfaat bagi Pemerintah: memiliki partner dalam menjalankan misi sosial dari pemerintah dalam hal tanggung jawab social.
Melaksanakan Bisnis Secara Etis dan Bertanggung Jawab Sosial
  1. Etika Bisnis adalah rangkaian dasar etika yang harus diikuti apabila menjalankan bisnis
  2. Perilaku Etis
  3. Tanggung Jawab Sosial: Suatu pengakuan dari perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengaruhi masyarakat
Area Tanggung Jawab Sosial
  1. Tanggung Jawab Terhadap Pelanggan
  2. Tanggung Jawab Kepada Karyawan
  3. Tanggung jawab kepada pemegang saham dan Kreditor
  4. Tanggung Jawab Kepada Lingkungan

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Etika dan Tanggung Jawab Sosial, bisa di download ppt pada link di bawah ini:


Dapatkan slideshare gratis:
>>>PPT Etika dan Tanggung Jawab Sosial<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:

Pelatihan (In-house) Pengembangan Etika Bisnis & Tanggung jawab Sosial

Kata kunci untuk penelusuran: Lembaga Pelatihan SDM, Institusi pengembangan SDM Indonesia, Training Etika Bisnis dalam perusahaan, Pelatihan CSR untuk perusahaan, training SCR untuk organisasi, konsultasi pengembangan etika dan tanggung jawab sosial bagi perusahaan, motivasi dan leadership organisasi.

 

 

 

Mendistribusikan Produk dengan Cepat dan Efisien

Saat menjalankan bisnis, salah satu target yang harus dipenuhi salah satunya adalah target penjualan. Misalkan dalam jangka waktu 3 – 6 bulan, Anda harus memiliki target tertentu untuk bisa menjual produk Anda secara luas. Mendistribusikan barang merupakan salah satu jantung dalam berbisnis. Mengetahui pola-pola distribusi dapat membuat kita mampu meningkatkan penjualan hingga beberapa kali lipat. Saat produk yang Anda hasilkan merupakan produk yang diproduksi dengan kapasitas banyak, tentu Anda menginginkan agar produk tersebut bisa segera sampai ke tangan konsumen. Syaratnya Anda harus memastikan bahwa produk Anda memang dibutuhkan oleh banyak orang dan sifatnya massal. Umumnya produk yang relevan dengan distribusi ini adalah produk-produk untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Contohnya seperti: pangan, sandang, consumer goods, dan pendidikan.

Bagaimana agar produk kita bisa terjual dengan cepat dan efisien? Berikut penjelasannya…

Perantara Pemasaran

Adalah organisasi-organisasi yang membantu memindahkan barang dan jasa dari produsen ke pengguna bisnis dan pengguna akhir, misalnya pengangkutan, penyimpanan, penjualan, periklanan, dan membangun relasi (dengan lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan kebanyakan produsen).

Saluran distribusi

Merupakan saluran perantara pemasaran, seperti agen, calo, perantara grosir, dan perantara ritel yang bergabung untuk memindahkan dan menyimpan barang di jalur (atau saluran) dari produsen ke konsumen.

Agen/calo

Adalah perantara pemasaran yang mempertemukan pembeli dan penjual dan membantu dalam merundingkan sebuah transaksi, tetapi tidak mengambil alih kepemilikan barang.

Perantara grosir

Adalah perantara pemasaran yang menjual kepada organisasi lain.

Peritel

Adalah organisasi yang menjual pada konsumen akhir.

 

Utilitas Yang Diciptakan Perantara

Utilitas

Dalam ilmu ekonomi adalah kemampuan memuaskan keinginan, atau nilai yang ditambahkan pada organisasi pada barang atau jasa pada saat produk dibuat menjadi lebih berguna atau lebih mudah diakses konsumen dibanding sebelumnya. Perantara melakukan enam utilitas pemasaran antara lain:

Utilitas bentuk diberikan terutama oleh produsen dibandingkan dengan perantara yaitu mengambil bahan-bahan mentah dan mengubah bentuknya.

Utilitas waktu ditambahkan pada produk dengan cara membuat produk-produk tersebut tersedia saat dibutuhkan.

Utilitas tempat yaitu dengan menambahkan nilai pada produk dengan cara menaruh barang ditempat oaring-orang menginginkannya.

Utilitas kepemilikan yaitu melakukan apa pun yang perlu untuk memindahkan kepemilikan dari satu pihak ke pihak lain, termasuk memberikan kredit pengantaran, pemasangan, jaminan, dan layanan lanjutan.

Utilitas informasi dengan menambahkan nilai pada produk dengan cara membuka arus infomasi dua arah antarpeserta pemasaran.

Utilitas layanan dengan menambahkan nilai dengan cara menyediakan layanan yang cepat dan ramah selama dan setelah penjualan dan dengan cara mengajarkan pelanggan bagaimana cara terbaik menggunakan produk dengan berlalunya waktu.

Perantara grosir

Adalah perantara pemasaran yang menjual pada organisasi-organisasi dan individu-individu, tetapi tidak pada konsumen akhir.

Organisasi-organisasi perantara yang membantu dalam pergerakan barang dari produsen ke konsumen.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Mendistribusikan Produk dengan Cepat dan Efisien, bisa di unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Mendistribusikan Produk dengan Cepat dan Efisien

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

12