• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Pengantar Bisnis

Pelatihan online webinar, promosi yang efektif

Menggunakan Teknik Promosi Yang Efektif

“Menggunakan Teknik Promosi Yang Efektif”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Pemasaran modern menuntut lebih dari sekedar pengembangan produk yang baik, menetapakan harga yang menarik, dan menyediakan bagi pelanggan sasaran. Perusahaan juga harus berkomunikasi dengan pelanggannya, dan apa yang dikomunilkasikan jangan sampai menimbulkan keraguan. Bagi kebanyakan perusahaan, pertanyaannya bukan apakah harus berkomunikasi, melainkan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan dan bagaimana caranya.
Perusahaan modern mengelola sistem komunikasi pemasaran yang kompleks.

_________________________________

Power Point:

PPT Teknik Promosi Yang Efektif

_________________________________

Perusahaan berkomunikasi dengan perantara, konsumen, dan berbagai kelompok masyarakat. Kemudian perantara berkomunikasi dengan konsumennya dan masyarakat. Konsumen melakukan komunikasi lisan dengan konsumen lain dan dengan kelompok masyarakat lain. Sementara itu, setiap kelompok memberikan umpan balik kepada setiap kelompok lain. Bauran promosi merupakan ramuan khusus dari iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan dan pemasarannya. Bagaimana menggunakan teknik promosi yang efektif supaya tujuan pemasarannya sukses? Berikut penjelasannya..

Promosi

Adalah usaha-usaha yang dilakukan para pemasar untuk menginformasikan dan mengingatkan orang-orang dalam pasar sasaran mengenai produk dan membujuk mereka untuk ikut serta dalam suatu pertukaran.

Bauran Promosi

Adalah kombinasi dari alat-alat promosi yang digunakan satu organisasi. Komunikasi pemasaran terpadu adalah satu teknik yang  mengkombinasikan semua alat promosi menjadi satu strategi promosi yang menyeluruh dan terpadu.

Iklan

Adalah komunikasi non-personal dengan bayaran melalui berbagai media oleh oraganisasi-organisasi dan individu-individu yang dengan satu cara teridentifikasi di dalam pesan.

Penempatan produk adalah memasukkan produk-produk dalam acara TV dan film yang produk-produk tersebut akan dilihat. Media iklan paling efektif sering kali sangat mahal. Media yang tidak mahal mungkin tidak menjangkau pasar Anda. Tujuannya adalah menggunakan medium yang dapat menjangkau pasar yang Anda inginkan secara paling efektif dan efisien. Infomersial adalah acara TV siaran penuh yang diperuntukkan khusus untuk mempromosikan barang dan jasa. Infomersial semakin bertambah penting karena menunjukkan produk saat sedang digunakan dan menampilkan testimonial untuk membantu manjual barang dan jasa.

Penjualan Personal

Adalah presentasi dan promosi tatap muka untuk barang dan jasa. penjualan personal ini juga termasuk mencari calon-calon pelanggan baru (prospek) dan melakukan layanan tindak lanjut setelah terjadi penjualan.

Langkah-Langkah Dalam Proses Penjualan B2B
  • Prospek dan qualify,
  • Pra-pendekatan,
  • Pendekatan,
  • Melakukan presentasi,
  • Menjawab keberatan,
  • Menutup penjualan,
  • Tindak lanjut.
Langkah-Langkah Dalam Proses Penjualan B2C

Adalah pendekatan, yang termasuk mengajukan pertanyaan; presentasi, yang termasuk menjawab pertanyaan-pertanyaan; penutupan; dan tindak lanjut.

Hubungan Masyarakat (Humas)

Adalah fungsi yang mengevaluasi sikap masyarakat; mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur dalam merespons permintaan publik, dan melakukan sebuah program yang terdiri atas tindakan dan informasi untuk memperoleh pemahaman dan penerimaan publik.

Publisitas

Adalah informasi apapun mengenai seorang individu, produk, atau organisasi yang didistribusikan kepada masyarakat melalui media dan tidak dibayar atau dikendalikan oleh pihak penjual. Merupakan suatu cara efektif untuk menjangkau masyarakat. Kelebihan utama dari publisitas adalah dapat dipercaya.

Promosi penjualan

Adalah alat promosi yang menstimulasi pembelian konsumen dan minat diler melalui aktivitas-aktivitas jangka pendek. Artinya adalah memberi motivasi bagi orang-orang untuk membeli sekarang dan bukannya nanti. Usaha-usaha promosi penjualan internal ditujukan kepada tenaga penjual dan orang-orang yang berhubungan dengan pelanggan untuk membuat mereka tetap antusias mengenai perusahaan. Aktivitas promosi penjualan internal termasuk pelatihan penjualan, alat bantu penjualan, display audiovisual, dan pameran dagang. Promosi penjualan eksternal (promosi kepada konsumen) termasuk menggunakan sampel, kupon, potongan harga, display, demonstrasi dalam toko, premium, dan insentif-insentif lainnya.

Promosi mulut ke mulut (word-of-mouth promotion)

Adalah suatu alat promosi yang melibatkan orang-orang dengan memberi tahu orang-orang lainnya mengenai produk-produk yang mereka beli.

Viral Marketing

Adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan apa saja, mulai dari membayar orang untuk mengatakan hal-hal positif di internet hingga membuat rencana penjualan bertingkat dimana konsumen memperoleh komisi untuk mengerahkan teman-temannya ke situs web tertentu.

Blogging

Merupakan sebuah blog-singkatan untuk web blog-adalah sebuah buku harian online yang terlihat seperti halaman situs, tetapi lebih mudah untuk dibuat dan diperbaharui dengan cara mem-posting teks, foto-foto, atau link ke situs-situs lainnya.

Podcasting

Adalah satu sarana untuk mendistribusikan program-program audio dan video melalui internet yang membebaskan para pengguna berlangganan sejumlah file, atau dikenal dengan istilah feeds, dan lalu mendengarkan atau menonton bahan-bahan ini pada waktu yang mereka pilih.

Jadi, walaupun bauran promosi merupakan aktivitas komunikasi primer bagi perusahaan, seluruh bauran pemasaran promosi dan produk, harga, serta distribusi, harus dikoordinasikan agar memberikan dampak komunikai sebesar-besarnnya.

Baca juga: Perencanaan Strategi Pemasaran

Untuk materi selengkapnya mengenai Menggunakan Teknik Promosi Yang Efektif, bisa di download ppt pada link diatas

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

______________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

______________________________________

Tautan Penting:

Memotivasi Karyawan Membangun Tim

Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim Yang Mandiri

“Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim Yang Mandiri”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Salah satu aspek pemanfaatan pegawai adalah pemberian semangat atau motivasi terbaik kepada segenap pegawai. Dalam istilah lain, memberikan “kegairahan bekerja yang optimal” kepada pegawai.

Motivasi memiliki makna memberi dorongan pada segenap karyawan agar bergairah untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi. Karyawan yang termotivasi akan mampu meningkatkan produktifitas bagi keberhasilan organisasi/ perusahaan.

__________________________________

Power Point (PDF):

Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim

Follow Instagram: SDM Unggul Indonesia Maju

__________________________________

Point-point penting terkait teori motivasi:

Ada jenis dua penghargaan bagi pegawai, yaitu:

  1. Penghargaan intrinsik: Kepuasan pribadi yang anda rasakan ketika anda bekerja dengan baik dan mencapai tujuan.
  2. Penghargaan ekstrinsik: Suatu hal yang diberikan kepada anda oleh orang lain sebagai pengakuan atas pekerjaan yang baik penghargaan ekstrinsik termasuk kenaikan bayaran, pujian dan promosi.
 HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW
  1. Kebutuhan fisiologis:kebutuhan kelangsungan hidup dasar, seperti kebutuhan akan makanan, air, dan tempat perlindungan.
  2. Kebutuhan keselamatan:kebutuhan untuk merasa aman ditempat kerja dan di rumah.
  3. Kebutuhan sosial:kebutuhan untuk merasa dicintai, diterima, dan menjadi bagian dari kelompok.
  4. Kebutuhan harga diri:kebutuhan akan pengakuan dari orang lain, serta rasa harga diri dan status atau kepentingan.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri:kebutuhan untuk mengembangkan potensi tertinggi seseorang.
TEORI PENENTU TUJUAN & MANAJEMEN MENURUT OBJEKTIF
  1. Tujuan Teori: Teori penetapan tujuan (goal-setting theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penentu tujuan yang ambisius, tetapi dapat dicapai dapat memotivasi pekerja dan meningkatkan kinerja apabila tujuan diterima, disertai dengan umpab balik, dan difasilitasi dengan kondisi organisasional.
  2. Manajemen menurut objektif: Manajemen menurut objektif (management by objectif-MBO) adalah sistem implementasi dan penentu tujuan yang melibatkan siklus diskusi, tinjauan, dan evaluasi objektif diantara manajer tingkat puncak dan menengah, penyelia, dan karyawan.
MENERAPKAN TEORI 2 FAKTOR DARI HERZBERG

Faktor Motivator, faktor-faktor ini dapat digunakan untuk memotivasi para pekerja, terdiri dari:

  • Pekerjaan itu sendiri
  • Pancapaian
  • Pengakuan
  • Tanggung jawab
  • Pertumbuhan dan kemajuan

Faktor Pemelihara,  faktor-faktor ini dapat menyebabkan ketidakpuasan, tetapi mengubah faktor-faktor itu hanya akan memberikan sedikit efek motivasional, terdiri dari:

  • Kebijaksanaan dan administrasi perusahaan
  • Pengawasan
  • Kondisi kerja
  • Hubungan antar perseorangan(rekan kerja)
  • Gaji, status, dan keamanan pekerjaan
TEORI HARAPAN

Teori Harapan (Expectancy theory), teori yang dikembangkan oleh teori Victor Vroom bahwa harapan usaha yang digunalan para karyawan dalam tugas tertentu bergantung pada harapan mereka akan hasil.

TEORI PENGUATAN

(Reinforcement theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penguat positif dan negatif memotivasi seseorang untuk berperilaku dalam cara-cara tertentu.

  • Pengutan positif meliputi penghargaan seperti pujian, pengakuan, atau kenaikan bayaran.
  • Penguatan negatif meliputi teguran, bayaran yang dikurangi, dan pemberhentian atau pemecatan.
TEORI KEADILAN

(Equity theory) pemikiran bahwa karyawan berusaha untuk mempertahankan keadilan antara masukan dan hasil bila dibandingkan dengan orang lain dalam posisi yang sama.

MEMBANGUN KERJA SAMA TIM MELALUI KOMUNIKASI TERBUKA

Prosedur untuk mendorong komunikasi yang terbuka meliputi berikut ini:

  1. Menciptakan kultur organisasi yang menghargai sikap mendengarkan.
  2. Melatih para penyelia dan manajer untuk mendengarkan.
  3. Meniadakan penghalang untuk komunikasi yang terbuka.
  4. Secara aktif melakukan upaya untuk memfasilitasi komunikasi.

Usaha untuk merealisasikan kemungkinan tersebut ialah dengan jalan memberikan motivasi dan membangun tim yang mandiri. Motivasi ini memiliki arti untuk memberikan daya perangsang kepada pegawai yang bersangkutan agar pegawai tersebut dengan segala daya dan upayanya.

Baca juga: Motivasi Kerja: Membangun Semangat Karyawan

Untuk materi selengkapnya mengenai motivasi dan pengembangan tim, bisa di download ppt pada tautan diatas.

Demikian semoga posting artikel ini bermanfaat, dan salam hormat.

___________________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

___________________________________________

Iklan Makanan Kesehatan:

Sedia Cookies Manis Legit Diabetes
Pelatihan kepemimpinan & manajemen organisasi

Pengelolaan, Kepemimpinan, dan Pemberdayaan

“Pengelolaan, Kepemimpinan, dan Pemberdayaan”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Seorang pemimpin perlu memiliki 3  ketrampilan penting yaitu: Ketrampilan mengelola organisasi, memimpin organisasi dan memberdayakan potensi pegawai yang dimiliki.

Ketrampilan-ketrampilan tersebut, tidak mudah untuk didapatkan, perlu terus belajar dan berlatih dalam kehidupan nyata organisasi.

Berikut sekilas pokok materi yang dapat dipelajari, dilatih dan dikembangkan. Silahkan mengunduh slideshare yang ada.

Dapatkan Slideshare Gratis:
PPT Pengelolaan, Kepemimpinan, dan Pemberdayaan
Peran Manajemen Baru
  • Komunikator terlatih
  • Team player dan perencana
  • Koordinator
  • Penyelenggara
  • Pengawas
Mengelola untuk Masa Depan
  • Siapkan yang tak terduga
  • Waktu reaksi lebih cepat
  • Struktur datar
  • Bangun tim
  • Tumbuh secara global
  • Kembangkan kepekaan budaya
  • Berinvestasi dalam teknologi
  • Kembangkan suasana kerja keluarga
  • Buat visi
  • Meningkatkan kompetensi
Fungsi Manajemen
  • Perencanaan
  • Pengorganisasian
  • Terkemuka
  • Mengontrol
Perencanaan: Buat Visi
  • Tetapkan Visi, Tujuan, Tujuan
  • Visi dan Misi – Mengapa Organisasi Ada, Tujuan Organisasi
  • Tujuan – Luas, Jangka Panjang
  • Tujuan – Tertentu, Jangka Pendek
  • Continuous Process SWOT dan PDCA
Pertanyaan Perencanaan
  1. Apa situasinya sekarang? Ke mana kita ingin pergi?
  2. Bagaimana kita bisa sampai disini dari sini?
    • Perencanaan strategis
    • Perencanaan Taktis
    • Perencanaan Operasional
    • Perencanaan kontingensi
Kepemimpinan  ( Leadership)

Pemimpin adalah seseorang yang diakui atau memperoleh pengakuan dari anggota sistem sosialnya dan berhak atau memiliki kekuasaan untuk dalam situasi tertentu menggerakkan anggotanya untuk mencapai tujuan bersama yang telah direncanakan.

Faktor Yang Menentukan Keberanian Manager Untuk Mengambil Keputusan
  • Pengalaman masa lalu
  • Intuisi
  • Keberanian mengambil resiko
  • Daya analisis
  • Kreativitas berfikir
  • Pengetahuan teoritik
  • Tekad untuk meraih keberhasilan
Kepemimpinan yang Sukses
  • Komunikasikan sebuah Visi
  • Menetapkan Nilai Perusahaan
  • Promosikan Etika Perusahaan
  • Ganti Rubah
Gaya Kepemimpinan
  • Otokratis
  • Partisipatif (demokratik)
  • Bebas-mengendalikan
Empat Tipe Kepemimpinan
  • Rasionalis
  • Politisi
  • Manusiawi
  • Budayawan
Kepemimpinan otokratis

Membuat keputusan manajerial tanpa berkonsultasi dengan orang lain

Kepemimpinan Partisipatif
  • Demokratis
  • Manajer dan karyawan bekerja sama untuk membuat keputusan
Kepemimpinan Bebas
  • Manajer menetapkan tujuan
  • Karyawan relatif bebas melakukan apapun yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut
Memberdayakan Karyawan
  • Pemberdayaan: Memberikan wewenang dan tanggung jawab kepada karyawan untuk mengambil keputusan.
  • Mengaktifkan: Memberi pekerja alat pendidikan yang dibutuhkan untuk membuat keputusan.

Untuk materi selengkapnya mengenai pengelolaan, kepemimpinan dan pemberdayaan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Desain struktur organisasi yang efektif

Mengadaptasi Organisasi Pada Pasar Sekarang


Dapatkan slideshare disini:
>>>PPT Mengadaptasi Organisasi Pada Pasar Sekarang<<<

Agar bisnis dapat berjalan dengan sukses maka perlu diorganisasikan. Dalam mengorganisasi suatu bisnis tentunya harus memperhatikan unsur-unsur bisnis yang ada. Unsur bisnis yang perlu mendapat perhatian pengusaha yaitu lingkungan bisnis. Lingkungan sangat besar pengaruhnya kepada efisiensi dari operasional perusahaan dan kemampuannya untuk memperoleh keuntungan, Untuk itu setiap pemilik dan pemimpin usaha harus dapat memahami keadaan lingkungannya dan dampak lingkungan tersebut terhadap usahanya.

Ekonomi Skala (economies of scale) adalah situasi di mana perusahaan dapat mengurangi biaya produksi apabila mereka dapat membeli bahan mentah dalam jumlah besar, biaya rata – rata barang menurun ketika tingkat produksi meningkat.

Stuktur Organisasi terdiri dari :

  1. Pembagian Kerja
  2. Tugas Tim
  3. Menetapkan tanggung jawab / otoritas
  4. Akuntabilitas
  5. Mengalokasikan sumber daya
  6. Mendirikan prosedur
Prinsip – Prinsip Organisasi Fayol

Fayol memperkenalkan prinsip – prinsip tersebut sebagai berikut :

  1. Kesatuan Perintah adalah setiap pekerja harus melapor ke seorang dan satu – satunya atasan. Keuntungan dari prinsip ini sangat nyata.
  2. Hierarki Otoritas adalah semua pekerja harus mengetahui kepada siapa mereka harus melapor. Para manajer harus memiliki hak untuk memberikan perintah dan mengharapkan orang lain untuk mematuhinya.
  3. Divisi Tenaga Kerja adalah fungsi – fungsi harus dibagi menjadi area – area spesialisasi, seperti produksi, pemasaran, dan keuangan.
  4. Subordinasi Kepentingan Individu dengan Kepentingan Umum adalah para pekerja harus menganggap diri mereka sebagai tim yang terkoordinasi. Tujuan tim lebih penting daripada tujuan para pekerja individual.
  5. Otoritas adalah para manajer memiliki hak untuk memberikan perintah dan kuasa untuk menggalakkan kepatuhan.
  6. Tingkat Sentralisasi adalah jumlah kuasa pengambilan keputusan yang diberikan dalam manajemen puncak seharusnya berbeda – beda sesuai dengan keadaan.
  7. Saluran Komunikasi yang Jelas adalah semua pekerja harus mampu menjangkau orang lain dalam perusahaan tersebut dengan cepat dan mudah.
  8. Tata Tertib adalah bahan dan orang – orang harus ditempatkan dan dipertahankan dalam lokasi yang baik.
  9. Keadilan adalah seorang manajer harus memperlakukan para karyawan dan rekan kerja dengan rasa hormat dan keadilan.
  10. Esprit De Corps adalah semangat kebanggaan dan kesetiaan harus diciptakan di antara orang – orang dalam perusahaan.
Prinsip – Prinsip Organisasi Weber
  1. Deskripsi Pekerjaan.
  2. Peraturan Tertulis, Garis pedoman keputusan, dan catatan yang mendetail.
  3. Prosedur, Peraturan, dan Kebijakan yang konsisten.
  4. Promosi dan susunan kepegawaian yang didasarkan pada kualifikasi.
Sistim Sentralisasi

Otoritas yang Tersentralisasi (centralized authority) adalah sebuah struktur organisasi yang mempertahankan otoritas pengambilan keputusan di tingkat manajemen puncak di markas besar perusahaan.

Keuntungan:

  1. Kendali atas manajemen yang lebih besar
  2. Lebih efisiensi
  3. Sistem distribusi sederhana
  4. Citra merek / perusahaan yang kuat

Kerugian:

  1. Kurang tanggap terhadap pelanggan
  2. Pemberdayaan kurang
  3. Konflik interorganisasional
  4. Menurunkan moral dari kantor pusat
Sistem Desentralisasi

Otoritas yang Terdesentralisasi (decentralized authority) adalah sebuah struktur organisasi yang mendelegasikan otoritas pengambilan keputusan kepada para manajer tingkat lebih rendah yang lebih familier dengan kondisi lokal daripada manajemen markas besar.

Keuntungan:

  1. Ingin adaptasi yang lebih baik kepada pelanggan.
  2. Lebih pemberdayaan pekerja.
  3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat.
  4. Lebih tinggi moral.

Kerugian:

  1. Kurang efisiensi
  2. Sistem distribusi kompleks
  3. Kurang kendalli atas manajemen
  4. Melemah citra perusahaan

Untuk materi selengkapnya mengenai adaptasi organisasi, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Dapatkan slideshare gratis:
>>>PPT Mengadaptasi Organisasi Pada Pasar Sekarang<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:

Pelatihan (In-house Training) Membuat Struktur Organisasi dan Job Description

Kata kunci untuk penelusuran: Pelatihan membuat struktur organisasi, konsultasi bisnis dan organisasi, business process reengineering, organisasi sentralisasi dan desentralisasi, prinsip organisasi weber, pelatihan penyusunan standar dan SOP, pelatihan kerja, devision of labor, membangun tim yang unggul, training motivasi dan komunikasi, sdm indonesia

Memahami Informasi Keuangan dan Akuntansi

Perusahaan dikatakan maju dan bertumbuh dengan baik ketika bisa menyajikan informasi keuangan yang rapi, valid, akurat, serta mudah dipahami. Dimana penyajian informasi tersebut dapat diperoleh melalui proses akuntansi yang benar. Salah satunya yaitu:

Akuntansi

Adalah pencatatan, pengklasifikasian, peringkasan, dan penginterpretasian kejadian dan transaksi keuangan yang mempengaruhi suatu organisasi. Metode yang digunakan untuk mencatat dan meringkas data akuntansi ke dalam laporan disebut sistem akuntansi. Profesi akuntansi mencakup lima bidang utama yaitu akuntansi manajerial, akuntansi keuangan, auditing, akuntansi pajak, akuntansi pemerintah dan nirlaba.

Akuntansi manajerial

Menyediakan informasi dan analisis bagi manajer di dalam perusahaan untuk membantu dan membuat keputusan.

Certified Management Accountant (CMA)

Adalah seorang akuntan yang telah menempuh persyaratan edukasi dan pengalaman tertentu, lulus ujian kualifikasi di bidang tersebut, dan telah disertifikasi oleh institute of Certified Management Accountants.

Akuntansi keuangan

Menyediakan informasi dan analisis bagi pengguna data eksternal, seperti kreditur dan pemberi pinjaman. Laporan tahunan adalah suatu laporan setiap tahun mengenai kondisi keuangan, kinerja, dan harapan-harapan organisasi.

Akuntan swasta

Adalah seorang akuntan yang bekerja untuk satu perusahaan, agen pemerintah, atau oraganisasi nirlaba tertentu.

Akuntan publik

Adalah seorang akuntan yang menyediakan jasa akuntansi kepada individu atau bisnis atas dasar komisi. Certified Public Accountant (CPA) adalah soerang akuntan yang talah lulus serangkaian ujian yang diselenggarakan oleh American Institute of Certified Public Accountants.

Auditing

Adalah tugas meninjau ulang dan mengevaluasi catatan yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan suatu perusahaan. Certified Internal Auditor (CIA)adalah seorang akuntan yang memiliki gelar sarjana dan dua tahun pengalaman di auditing internal, dan yang telah lulus suatu ujian yang diselenggarakan oleh Institute of Internal Auditors.

Audit Independen

Adalah suatu evaluasi dan opini yang netral mengenai keakuratan laporan keuangan perusahaan.

Akuntan pajak

Adalah seorang akuntan yang diberikan pelatihan mengenai hukum pajak dan bertanggung jawab untuk mempersiapkan SPT Pajak atau mengembangkan strategi pajak.

Akuntansi Pemerintahan dan Nirlaba

Adalah sistem akuntansi bagi organisasi yang tidak berorientasi laba tetapi melayani ratepayers, pembayar pajak, dan lainnya sesuai dengan anggaran dasar yang disetujui.

 

Bagaimana untuk materi selengkapnya? Silahkan di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Memahami Informasi Keuangan dan Akuntansi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa (Bagian 2)

Mengembangkan Penawaran Produk Total

Pengembangan produk total artinya segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ia akan membeli suatu barang. Hal ini disebut juga dengan paket nilai (value package). Konsumen yang berbeda mungkin juga menginginkan penawaran produk total yang berbeda pula. Jadi sebuah perusahaan dapat membuat berbagai jenis penawaran.

Pentingnya Kemasan
  1. Melindungi produk di dalamnya, mampu bertahan saat dipindahkan dan tidak mudah rusak
  2. Menarik perhatian pembeli
  3. Menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai isi
  4. Menjelaskan manfaat dari produk dalam kemasan
  5. Menyediakan informasi mengenai jaminan
  6. Memberi indikasi harga
Merek Dan Ekuitas Merek

Merek atau brand adalah sebuah nama, simbol, atau desain (atau kombinasi hal-hal tersebut) yang mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakannya dari barang dan jasa pesaing.

Merek dagang adalah sebuah merek yang telah diberi perlindungan hukum eksklusif, baik untuk nama mereknya maupun untuk rancangan gambarnya. Merek dagang perlu dilingungi dari perusahaan-perusahaan lain yang mungkin ingin mengambil keuntungan dari reputasi dan citra pemegang merek dagang.

Kategori Merek Dagang
  1. Nama merek produsen: nama merek dari produsen-produsen yang mendistribusikan produknya secara nasional.
  2. Merek diler atau label privat: produk-produk yang tidak menyandang nama produsen, tetapi membawa nama distributor atau peritel.
  3. Barang generik: produk-produk tanpa merek yang biasanya dijual dengan diskon besar dibandingkan merek nasional atau privat.
  4. Merek palsu: tiruan ilegal dari barang-barang merek nasional.
Tujuan Penentuan Harga

Tujuan-tujuan penentuan harga yang paling umum adalah:

  • Mencapai sasaran pengembalian atas investasi
  • Membangun arus lalu lintas produk
  • Mendapatkan pangsa pasar lebih besar
  • Menciptakan suatu citra
  • Mencapai tujuan-tujuan sosial

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa (Bagian 2)

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Usaha kecil dan kewirausahaan Indonesia

Usaha Kecil, Kewirausahaan, dan Waralaba


Dapatkan Slideshare Gratis:
 >>>PPT Usaha Kecil, Kewirausahaan dan Waralaba<<<

Anda ingin menjadi wirausahawan?  Bila Iya, anda perlu melanjutkan membaca info singkat ini dan mengunduh slideshare yang tersedia. Pada uraian berikut akan di jabarkan point-point penting terkait bisnis kecil, entrepreneurship dan waralaba. Dengan memahami kriteria, fakta-fakta, kekuatan dan kelemahan terkait usaha kecil, diharapkan dapat lebih tepat dalam menyusun perencanaan dan pengambilan keputusan.

Pengertian Usaha Kecil

Usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang bersekala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih dan hasil penjualan tahunan serta kepemilikan.

Kriteria Usaha Kecil
  • Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus juta Rupiah), tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
  • Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah)
  • Milik Warga Negara Indonesia
  • Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar;
  • Berbentuk usaha orang perseorangan, badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.
Ciri-ciri Usaha Kecil
  • Manajemen tergantung pemilik,
  • Modal disediakan oleh pemilik sendiri,
  • Skala usaha dan jumlah modal relatif kecil,
  • Daerah operasi usaha bersifat lokal,
  • Sumber daya manusia yang terlibat terbatas,
  • Biasanya berhubungan dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari,
  • Karyawan ada hubungan kekerabatan emosional, dan
  • Mayoritas karyawan berasal dari kalangan yang tidak mampu secara ekonomis.
Fakta-Fakta Usaha Kecil di Banyak Negara
  • Di banyak negara, 99% dari semua bisnis adalah usaha kecil.
  • 40% pekerja bekerja di sektor usaha kecil.
  • 40% dari volume bisnis di banyak negara dilakukan oleh usaha kecil.
  • 75% persen dari pekerjaan baru dihasilkan oleh sektor usaha kecil
  • 50% dari usaha kecil gagal pada dua tahun pertama.
  • Usaha kecil menampung porsi terbesar pegawai dalam industri ritel, grosir dan jasa.
  • Usaha kecil menyumbang bagian terbesar dari penjualan di sektor manufaktur.
  • Manajemen yang buruk adalah penyebab terbesar kegagalan usaha kecil.
  • Di hampir semua negara, usaha kecil adalah tempat lahirnya kewirausahaan.
Kekuatan dan Kelemahan Usaha Kecil

Kelemahan usaha kecil:

  • Modal terbatas
  • Kredibilitas
  • Permasalahan pegawai
  • Tingginya biaya langsung
  • Terlalu banyak telur dalam satu keranjang
  • Keterbatasan kualitas produk

Kekuatan usaha kecil:

  • Sentuhan pribadi
  • Motivasi yang lebih tinggi
  • Fleksibilitas yang tinggi
  • Minim birokrasi
  • Melayani pasar lokal/domestik
  • Produk/jasa tidak menarik perhatian (tidak mencolok)

Untuk materi selengkapnya mengenai usaha kecil, wirausaha dan waralaba, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

 

Dapatkan Slideshare Gratis:
 >>>PPT Usaha Kecil, Kewirausahaan dan Waralaba<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:

Pelatihan (In-house Training) Entrepreneurship, Strategi Bisnis & UKM

Kata kunci untuk penelusuran: pelatihan entrepreneurship, training UMKM, pelatihan UKM, pelatihan kewirausahaan, training bisnis untuk UKM, sukses waralaba dan UMKM, usaha kecil dan menengah, pelatihan business model canvas, pelatihan business model generation, strategi pengembangan UMKM, wirausaha mandiri, manajemen bisnis UMKM

 

Training Pengantar Bisnis

Pengantar Bisnis dan Ekonomi


Tersedia Slideshare PPT:
>>>PPT Pengantar Bisnis dan Ekonomi<<<

Ingin belajar bisnis dan ekonomi? Berikut akan diuraikan secara garis besar (pokok-pokok) tentang  bisnis dan ekonomi. Dengan mempelajari bisnis dan ekonomi, kita akan mempunyai pengetahuan yang diperlukan apabila kelak akan menjalankan sebuah usaha, baik yang berorientasi profit maupun yang non-profit. Berikut garis besar uraiannya:

Pengertian Bisnis

All the work involved in providing people with goods and services for a profit (suatu usaha yang mengelola faktor-faktor produksi untuk menciptakan barang/jasa dan untuk memperoleh laba).

Bisnis adalah kegiatan perusahaan yang terorganisir untuk menyediakan barang atau jasa kepada para konsumen.

Bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat luas.

Jenis Kegiatan Bisnis
  • Bisnis ekstraktif: bergerak dalam bidang pertambangan
  • Bisnis agraris: bergerak di bidang pertanian, termasuk perikanan, peternakan dan perunggasan, perkebunan serta kehutanan
  • Bisnis industri manufaktur: bergerak di bidang manufaktur barang berwujud
  • Bisnis jasa: menghasilkan produk tidak berwujud
Empat Macam Kegunaan
  • Kegunaan bentuk (form utility)
  • Kegunaan tempat (place utility)
  • Kegunaan waktu (time utility)
  • Kegunaan pemilikan (possession utility)
Faktor-faktor Produksi
  • Tenaga kerja
  • Modal
  • Wirausahawan
  • Sumberdaya fisik
  • Sumberdaya informasi
 Jenis-Jenis Sistem Ekonomi
  • Perekonomian Terpimpin
  • Perekonomian Pasar penawaran-permintaan (bebas)
  • Perekonomian Pasar Campuran
 Mengapa Belajar Bisnis?
  • Karir di masa depan: terbukanya lapangan kerja di bidang bisnis
  • Entrepreneurship: Membuka bisnis sendiri atau berwiraswasta
  • Pengenalan masalah-masalah sosial: kegiatan bisnis menimbulkan masyarakat dan lingkungan baik gangguan alam maupun manusiawi seperti polusi, upah minimum, keselamatan kerja, kesejahteraan karyawan.
 Fungsi Dasar Bisnis
  • Mencari dan menemukan sumber bahan baku
  • Mengolah bahan baku menjadi produk jadi
  • Menyalurkan produk jadi ke tangan konsumen
 Sistem Perekonomian
  • Kegiatan bisnis tidak dapat lepas dari kegiatan perekonomian.
  • Ada 5 sistem perekonomian yaitu:
    • Perekonomian Syariah
    • Kapitalisme
    • Fasisme
    • Sosialisme (Perancis, Swedia, India)
    • Komunisme  (Korea Utara, Kuba), dahulu Republik Uni Soviet, Cina, Vietnam
 Jenis Pasar

Sistem perekonomian sangat berkaitan dengan sistem pasar dari produk itu sendiri. Sistem pasar terbagi ke dalam 4 bagian:

  1. Monopoli: Pasar yang hanya memiliki satu pelaku penawarannya atau PENJUAL TUNGGAL dalam pasar komoditas
  2. Monopsoni: Pelaku usaha/ pembeli menguasai penerimaan pasokan atau PEMBELI TUNGGAL dalam pasar komoditas
  3. Oligopoli: Pasar yang terdiri dari beberapa perusahaan atau penjual dengan produk yang homogen
  4. Pasar Persaingan Sempurna: Pasar yang penjual dan pembeli bergerak leluasa, harga ditentukan oleh mekanisme pasar
 Konsep Lingkungan Bisnis

Faktor-faktor tersebut meliputi lingkungan eksternal yang dibagi dalam lingkungan jauh (makro) yaitu :

  • Politik
  • Ekonomi
  • Sosbud
  • Teknologi
  • Lingkungan industri

Sedangkan lingkungan internal yaitu :

  • Meliputi aspek-aspek internal organisasi seperti sdm, pemasaran, produksi dan keuangan
  • Kebijakan internal di dalam lingkungan perusahaan

Tertarik mempelajari lebih dalam? Berikut materi selengkapnya mengenai Pengantar Bisnis, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Dapatkan Slideshare dibawah ini:
>>>PPT Pengantar Bisnis dan Ekonomi<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Info pelatihan dan In-house training dibidang SDM?

Hubungi Customer Service Anda


Kata kunci untuk penelusuran: Lembaga Pelatihan SDM, Institusi pengembangan SDM Indonesia, Training ilmu ekonomi dan bisnis, Pelatihan strategi bisnis untuk perusahaan, konsultasi bisnis bagi perusahaan, motivasi dan leadership organisasi.

 

Pelatihan Manajemen Pemasaran & Bisnis

Pemasaran: Membangun Hubungan Pelanggan (Bagian 1)


Dapatkan Slideshare disini:
PPT Pemasaran: Membangun Hubungan Pelanggan (Bagian 1)

Untuk sukses dalam bisnis dewasa ini, pengusaha harus bisa membangun hubungan yang baik dengan konsumen. Manajer harus bisa memuaskan pelanggan dengan layanan produk atau jasa diberikan. Pastinya kita sebagai pebisnis tidak ingin pelanggan kita beralih ke produk lainnya. Perusahaan yang berhasil pada saat ini, baik perusahaan besar atau kecil, laba atau nirlaba, domestik atau global, memiliki budaya “fokus pelanggan” yang kuat dan memiliki komitmen besar terhadap kegiatan pemasaran. Tujuan pemasaran adalah membangun dan menata hubungan pelanggan yang menguntungkan.

Pemasaran berusaha menarik pelanggan baru dengan menjanjikan nilai unggul dan untuk mempertahankan dan menumbuhkan pelanggan yang ada dengan memberikan kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Sekali lagi, agar berhasil, perusahaan harus sangat fokus pada pasar.

Definisi Pemasaran

Pemasaran adalah proses di mana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan pelanggan yang kuat untuk menangkap kembali nilai dari pelanggan

Konsep Pemasaran Filosofi Bisnis, terdiri dari:
  1. Orientasi Pelanggan
  2. Orientasi Jasa
  3. Orientasi Laba
  4. Hubungan pelanggan

 Era Hubungan Pelanggan, di tahun 1990-an dan awal tahun 2000 an, para manajer mengembangkan konsep pemasaran dengan menggunakann konsep manajemen hubungan pelanggan.

Produk adalah barang fisik, jasa atau ide yang memuaskan keinginan atau kebutuhan plus apapun yang akan meningkatkan produk dimata konsumen, seperti merk.

Uji Pemasaran adalah proses pengujian produk diantara pengguna potensial

Tahapan Kegiatan Pemasaran meliputi:
  1. Menemukan peluang
  2. Melakukan penelitian
  3. Mengidentifikasikan pasar sasaran
  4. Merancang sebuah produk untuk memenuhi kebutuhan berdasarkan pada penelitian
  5. Melakukan pengujian produk
  6. Menentukan nama merk, merancang kemasan, dan menentukan harga
  7. Memilih system distribusi
  8. Merancang program promosional
  9. Membangun hubungan dengan pelanggan
Dua Pasar Yang Berbeda
  • Pasar konsumen, adalah terdiri atas semua individu atau rumah tangga yang menginginkan barang dan jasa untuk konsumsi atau penggunaan pribadi dan memiliki sumber untuk membelinya.
  • Pasar bisnis ke bisnis, adalah terdiri atas semua individu dan organisasi yang menginginkan barang dan jasa untuk penggunaan dalam memproduksi barang dan jasa lain atau untuk penjualan, penyewaan, atau pemasokan barang kepada orang lain.

Untuk materi selengkapnya, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Dapatkan Slideshare disini:
PPT Pemasaran: Membangun Hubungan Pelanggan (Bagian 1)

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service untuk informasi :
Pelatihan (In-house Training) “Marketing Management”

Kata kunci untuk penelusuran: pelatihan marketing untuk karyawan, training sales & marketing, pelatihan pengembangan sdm pemasaran, pelatihan digital marketing, training marketing online, pelatihan pemasaran produk, pelatihan strategi pemasaran, materi training marketing powerpoint, materi ppt, bahan power point, sdm indonesia.

Memilih PT, CV, UD atau Koperasi

Memilih Bentuk Kepemilikan Usaha


Dapatkan Slideshare Gratis:

>>>PPT Memilih Bentuk Kepemilikan Usaha<<<

Untuk mengawali sebuah bisnis, seorang entrepreneur perlu mengenal berbagai bentuk kepemilikan usaha. Masing-masing bentuk kepemilikan usaha ini, mempunyai kelebihan dan kelemahan, untuk itu  penting untuk mengetahui plus-minus masing-masing bentuk kepemilikan tersebut.

Bentuk Bisnis
  • Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
  • Perusahaan Kemitraan/ Partnership (Firma, CV)
  • Korporasi/corporation
Definisi Bisnis

Menurut Skinner, bisnis adalah pertukaran barang, jasa, atau uang yang saling menguntungkan atau memberikan manfaat. Dalam menjalankan bisnis, seseorang perlu menentukan bentuk kepemilikan bisnisnya.

Faktor-Faktor Kepemilikan Bisnis

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih bentuk perusahaan atau bentuk kepemilikan bisnis yang akan didirikan, antara lain:

  1. Jumlah modal yang dimiliki maupun yang diperlukan untuk memulai usaha.
  2. Kemungkinan penambahan modal yang diperlukan.
  3. Metode dan luasnya pengawasan terhadap perusahaan.
  4. Rencana pembagian laba.
  5. Rencana penentuan tanggung jawab.
  6. Besar kecilnya resiko yang harus dihadapi.
  7. Bentuk kepemimpinan.
  8. Tanggung jawab terhadap utang-piutang perusahaan.
Bentuk-Bentuk Kepemilikan Bisnis

Usaha yang tidak berbentuk badan hukum yaitu:

  1. Badan usaha perseorangan.
  2. Persekutuan firma.
  3. Persekutuan komanditer

Bentuk kepemilikan bisnis antara lain:

  1. Perusahaan perseorangan
  2. Firma
  3. CV
Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perseorangan merupakan suatu bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh seorang individu atau dimiliki orang seorang saja. Orang tersebut menjalankan usahanya untuk mendapat keuntungan dari bisnisnya.

Pemimpin dalam perusahaan ini  merupakan pemilik dan mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas. Contoh perusahaan perseorangan: usaha bengkel, pertokoan, bioskop, karaoke dan sebagainya.

Kebaikannya:

1)        Mudah untuk memulai.

2)        Adanya kebebasan dan fleksibilitas.

3)        Pemilik memiliki laba.

4)        Kerahasiaan usaha relative lebih terjamin.

5)        Mudah untuk membubarkan.

Kelemahannya:

1)        Tanggung jawab pemilik tidak terbatas.

2)        Keterbatasan dalam kemampuan managerial.

3)        Keterbatasan sumber keuangan.

4)        Kurang stabil.

5)        Menyita banyak waktu.

6)      Kesulitan dalam menyewa dan mempertahankan pekerja yang baik.

Firma

Bentuk bisnis firma merupakan suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama. Tanggung jawab masing- masing anggota firma tidak terbatas, sedangkan keuntungan dan kerugian dibagi bersama. Firma didirikan dengan akte notaris, yang didaftarkan pada panitera pengadilan setempat dan diumumkan dalam Berita Negara.

Permodalan berasal dari pemilik dengan suatu jumlah yang diatur bersama dan kemungkinan hanya ada yang memasukan keahlian kedalam firma. Untuk anggota yang hanya memasukan keahlian, bagian labanya sama dengan anggota yang menyetor modal paling kecil.

Untuk materi selengkapnya mengenai bentuk-bentuk kepemilikan usaha, bisa di download ppt pada link di bawah ini:


Dapatkan Slideshare Gratis:

>>>PPT Memilih Bentuk Kepemilikan Usaha<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:

Pelatihan (In-house Training) Memahami U.U. Pendirian Badan Usaha

Kata kunci untuk penelusuran: memilih bentuk kepemilikan usaha, membuat perseroaan terbatas PT, membuat firma, badan usaha koperasi, badan usaha dagang UD, kelebihan dan kelemahan perseroan terbatas, pelatihan pembuatan badan usaha, training pendirian PT, in house training memilih badan usaha, indonesia sumber daya manusia

12