• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Belajar Mudah dengan Power Point

Manajemen Operasional, Pemeliharaan dan Keandalan

Manajemen Operasional: Pemeliharaan dan Keandalan

“Manajemen Operasional: Pemeliharaan dan Keandalan”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Maintenance (pemeliharaan) adalah semua aktivitas yang berkaitan untuk mempertahankan sistem peralatan dalam kondisi layak bekerja. Sebuah sistem pemeliharaan yang baik akan menghilangkan variabilitas system.

___________________________

Power Point (PDF):

Pemeliharaan dan Keandalan

Follow Instagram: SDM Unggul Indonesia Maju

___________________________

Reliability (keandalan) adalah peluang sebuah komponen mesin atau produk akan bekerja secara baik untuk waktu tertentu dibawah kondisi tertentu.

Empat Taktik Pemeliharaan & Keandalan
Taktik keandalan:
  • Meningkatkan komponen individual
  • Memberikan redundancy
Taktik pemeliharaan:
  • Menetapkan atau meningkatkan pemeliharaan pencegahan
  • Meningkatkan kemampuan atau kecepatan perbaikan
Meningkatkan Kemampuan Memperbaiki
  • Personel yang terlatih dengan baik
  • Sumber daya yang cukup
  • Kemampuan untuk menetapkan sebuah rencana perbaikan dan prioritas
  • Kemampuan dan otoritas untuk melakukan perencanaan material
  • Kemampuan untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan
  • Kemampuan untuk mendesain cara untuk memperluas MTBF
Pemeliharaan Produktif Total
  • Perancangan mesin yang andal, mudah dioperasikan, dan mudah dalam pemeliharaan
  • Menekankan biaya kepemilikan total disaat membeli mesin, sedemikian rupa sehingga pelayanan dan pemeliharaan sudah termasuk dalam biaya pembelian biaya tersebut.
  • Membuat rencana pemeliharaan pencegahan yang memanfaatkan praktek operator yang terbaik departemen pemeliharaan dan depot pelayanan
  • Melatih pekerja untuk mengoprasikan dan memelihara mesin mereka sendiri
Jenis Pemeliharaan
Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance)

Pemeliharaan terjadwal untuk mempertahankan sebuah sistem pada sebuah tingkat unjuk kerja tertentu dengan menyediakan pemeriksaan sistematis, deteksi, pelayanan, atau pencegahan kegagalan yang akan datang melalui pergantian barang secara periodik

Contoh : pemeriksaan mesin (tune-up), ganti oli setiap n km

Pemeliharaan Perbaikan (Corrective Maintenance)
  • Pemeliharaan tidak terjadual
  • Hasil dari suatu kejadian kerusakan/kegagalan sistem
  • Mengembalikan sistem/produk ke tingkat unjuk kerja sistem yang baik

Contoh : mengganti part / komponen yang sudah rusak

Pengukuran Maintainability
  • Waktu perbaikan (Mct)
  • Waktu pencegahan (Mpt)
  • Total waktu perawatan dan perbaikan (M)
  • Maintenance Down Time (Mdt)

Baca juga: Pelatihan dan Pengembangan

Bagaimana ulasan selanjutnya? Silahkan download power point pada link diatas.

Demikian uraian singkat tentang Manajemen Operasional: Pemeliharaan dan Keandalan. Semoga bermanfaat dan sukses selalu.

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

__________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

__________________________________

Iklan Ikan segar, Aquascape & Aquarium:

Menghadirkan keindahan dan kehangatan di kantor dan rumah Anda

Tips Menjadi Entrepreneur

Tips Menjadi Entrepreneur

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Memulai usaha bukan hanya dipikirkan saja namun juga dicatat dan dilaksanakan dengan tepat. Ada tahapan dimana anda harus benar-benar memperhatikan hal tersebut agar bisnis anda berjalan dengan lancar.

____________________________

Power Point (PDF):

Menjadi Wirausaha

Follow Instagram: SDM Unggul Indonesia Maju

____________________________

Menjadi wirausaha muda merupakan impian sebagian besar orang. Namun, tidak mudah mencapai impian tersebut. Seorang pengusaha untuk menjadi sukses harus pandai memulai usaha, mengelola, dan mengembangkannya menjadi sebuah bisnis yang produktif. Selain itu ada hal-hal penting yang harus diperhatikan seorang pengusaha muda untuk mencapai sukses. Dalam memahami sebuah peran menjadi seorang wirausaha,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, tips dan  tujuan  serta peranan dari menjadi wirausaha.

Tips Menjadi Pengusaha

Fokus. Tidak jarang seorang entrepreneur muda begitu bersemangat memulai sebuah bisnis, sehingga mengambil semua peluang usaha yang ada. Padahal tidak semua peluang tersebut dapat dilaksanakan dengan mudah dan menghasilkan keuntungan.

Melakukan semua usaha dalam waktu bersamaan membutuhkan banyak tenaga dan waktu yang panjang. Jika Anda ‘nekat’ mengerjakan beberapa usaha dalam waktu bersamaan, resiko untuk gagal cukup besar. Sebab Anda tidak akan memiliki cukup tenaga untuk mengelola berbagai bisnis. Apalagi jika bisnis yang didirikan baru saja dirintis. Tentunya membutuhkan perhatian lebih untuk masing-masing usaha.

Sebaiknya pilih satu bidang usaha saja, yang benar-benar diminati dan dikuasai. Dengan demikian, konsentrasi Anda hanya tertuju pada satu jenis usaha tersebut. Tentunya kerja Anda akan lebih maksimal, sehingga mampu menghasilkan keuntungan yang menarik.

Kerjakan apa yang dipahami. Jangan memulai bisnis hanya karena alasan usaha tersebut sedang tren dan menawarkan keuntungan yang besar. Sebab jika Anda tidak memahami apa yang dikerjakan, hasilnya akan percuma. Lebih baik melakukan sesuatu yang benar-benar dikuasai dan disukai.

Bisnis yang dibangun dengan pengetahuan dan bakat yang dimiliki berpotensi untuk sukses. Sebab usaha yang tumbuh bersama dengan hati Anda akan berkembang dengan lebih baik. Ini adalah kunci menciptakan bisnis yang menguntungkan dan tetap produktif dalam waktu lama.

Kuasai konsep bisnis dengan sempurna. Anda adalah motor penggerak dari bisnis yang dirintis. Jadi perlu menguasai konsep bisnis dengan baik, agar pengembangan usaha tidak keluar dari tujuan awal mendirikan bisnis. Prinsip bisnis ini penting terutama saat menarik investor dan menjalin kerja sama dengan pihak lain.

Kenali kekurangan dan kelebihan diri. Anda harus mengenali diri sendiri dan jangan merasa paling tahu tentang bisnis Anda. Harus ada pembimbing yang dapat memberikan saran dan pengetahuan yang belum dikuasai dalam menjalankan bisnis.

Berteman dengan entrepreneur sukses dapat menjadi pendorong Anda untuk meraih sukses. Belajar dari pengalamannya dan mendengarkan nasihatnya membantu bisnis Anda menjadi sukses.

Belajar dari kegagalan. Sehebat apa pun rencana bisnis Anda, tidak sepenuhnya berjalan lancar. Saat kegagalan datang jangan mudah putus asa dan mudah berganti bisnis. Tetapi jangan pula menunggu terlalu lama untuk mencoba peluang bisnis baru. Yang paling penting adalah belajar dari kesalahan dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Sukses Mengembangkan Usaha

Menjadi seorang pengusaha sukses dilihat dari usaha yang berkembang. Tidak mudah melakukan hal tersebut, sebab memerlukan kerja keras dan kesabaran. Selain itu butuh strategi bisnis yang mumpuni, agar bisnis yang dirintis dapat disebut sukses.

Baca juga: Entrepreneurship: Mencari Ide / Gagasan Usaha

Untuk materi selengkapnya mengenai Seseorang yang Menjadi Wirausaha, bisa di download ppt pada link diatas.

Demikian semoga uraian tentang Tips Menjadi Entrepreneur dapat bermanfaat, terima kasih.

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

____________________________

Studi & Tour ke Jepang:

Dendi Tour - Halal Turism in Japan-Logo 2
Dendi Tour – Halal Turism in Japan

Memotivasi Karyawan Membangun Tim

Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim Yang Mandiri

“Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim Yang Mandiri”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Salah satu aspek pemanfaatan pegawai adalah pemberian semangat atau motivasi terbaik kepada segenap pegawai. Dalam istilah lain, memberikan “kegairahan bekerja yang optimal” kepada pegawai.

Motivasi memiliki makna memberi dorongan pada segenap karyawan agar bergairah untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi. Karyawan yang termotivasi akan mampu meningkatkan produktifitas bagi keberhasilan organisasi/ perusahaan.

__________________________________

Power Point (PDF):

Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim

Follow Instagram: SDM Unggul Indonesia Maju

__________________________________

Point-point penting terkait teori motivasi:

Ada jenis dua penghargaan bagi pegawai, yaitu:

  1. Penghargaan intrinsik: Kepuasan pribadi yang anda rasakan ketika anda bekerja dengan baik dan mencapai tujuan.
  2. Penghargaan ekstrinsik: Suatu hal yang diberikan kepada anda oleh orang lain sebagai pengakuan atas pekerjaan yang baik penghargaan ekstrinsik termasuk kenaikan bayaran, pujian dan promosi.
 HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW
  1. Kebutuhan fisiologis:kebutuhan kelangsungan hidup dasar, seperti kebutuhan akan makanan, air, dan tempat perlindungan.
  2. Kebutuhan keselamatan:kebutuhan untuk merasa aman ditempat kerja dan di rumah.
  3. Kebutuhan sosial:kebutuhan untuk merasa dicintai, diterima, dan menjadi bagian dari kelompok.
  4. Kebutuhan harga diri:kebutuhan akan pengakuan dari orang lain, serta rasa harga diri dan status atau kepentingan.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri:kebutuhan untuk mengembangkan potensi tertinggi seseorang.
TEORI PENENTU TUJUAN & MANAJEMEN MENURUT OBJEKTIF
  1. Tujuan Teori: Teori penetapan tujuan (goal-setting theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penentu tujuan yang ambisius, tetapi dapat dicapai dapat memotivasi pekerja dan meningkatkan kinerja apabila tujuan diterima, disertai dengan umpab balik, dan difasilitasi dengan kondisi organisasional.
  2. Manajemen menurut objektif: Manajemen menurut objektif (management by objectif-MBO) adalah sistem implementasi dan penentu tujuan yang melibatkan siklus diskusi, tinjauan, dan evaluasi objektif diantara manajer tingkat puncak dan menengah, penyelia, dan karyawan.
MENERAPKAN TEORI 2 FAKTOR DARI HERZBERG

Faktor Motivator, faktor-faktor ini dapat digunakan untuk memotivasi para pekerja, terdiri dari:

  • Pekerjaan itu sendiri
  • Pancapaian
  • Pengakuan
  • Tanggung jawab
  • Pertumbuhan dan kemajuan

Faktor Pemelihara,  faktor-faktor ini dapat menyebabkan ketidakpuasan, tetapi mengubah faktor-faktor itu hanya akan memberikan sedikit efek motivasional, terdiri dari:

  • Kebijaksanaan dan administrasi perusahaan
  • Pengawasan
  • Kondisi kerja
  • Hubungan antar perseorangan(rekan kerja)
  • Gaji, status, dan keamanan pekerjaan
TEORI HARAPAN

Teori Harapan (Expectancy theory), teori yang dikembangkan oleh teori Victor Vroom bahwa harapan usaha yang digunalan para karyawan dalam tugas tertentu bergantung pada harapan mereka akan hasil.

TEORI PENGUATAN

(Reinforcement theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penguat positif dan negatif memotivasi seseorang untuk berperilaku dalam cara-cara tertentu.

  • Pengutan positif meliputi penghargaan seperti pujian, pengakuan, atau kenaikan bayaran.
  • Penguatan negatif meliputi teguran, bayaran yang dikurangi, dan pemberhentian atau pemecatan.
TEORI KEADILAN

(Equity theory) pemikiran bahwa karyawan berusaha untuk mempertahankan keadilan antara masukan dan hasil bila dibandingkan dengan orang lain dalam posisi yang sama.

MEMBANGUN KERJA SAMA TIM MELALUI KOMUNIKASI TERBUKA

Prosedur untuk mendorong komunikasi yang terbuka meliputi berikut ini:

  1. Menciptakan kultur organisasi yang menghargai sikap mendengarkan.
  2. Melatih para penyelia dan manajer untuk mendengarkan.
  3. Meniadakan penghalang untuk komunikasi yang terbuka.
  4. Secara aktif melakukan upaya untuk memfasilitasi komunikasi.

Usaha untuk merealisasikan kemungkinan tersebut ialah dengan jalan memberikan motivasi dan membangun tim yang mandiri. Motivasi ini memiliki arti untuk memberikan daya perangsang kepada pegawai yang bersangkutan agar pegawai tersebut dengan segala daya dan upayanya.

Baca juga: Motivasi Kerja: Membangun Semangat Karyawan

Untuk materi selengkapnya mengenai motivasi dan pengembangan tim, bisa di download ppt pada tautan diatas.

Demikian semoga posting artikel ini bermanfaat, dan salam hormat.

___________________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

___________________________________________

Iklan Makanan Kesehatan:

Sedia Cookies Manis Legit Diabetes

entrepreneurship mencari ide gagasan usaha

Entrepreneurship: Mencari Ide / Gagasan Usaha

“Kiat Mencari Ide / Gagasan Usaha”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Seorang enterpreuneur tidak cukup mengandalkan gagasan kreatif dalam pembuatan produk saja, seorang enterpreuneur  memerlukan strategi yang baik dan eksekusi yang tepat.

Keberhasilan ditentukan banyak hal, tetapi yang paling penting apakah Anda benar-benar mengenali karakter Anda dan berada pada bidang yang Anda sukai dan minati? Bukan tidak mustahil keberhasilan hanya soal waktu saja bagi orang-orang yang benar-benar menyukai pekerjaannya.

Kata para pengusaha, produk itu betapapun sederhananya harus dikelola dan diajak bicara, diberi perintah, dan diberikan sentuhan pribadi Anda. Benar bukan? Dalam memahami mencari gagasan usaha,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, tujuan,  serta peranan dari mencari gagasan usaha.

________________________________

Power Point (PDF):

PPT Mencari Gagasan Usaha

Follow Instagram: SDM Unggul Indonesia Maju

________________________________

Mencari Gagasan Usaha

Gagasan atau ide merupakan hal yang dikatakan sangat sulit untuk ditemukan dan terkadang  gagasan yang berhasil ditemukan tidak sesuai dengan tujuan utama yang ingin dituju atau dicapai. Akan lebih sulit lagi jika gagasan tersebut diperoleh dari pemikiran bersama. Diperlukan pemikiran yang lebih matang untuk memilih atau menggabungkan gagasan yang dicetuskan setiap individu agar nantinya diperoleh suatu gagasan yang bisa digunakan untuk mencapai kepentingan bersama.

Pengertian Gagasan Usaha

Gagasan atau ide  merupakan istilah yang dipakai baik secara populer maupun dalam bidang filsafat dengan pengertian umum “citra mental” atau “pengertian”. Gagasan adalah suatu yang dapat mendatangkan inspirasi pelaku yang mendorong munculnya suatu ide usaha dan menduga lebih awal apakah ide yang muncul ini akan dapat menghasilkan suatu nilai tambahan atau tidak.

Gagasan menyebabkan timbulnya konsep yang merupakan dasar bagi segala macam pengetahuan, baik sains maupun filsafat. Sekarang ini banyak orang percaya bahwa gagasan adalah suatu kekayaan intelektual seperti hak cipta atau paten.

Ide yang sudah dinyatakan menjadi suatu perbuatan adalah karya cipta. Untuk mengubah ide menjadi karya cipta dilakukan serangkaian proses berpikir yang logis dan seringkali realisasinya memerlukan usaha yang terus menerus sehingga antara ide awal yang muncul di pikiran dan karya cipta satu sama lain saling bersesuaian. Jika sudah ada ide, hal pertama yang harus dilakukan adalah bergerak, karena tanpa itu, ide hanyalah menjadi sebuah pemikiran saja. Let’s Move!

Sedangkan pengertian “usaha” adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga pikiran atau badan untuk mencapai suatu maksud. Dalam ruang lingkup tertentu, pengertian usaha dapat disamakan dengan pekerjaan.

Jadi, gagasan usaha merupakan suatu ide untuk mewujudkan suatu pemikiran yang baru dan diterapkan dengan suatu  tindakan. Mencari gagasan usaha berarti berusaha untuk menemukan suatu ide yang nantinya ide tersebut dapat menjadi suatu langkah awal dalam menentukan bisnis apa yang akan dibangun.

Baca juga: Studi Kelayakan: Identifikasi Kesempatan Usaha

Dalam menentukan ide tentunya banyak hal yang harus diperhatikan. Seseorang menginginkan memiliki suatu bisnis berarti orang tersebut yakin bahwa suatu saat bisnis yang mereka bangun akan menguntungkan dan akan sukses.

Ingin tahu lebih dalam tentang kiat-kiat mencari gagasan usaha? Untuk materi selengkapnya bisa di download ppt pada link diatas.

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

____________________________________

Contoh Hasil Ide/ Gagasan Bisnis:

Sedia Cookies Manis Legit Diabetes

____________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

Behavior Event Interview

Behavioral Event Interview (BEI)

“Mengenal Behavioral Event Interview (BEI)”

Proses recruitment merupakan problem lama yang di alami oleh berbagai perusahaan, karena di sinilah perusahaan akan berada di titik kebimbangan ketika menemukan dan menentukan keryawan yang sesuai dengan kompetensi yang di butuhkan. Berikut sedikit penjelasan tentang BEI:

_________________________________

Power Point (PDF):

Behavioral Event Interview

_________________________________

Behavioral Event Interview adalah teknik wawancara dengan cara menggali data/informasi mengenai perilaku seseorang yang diwawancarai yang pernah dilakukannya secara nyata. BEI akan mendorong individu tersebut untuk bercerita secara logis mengenai pengalaman yang berupa perilaku-perilaku yang pernah dilakukan. Teknik wawancara BEI dilakukan dengan cara menggali kompetensi dari para pelamar atau calon pegawai.  Teknik ini dilakukan melalui menyampaikan pertanyaan-pertanyaan secara sistematis.

Tujuan Behavioral Event Interview

1. Mengidentifikasi kompetensi pada posisi tertentu
2. Bentuk kontribusi kinerja dalam terwujudnya keberhasilan
3. Kemampuan memprediksi kegagalan dalam situasi spesifik

Kelebihan Behavioral Event Interview

1. Cara yang efektif untuk mengidentifikasi kompetensi yang dimiliki oleh pelamar
2. Bebas dari perbedaan sosial (ras, suku, agama, jenis kelamin)
3. Memberikan gambaran yang lebih spesifik tentang perilaku calon pelamar

Kelemahan Behavioral Event Interview

1. Memerlukan waktu yang lama untuk dapat menggali hasil kompetensi
2. Memerlukan biaya yang mahal
3. Tidak praktis dan efisien untuk menganalisis beberapa konsentrasi pekerjaan

Prinsip Behavioral Event Interview
  • Situation/ Task : latar belakang atau alasan mengapa kandidat melakukan sebuah tindakan.
  • Action : tanggapan atau tindakan atas situation/ task yang sudah di lakukan oleh kandidat.
  • Result : dampak dari action yang telah dilakukan oleh kandidat.
Jenis-Jenis STAR
  • STAR lengkap
    Mengindikasikan secara jelas seberapa kompeten atau seberapa tinggi kompetensi yang dimiliki oleh kandidat.
  • STAR palsu
    Pernyataan yang terlihat hebat namun tidak ada isinya, jawabanya kabur, menyatakan pendapat, bersifat teoritis atau berwawasan masa depan.
  • STAR parsial
    Ketidak lengkapan informasi STAR yang diberikan oleh kandidat sehingga anda tidak memahami sepenuhnya informasi STAR yang di utarakan.
Prosedur Behavioral Event Interview
  1. Pra-wawancara
  2. Menyusun profil kompetensi
  3. Mepersiapkan catatan dan alat perekam
  4. Pembukaan
  5. Lakukan small talk untuk mencairkan suasana
  6. Bangun rasa percaya antar interviewer dan interviewee
  7. Mencatat jawaban kandidat dan mengobservasi bahasa tubuh

Demikian sekilas penjelasan tentang Behavioral Event Interview (BEI), semoga bermanfaat. Untuk penjelasan lebih detail, selahkan diunduh tautan power point (PDF) diatas.

_________________________________

sdmindonesia.com

Explore: Training & Development


Iklan Makanan Sehat:

Bisa pesan online: Kue manis lezat untuk penyandang diabetes

sdm indonesia & manajemen keuangan

Artikel Manajemen Keuangan

Berikut artikel tentang manajemen keuangan:

entrepreneur berorientasi pada tindakan

Entrepreneur: Berorientasi Pada Tindakan

“Karakteristik Entrepreneur: Berorientasi Pada Tindakan”

Salah satu ciri seseorang pengusaha adalah pikirannya yang lebih berorientasi pada tindakan (action). Dari pada sekedar bermimipi, berkata-kata, berpikir-pikir, atau berwacana. Seorang pengusaha selalu menghadapi risiko, ketidakpastian, dan keterbatasan dalam setiap masalah yang dihadapi. Jika seorang wirausaha hanya berkata-kata dan tak bertindak, segala kesempatan yang ada berubah menjadi bencana (kerugian). Dalam memahami sebuah pemikiran seseorang yang berorientasi pada tindakan,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan dari berorientasi pada tindakan.

___________________________________

Power Point:

PPT Berorientasi Pada Tindakan

___________________________________

Berorientasi Pada Tindakan

Menurut Covey, manusia yang efektif adalah manusia yang dilandasi oleh sikap-sikap adil (fairness), mengedepankan persamaan (equity), memiliki (integrity), jujur (honesty), martabat dan keseimbangan, serta senantiasa berfikir positif.

Nilai nilai seperti diatas sangat penting karena akan membuat lebih percaya diri lebih ringan dalam bertindak. Orang-orang yang tidak memiliki integritas, kurang adil, dan tidak jujur cenderung tidak stabil emosinya dan hidupnya tidak damai. Dia bisa memiliki usaha tetapi sulit menjadi besar.

Covey juga mengemukakan bahwa karakter seseorang itu dibentuk oleh kebiasaan (habit). Oleh karena itu, ada kebiasaan-kebiasaan yang harus dikembangkan oleh seseorang wirausaha. Yaitu kebiasaan-kebiasaan yang bersifat produktif.  

8 (delapan) kebiasan tersebut adalah:
  1. be proactive,
  2. begin with the end in mind,
  3. put first things first,
  4. think win/win,
  5. seek first to understand-then to be understood,
  6. synergize,
  7. sharpen the saw,
  8. find your voice.

Wirausaha harus cepat mengambil suatu keputusan agar dapat menggunakan kesempatan sebaik-baiknya. Wirausaha yang ingin maju dalam bisnisnya, harus dapat memutar akal dengan mengandalkan intuisi, ide-ide yang penuh kreatif dan inovatif. Mereka juga harus memandang persoalan dalam konteks yang lebih luas, sambil mengingat bahwa keputusan-keputusan utama akan mempunyai akibat-akibat jangka panjang atas operasi bisnisnya.

Berorientasi pada tindakan berarti berpikir cepat dan bertindak terhadap suatu keadaan untuk menghasilkan solusi permasalahan yang baik dan efektif. Sikap ini terkadang dikaitkan dengan seberapa cepat seseorang responsif terhadap keadaan. Seberapa cepat mengambil tindakan sebagai solusi terhadap masalah yang ada, dan seberapa jauh komitmen orang tersebut atas perkataannya.

Baca juga: Kekuatan Berpikir Positif & Dampaknya terhadap Prestasi

Seorang pengusaha selalu menghadapi risiko, ketidakpastian, dan keterbatasan dalam setiap masalah yang dihadapi. Kalau dia hanya berkata-kata dan tak bertindak, segala kesempatan yang ada berubah menjadi bencana (kerugian).

Selain itu, seorang pengusaha juga harus memiliki orientasi PDCA (plan, do, check, and action). Hal ini berarti dia tidak hanya sekedar merencanakan berbagai strategi dan taktik, tetapi juga melaksanakannya. Secara spesifik, seorang pengusaha harus menghindari NATO (no action talk only), NADO (no action dream only) dan NACO (no action concept only).

Ingin tahu lebih jauh? Untuk materi selengkapnya mengenai bisa di download power point (ppt) pada link diatas.

Demikian uraian singkat tentang Entrepreneur: Berorientasi Pada Tindakan. Semoga bermanfaat, dan sukses selalu.

__________________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia

Artikel Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

Berikut kumpulan artikel MSDM, silahkan di unduh:

  1. Perencanaan Sumber Daya Manusia untuk Organisasi
  2. Behavior Event Interview
  3. Employee Engagement
  4. Training Need Analysis
  5. Rekrutmen dan Seleksi: Talent Management
  6. Sikap Asertif, membangun komunikasi yang efektif
  7. Audit Sumber Daya Manusia (SDM)
  8. Kerjasama Tim & Sinergi Mencapai Target
  9. Membangun Kerjasama Tim
  10. Manajemen Kompensasi Organisasi
  11. Peran Hubungan Industrial Bagi Keberhasilan Organisasi
  12. Metode Penilaian Kinerja
  13. Tata Krama Berkomunikasi antar Manusia
  14. Kekuatan Berpikir Positif & Dampaknya terhadap Prestasi
  15. Analisa Jabatan: Menyiapkan kebutuhan SDM yang handal
  16. Motivasi Kerja: Membangun Semangat Karyawan
  17. Manajemen Perubahan Dalam Organisasi
  18. Ikutilah Pelatihan: Self Transformation for Excellent Personality
  19. Apa yang membuat Kepemimpinan menjadi Efektif?
  20. Manajemen Waktu: Metode & Strategi
  21. Mengelola Pelatihan dan Pengembangan SDM
  22. Tips untuk meningkatkan Keterampilan Presentasi
  23. Kebebasan & Tanggung Jawab : Menjadi Pribadi yang Merdeka
  24. Komunikasi Efektif: Kiat untuk Memahami & Dipahami
  25. Pentingnya Etika bagi Kehidupan Bermasyarakat
  26. Kepribadian Positif & Prestasi individu
  27. Budaya Organisasi
  28. Membangun Kepercayaan Diri
  29. Etiket dalam Bisnis & Pergaulan Global
  30. Etika & Etiket untuk Sukses komunikasi

Artikel Studi Kelayakan Bisnis

Artikel Studi Kelayakan Bisnis

Berikut Artikel tentang Studi Kelayakan Bisnis:

  1. Mengenal Studi Kelayakan Bisnis (PK)
  2. Studi Kelayakan: Identifikasi Kesempatan Usaha (SF)
  3. Analisis Aspek Pasar (PK)
  4. Analisis Aspek Teknis (PK)
  5. Analisis Aspek Keuangan 🌹
  6. Dampak Proyek Terhadap Perekonomian Dan Lingkungan

Risk & Return

Manajemen Keuangan: Risk and Return

“Manajemen Keuangan, Mengenal Konsep Risk and Return”

Risiko menurut Jorion adalah tingkat potensi kerugian yang timbul karena perolehan hasil investasi yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan. Risiko dapat dikatakan sebagai suatu peluang terjadinya kerugian atau kegagalan.

Lebih luas, risiko dapat diartikan sebagai kemungkinan terjadinya hasil yang tidak diinginkan atau berlawanan dari yang diinginkan. Dalam industri keuangan pada umumnya, terdapat suatu jargon high risk bring about high return, artinya jika ingin memperoleh hasil yang lebih besar, akan dihadapkan pada risiko yang lebih besar pula.

_______________________________

Power Point:

PPT Risk and Return

_______________________________

Berbicara mengenai investasi, seorang investor dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:

Risk Seeker / Agresif

Investor tipe 1 / Risk Seeker : Tipe Investor yang lebih berani mengambil risiko untuk menghasilkan keuntungan yang lebih  besar / imbal hasil tinggi. Investor tipe 1 ini bersedia berinvestasi pada produk-produk pasar modal dan perdagangan berjangka.

Risk Neutral / Moderat

Investor tipe 2 / Risk Neutral: Investor yang berharap kenaikan tingkat pengembalian yang sama untuk setiap kenaikan risiko. Intinya investor risk neutral cenderung memilih produk-produk investasi yang dapat mengembangkan uangnya (peningkatan imbal hasil).

Risk Averter / Konservatif

Investor tipe 3 / Risk Averter: Tipe investor ketiga adalah investor yang berusaha menjauhi risiko. Tujuan utama investor tipe risk averter adalah menjaga nilai uangnya agar tidak kebalap dengan inflasi (keamanan modal)

Return (Tingkat Pengembalian)

Return atau pengembalian adalah keuntungan yang akan di dapat pada masa yang akan datang. Pengembalian (return) adalah kompensasi dari adanya inflasi (kenaikan harga-harga barang).

Pengembalian (return) investasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu return yang diharapkan (expected return) dan return yang sebenarnya (realized return).

  • Tingkat Pengembalian yang Diharapkan (Expected Return) : Tingkat pengembalian di masa depan yang diharapkan oleh investor.
  • Tingkat Pengembalian yang Sebenarnya (Realized Return) : Tingkat pengembalian actual atau tingkat pengembalian yang sebenarnya diterima oleh investor

Hubungan Risiko dan Tingkat Pengembalian

Risk and return adalah kondisi yang dialami oleh perusahaan, institusi, dan individu dalam keputusan investasi yaitu, baik kerugian maupun keuntungan dalam suatu periode akuntansi. Hubungan antara risiko dengan tingkat pengembalian adalah:

  • Bersifat linear atau searah.
  • Semakin tinggi tingkat pengembalian maka semakin tinggi pula risiko.
  • Semakin besar asset yang kita tempatkan dalam keputusan investasi maka semakin besar pula risiko yang timbul dari investasi tersebut.
  • Kondisi linear hanya mungkin terjadi pada pasar yang bersifat normal.

Baca juga: Pengambilan Risiko

Untuk informasi/materi lebih lanjut beserta rumus-rumus mengenai risk and return bisa di download pada link diatas.

Demikian uraian singkat tentang Manajemen Keuangan: Risk and Return. Semoga bermanfaat, dan sukses selalu.

_______________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development