• 08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Belajar Mudah dengan Power Point

Wirausaha & Kepemimpinan

“Wirausaha & Kepemimpinan”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan proses mempengaruhi orang baik individu maupun masyarakat. Dalam memahami sebuah kepemimpinan yang baik,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan, serta tindakan yang dilakukan dari kepemimpinan.


Unduh PPT:

PPT Kepemimpinan

Instagram: SDM Indonesia


Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukannya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang pengusaha yang berpengalaman, seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini, sang ahli diharapkan menjalankan perannya untuk memberikan pengajaran.

Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas. Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan masih banyak lainnya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

Organisasi memerlukan kerjasama antar sumberdaya manusia lainnya dan menyadari bahwa masalah manusia yang utama adalah masalah kepemimpinan. Kita melihat perkembangan dari kepemimpinan pra ilmiah kepada kepemimpinan yang ilmiah. Dalam tingkatan ilmiah kepemimpinan itu disandarkan kepada pengalaman intuisi, dan kecakapan praktis.

Kepemimpinan itu dipandang sebagai pembawaan seseorang sebagai anugerah Tuhan. Karena itu dicarilah orang yang mempunyai sifat-sifat istimewa yang dipandang sebagai syarat suksesnya seorang pemimpin. Dalam tingkatan ilmiah, kepemimpinan dipandang sebagai suatu fungsi, bukan sebagai kedudukan atau pembawaan pribadi seseorang. Maka diadakanlah suatu analisa tentang unsur-unsur dan fungsi yang dapat menjelaskan kepada kita, syarat-syarat apa yang diperlukan agar pemimpin dapat bekerja secara efektif dalam situasi yang berbeda-beda. Cara bekerja dan sikap seorang pemimpin yang dipelajari.

Konsepsi baru tentang kepemimpinan melahirkan peranan baru yang harus dimainkan oleh seorang pemimpin. Titik berat beralihkan dari pemimpin sebagai orang yang membuat rencana, berfikir dan mengambil tanggung jawab untuk kelompok serta memberikan arah kepada orang-orang lain. Kepada anggapan, bahwa pemimpin itu pada tingkatan pertama adalah pelatih dan koordinator bagi kelompoknya. Fungsi yang utama adalah membantu kelompok untuk belajar memutuskan dan bekerja secara lebih efisien dalam peranannya sebagai pelatih seorang pemimpin dapat memberikan bantuan-bantuan yang khas. Yaitu :

  • Pemimpin membantu akan terciptanya suatu iklim sosial yang baik.
  • Pemimpin membantu kelompok dalam menetapkan prosedur-prosedur kerja.
  • Pemimpim membantu kelompok untuk mengorganisasi diri.
  • Pemimpin bertanggung jawab dalam mengambil keputusan sama dengan kelompok.
  • Pemimpin memberi kesempatan kepada kelompok untuk belajar dari pengalaman.

Untuk materi selengkapnya mengenai Kewirausahaan, bisa di download ppt pada link diatas.

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

خَيْرُالناسِأَنْفَعُهُمْلِلناسِ

SDMIndonesia.com

Strategi Lokasi

Lokasi menentukan prestasi, merupakan ungkapan yang cukup tepat untuk segala jenis kegiatan, demikian pula untuk kegiatan bisnis di sektor barang maupun jasa.

Salah satu keputusan yang paling penting yang dibuat oleh perusahaan adalah dimana mereka akan menempatkan kegiatan operasional mereka, maka keputusan yang harus diambil selanjutnya oleh manajer operasional adalah strategi lokasi. Lokasi yang strategis adalah wilayah penempatan operasi produksi sebuah perusahaan yang dapat memberikan keuntungan maksimal terhadap perusahaan tersebut, karena tujuan strategi lokasi adalah untuk memaksimalkan keuntungan lokasi bagi perusahaan. Secara lebih lengkapnya mari kita ulas pengertian, faktor-faktor dari strategi lokasi.

Pengertian Strategi Lokasi

Keputusan yang paling penting yang perlu dibuat oleh perusahaan adalah dimana mereka harus menempatkan operasi mereka. Aspek Internasional keputusan ini adalah sebuah indikasi bahwa keputusan lokasi bersifat global. Lokasi sangat mempengaruhi biaya, baik biaya tetap maupun biaya variabel. Lokasi sangat mempengaruhi risiko dan keuntungan perusahaan secara keseluruhan.

Faktor-faktor Pertimbangan Lokasi

Salah satu keputusan yang paling penting yang dibuat oleh perusahaan adalah dimana mereka akan menempatkan kegiatan operasional mereka, maka keputusan yang harus diambil selanjutnya oleh manajer operasional adalah strategi lokasi.

Sejumlah perusahaan di dunia melakukannya mengingat lokasi untuk operasional sangat mempengaruhi biaya, baik biaya tetap maupun biaya variable. Lokasi sangat mempengaruhi resiko dan keuntungan perusahaan secara keseluruhan. Tiga kemungkinan dalam pemilihan lokasi:

  • Tidak pindah, hanya meluaskan faksilitas yang sudah ada
  • Tidak pindah, tapi melakukan ekpansi di tempat lain
  • Menutup fasilitas sekarang dan pindah ke tempat lain
Keputusan Lokasi untuk Perusahaan  yang Beroperasi Secara Global

Adapun berbagai faktor tersebut diantaranya adalah:

  1. Keputusan Pemilihan Lokasi Negara

Adapun faktor yang dipertimbangkan :

  1. Resiko politik yang dihadapi, peraturan yang ada, sikap pemerintah, serta insentif pemerintah.
  2. Permasalahan budaya dan ekonomi , termasuk budaya korupsi
  3. Lokasi pasar karena produk yang telah dibuat harus dapat diserap oleh pasar agar keberlangsungan perusahaan dapat terjamin.
  4. Ketersediaan tenaga kerja, upah buruh, produktifitas, karena unsur tenaga kerja adalah sangat penting bagi perusahaan.
  5. Ketersediaan pasokan, komunikasi dan energi, hal ini disebabkan ketergantungan perusahaan pada hal-hal tersebut karena tanpa bahan baku, komunikasi maupun energi maka perusahaan tidak dapat beroperasi.
  6. Resiko nilai tukar mata uang, karena mata uang dari suatu Negara yang sangat fuktuatif akan berdampak sangat signifikan bagi kegiatan bisnis.
  7. Keputusan Pemilihan Lokasi Daerah (Region)

Faktor yang dipertimbangkan diantaranya:

  1. Keinginan perusahaan
  2. Segi-segi yang menarik dari wilayah tersebut (budaya, pajak, iklim)
  3. Ketersediaan tanaga kerja, upah serta sikap terhadap serikat kerja
  4. Biaya dan ketersediaan pelayanan umum.
  5. Peraturan mengenai lingkungan hidup.
  6. Insentif dari pemerintah.
  7. Kedekatan dengan bahan baku dan konsumen.
  8. Biaya tanah dan pendirian bangunan.
  9. Keputusan Lokasi untuk memilih tempat (site)

Faktor yang dipertimbangkannya:

  1. Ukuran dan biaya lokasi
  2. Sistem transportasi udara, kereta, jalan bebas maupun jalur laut.
  3. Pembatasan daerah.
  4. Kedekatan dengan jasa / pasokan yang dibutuhkan.
  5. Permasalahan dampak lingkungan.

 

Bagaimana penjelasan selanjutnya? Silahkan unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Strategi Lokasi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Etika Bisnis

Masalah etika bisnis atau etika usaha akhir-akhir ini semakin banyak dibicarakan bukan hanya di tanah air kita, tetapi juga di negara-negara lain termasuk di negara-negara maju. Perhatian mengenai masalah ini tidak terlepas dari semakin berkembangnya dunia usaha kita sebagai hasil pembangunan selama ini. Peran dunia usaha dalam perekonomian begitu cepatnya, sehingga dalam hal investasi. Kegiatan bisnis yang makin membaik di dalam maupun di luar negeri, telah menimbulkan tantangan baru, yaitu adanya tuntutan praktek bisnis yang baik, yang etis, yang juga menjadi tuntutan kehidupan bisnis di banyak negara di dunia. Transparansi yang dituntut oleh ekonomi global menuntut pula praktik bisnis yang etis. Dalam ekonomi pasar global, kita hanya bisa survive kalau mampu bersaing.  Agar kita lebih memahami mengenai etika bisnis ini,  maka ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, tujuan  serta peran dari etika bisnis.

Etika Bisnis

Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis. Pengertian dan prinsip etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam sistem dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada di dalam organisasi.

Etika

Beberapa pengertian tentang etika adalah sebagai berikut:

  • Etika adalah perbuatan standar yang memimpin individu dalam membuat keputusan
  • Etika adalah suatu studi mengenai yang benar dan yang salah serta pilihan moral yang dilakukan seseorang
  • Keputusan etis adalah suatu hal yang benar mengenai perilaku standar

Etika bisnis adalah keseluruhan dari aturan-aturan etika, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis yang mengatur hak-hak dan kewajiban produsen dan konsumen serta etika yang harus dipraktekkan dalam bisnis.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Etika Bisnis, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Etika Bisnis

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

 

Manajemen Kualitas

Pada tahun-tahun sekarang sangat sangat penting meningkatkan kualitas dari sebuah produk yang di hasilkan. Tekanan ini banyak datang dari perusahaan -perusahaan besar internasional seperti perusahaan mobil dan computer. Persaingan antar perusahaan tersebut lebih memaksa mereka untuk lebih lagi meningkatkan kualitas produk yang di hasilkan, agar mendapat kepercayaan dari pasar. Untuk memahami materi manajemen kualitas lebih lanjut, mari kita ulas mengenai pengertian, fakor-faktor, macam-macam dari manajemen kualitas.

Manajemen Kualitas 

Kualitas adalah kemampuan suatu produk dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Beberapa sudut pandang kualitas :

  • Pengguna merupakan kualitas bergantung pada pemirsa
  • Manufaktur merupakan pemenuhan standar dan membuat produk secara benar
  • Produk  merupakan variabel yang tepat dan dapat dihitung

Faktor-faktor yang menentukan kualitas :

  • Bahan baku dan bahan lainnya
  • Manusia yang mengerjakan
  • Persaingan di Pasar
  • Tujuan organisasi
Macam-macam kualitas :
  • Design/Physical Quality à mencakup penampilan fisik
  • Performance/sensory Quality à mencakup penampilan non fisik
  • Conformance/ Time Orientation Quality à seberapa lama konsumen dapat memanfaatkan produk
Pengertian TQM

Total Quality Management didefinisikan sebagai konsep perbaikan yang dilakukan secara terus menerus, yang melibatkan semua karyawan di setiap level organisasi, untuk mencapai kualitas yang ‘exellent’ dalam semua aspek organisasi melalui proses manajemen (Dipietro,1993;Greg et al,1994).

Manajemen organisasi keseluruhan yang menjadikannya unggul dalam segala aspek produk yang penting bagi pelanggan. Dua hal dalam TQM adalah Perbaikan yang terus menerus dan Pemberdayaan karyawan. Dalam perbaikan terus menerus, setiap proses penyelesaian masalah/ problem solving, dilakukan PDCA (Plan, Do, Chek dan Act). Pemberdayaan karyawan, dilakukan dengan meluaskan pekerjaan sehingga tanggung jawab dan kewenangan dipndahkan ketingkat terendah dalam organisasi.

TQM atau Total Quality Management (manajemen kualitas total) adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat.

Alat-alat Total Quality Management
  1. Lembar Pengecekan
  2. Diagram sebar
  3. Digram sebab akibat/ diagram Ishikawa/ diagram tulang ikan
  4. Diagram Pareto
  5. Diagram alir
  6. Histogram
  7. Statistical Quality control
  8. Inspeksi

 

Bagaimana penjelasan selanjutnya mengenai Manajemen Kualitas?? Silahkan download ppt pada link di bawah ini:

PPT Manajemen Kualitas

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Manajemen merupakan pengaturan, yang memiliki arti sebuah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Jadi manajemen adalah bagaimana kita bisa mengatur sumber daya agar suatu usaha dapat berjalan di koridor yang sesuai sebagaimana mestinya demi tercapainya suatu tujuan. Hampir semua perusahaan memiliki manajemen tersendiri yang diduduki oleh orang-orang yang berpengalaman didalamnya. Karena manajemen dalam dunia usaha sangat penting, maka suatu usaha apalagi yang sedang di rintis tidakakan bisa berjalan teratur dan konsisten tanpa adanya sebuah  manajemen di dalamnya. Manajemen sendiri harus  berjalan seiring dengan usaha karena hubungannya yang saling terikat dan tidak bisa digugurkan salah satunya karena usaha dan manajemen memang harus dimulai secara bersamaan dan berdampingan.

Manajemen pun mulai memiliki banyak ragam, seperti manajemen keuangan, manajemen  pembangunan  dan lain sebagainya. Dan di setiap aspek tersebut haruslah dipegang oleh  profesional yang akan menjadi jaminan  untuk  suksesnya  sebuah usaha yang akan atau sedang dirintis yang terdiri  dari perorangan atau bisa juga organisasi-organisasi khusus. Karena manajemen yang baik juga menjadi faktor dari berhasil tidaknya suatu usaha, maka suatu  usaha yang mengalami kebangkrutan mencerminkan dari buruknya manajemen di dalamnya pun sebaliknya. Dalam manajemen juga terdapat aspek-aspek yang harus diketahui terlebih dalam manajemen pembangunan proyek dan kaitannya dengan sumberdaya manusia. Berikut penjelasannya…

Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Aspek manajemen dan organisasi adalah aspek yang sangat penting dalam  suatu usaha. Karena usaha yang akan atau  sedang dirintis mungkin saja akan mengalami kegagalan jika  manajemen dan organisasi tidak berjalan dengan baik. Proses manajemen sendiri juga terdapat kaidah-kaidah agar suatu usaha bisa berjalan lebih  mudah. Dan aturan itu sendiri  bisa tergambar  jelas melalui fungsi-fungsi manajemen berikut:

  1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah proses untuk menentukan  kemana dan  bagaimana suatu usaha akan dijalankan atau dimulai untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.

  1. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian adalah proses untuk mengelompokkan kegiatan-kegiatan dalam unit-unit tertentu agar jelas dan teratur sesuai dengan tanggungjawab dan wewenang si pemegang unit.

  1. Pelaksanaan (Actuating)

Pelaksanaan adalah proses dimana semua  hal yang terencana telah dimulai  oleh  seluruh unit. Seperti seorang  manajer yang mengerahkan  seluruh  bawahannya untuk memulai pekerjaan sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan kepadanya.

  1. Pengawasan (Controlling)

Pengawasan adalah proses untuk mengukur, menilai dan mengevaluasi hasil pekerjaan agar tetap  sesuai dengan rencana awal dan mengoreksi  berbagai penyimpangan selama proses pelasanaan  kerja.

 

 

Bagaimana ulasan selanjutnya mengenai Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen? Silahkan download ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

Training Pengembangan Produk Baru

Desain Produk dan Jasa

Dasar keberadaan organisasi yaitu produk atau jasa yang disajikan kepada masyarakat. Produk yang baik, merupakan kunci keberhasilan. Tapi, strategi produk yang kurang baik, dapat menghancurkan perusahaan. Misalnya: perusahaan fokus ke produk tertentu. Salah satu strategi produk adalah membangun kemampuan tertentu dalam kustomisasi keluarga produk atau jasa yang sudah ada. Strategi produk yang efektif menghubungkan keputusan produk dengan investasi, pangsa pasar, dan siklus hidup produk, dan menggambarkan luasnya lini produk. Tujuan dari keputusan produk yaitu untuk mengembangkan dan menerapkan sebuah strategi produk yang dapat memenuhi permintaan pasar dengan keunggulan bersaing. Fokus dari keuggulan bersaing: pembedaan, biaya rendah, dan atau respon cepat. Dalam memahami lebih lengkapnya materi desain produk dan jasa, kita ulas terlebih dahulu mengenai pengertian, tujuan, sirklus, serta analisis dari desain produk dan jasa.

Pemilihan Produk dan Jasa

Pemilihan produk dimaksudkan sebagai proses memilih produk/jasa untuk dapat disajikan kepada pelanggan atau klien.

Contoh:

  1. Rumah sakit melakukan spesialisasi pada berbagai jenis pasien dan prosedur kesehatan, seperti: rumah sakit bersalin.
  2. Toyota yang memberikan respon cepat terhadap pelanggan, yaitu dengan memberikan proses desain mobil tercepat dalam industri otomotif (dibawah 2 tahun).
Sirklus Hidup Produk / P L C

Product Life Cycle (PLC) yang menggambarkan lahirnya suatu produk baru sampai pada kematian suatu produk yang dikatakan sudah lama. Secara sederhana, konsep ini menyatakan bahwa hampir semua produk baru yang ditawarkan kepada masyarakat akan menjalani suatu siklus kehidupan yang terdiri atas empat tahap dalam periode waktu terbatas. Tiap tahap dalam PLC, membuka kesempatan-kesempatan baru dan menimbulkan masalah-masalah baru bagi manajemen produksi. Bila diketahui kedudukan produk dalam siklus kehidupannya, maka dapat dirumuskan rencana perbaikan desain dan pengembangan produk yang lebih baik.

Ada empat fase hidup produk yaitu:

  1. Fase Perkenalan
  2. Fase Pertumbuhan
  3. Fase Kematangan
  4. Fase Penurunan

Setiap fase memiliki strategi yang sesuai atau  sejalan dengan perubahan produk yang masuk pada fase  siklus hidup produk.

Analisis Produk Berdasarkan Nilai

Merupakan urutan produk dari yang tertinggi ke yang terendah akan kontribusi $ mereka pada perusahaan dan juga kontribusi $ tahunan total. Laporan produk berdasarkan nilai membuat manajemen dapat mengevaluasi strategi yang mungkin untuk setiap produk.

Bagaimana materi selengkapnya mengenai Desain Produk dan Jasa?? Silahkan di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Desain Produk dan Jasa

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Risiko & Tantangan Wirausaha

Pengambilan risiko merupakan prinsip yang wajar dalam merealisasikan potensi sendiri sebagai wirausaha. Para wirausaha pada umumnya menyukai pengambilan risiko usaha karena ingin berhasil di dalam mengelola usaha atau bisnisnya.


PPT Pengambilan Risiko


Pengambilan risiko dalam hidup melibatkan suatu kendala akan peristiwa-peristiwa yang terjadi, perhatian akan masa depan dan keinginan hidup di masa sekarang. Agar kita memahami sebuah pegambilan resiko,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, karakteristik, serta motivasi dari pengambilan resiko.

Pengambilan Risiko

Risiko adalah sesuatu yang selalu dihubungkan dengan kemungkinan terjadinya sesuatu yang merugikan yang tidak terduga dan tidak diharapkan. Pendapat lain mengatakan bahwa risiko adalah kegagalan atau ketidakberhasilan dalam menangkap peluang usaha.

Bentuk risiko usaha itu dapat berupa kerugian financial dan pengalaman buruk. Dari risiko usaha ini seorang wirausahawan dapat memperbaiki diri dengan cara belajar lagi dengan cara-cara baru, gigih, ulet dan kerja keras agar dapat meraih keberhasilan. Sedangkan karakteristik risiko itu sendiri:

  • Risiko adalah sesuatu ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa.
  • Risiko adalah ketidakpastian yang bila terjadi akan menimbulkan kerugian.

Hasil yang dicapai dari suatu kegiatan jarang sekali dapat diramalkan dengan hasil yang sempurna. Pada umumnya terjadi penyimpangan, biarpun kecil. Risiko selalu terjadi bila keputusan yang diambil menggunakan criteria peluang (decision under risk) atau criteria ketidakpastian (decision under uncertainly).

Pada umumnya untuk menghitung risiko dipakai nilai yang diperkirakan (expected value) atau angka penyimpangan (variance). Bagi seorang wirausaha, menghadapi risiko adalah tantangan karena mengambil risiko berkaitan dengan kreativitas dan inovasi serta merupakan bagian penting dalam mengubah ide menjadi karya.

Pengambilan risiko adalah hal yang hakiki dan wajar dalam merealisasi potensi diri sebagai wirausaha. Pengambilan risiko dalam hidup melibatkan suatu kesadaran akan peristiwa-peristiwa yang terjadi, perhatian untuk masa depan dan keinginan hidup di masa sekarang.

Jika dalam berwirausaha tidak bersedia mengambil risiko, maka mereka tidak akan pernah dapat mewujudkan bakat berwirausaha dan semangat kewirausahaan.

Motivasi Mengambil Resiko
  • Keinginan untuk mendapatkan tingkat pengembalian/keuntungan yang sepadan dengan pengorbanan yang telah dikeluarkan.
  • Keterpaksaan akibat dari kondisi yang menyertainya (kondisi “kepepet”)

Bagaimana ulasan selanjutnya mengenai Pengambilan Resiko? Silahkan di download ppt pada link di bawah ini:

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Strategi Manajemen Operasional

Strategi Operasi

Operasi bisnis seharusnya tidak hanya sebagai tempat untuk menghasilkan barang dan jasa perusahaan, tetapi juga harus memberikan kekuatan kompetitif pada suatu bisnis. Berbicara mengenai pandangan global strategi operasi, maka disini kami membahas ada enam alasan mengapa operasi bisnis domestik beralih ke operasi bisnis Internasional, faktornya antara lain: Mengurangi biaya (upah, pajak, dll), Memperbaiki rantai pasokan, Menghasilkan pelayanan dan produk yang lebih baik, Memahami pasar, Belajar untuk memperbaiki operasi, Mendapatkan dan mempertahankan bakat global. Selanjutnya kami membahas terlebih dahulu mengenai pengertian, keputusan strategi Manajemen Operasi, strategi perusahaan.

Pengertian Strategi Operasi

Pengertian strategi operasi adalah suatu visi fungsi operasi yang menetapkan keseluruhan arah atau daya dorong untuk pengambilan keputusan. Bertambahnya pengenalan mengenai operasi sangat membantu perusahaan dalam mencapai suautu posisi kompetitif di pasar. Operasi seharusnya tidak hanya sebagai tempat untuk menghasilkan barang dan jasa perusahaan, tetapi juga harus memberikan kekuatan kompetitif pada suatu bisnis.

Pandangan Global Mengenai Operasi

Berbicara mengenai pandangan global operasi, maka disini kami membahas ada enam alasan mengapa operasi bisnis domestik beralih ke operasi bisnis Internasional, faktornya antara lain:

  • Mengurangi biaya (upah, pajak)
  • Memperbaiki rantai pasokan
  • Menghasilkan pelayanan dan produk yang lebih baik
  • Memahami pasar
  • Belajar untuk memperbaiki operasi
  • Mendapatkan dan mempertahankan bakat global
Keputusan Strategi MO

Strategi operasi merupakan salah satu penjabaran dari strategi bisnis atau korporasi sehingga kategori keputusan dapat diambil secara cepat dan konsisten. Dengan demikian strategi operasi akan memberikan arah untuk mengambil keputusan hubungan antara strategi bisnis/korporasi dan strategi operasi. Keputusan dari strategi MO, antara lain:

  1. Perancangan barang dan jasa.
  2. Kualitas.
  3. Perancangan proses dan kapasitas.
  4. Pemilihan Lokasi.
  5. Perancangan Tata Letak.
  6. Sumber Daya manusia dan rancangan pekerjaan.
  7. Manajemen Rantai Pasokan.
  8. Persediaan.
  9. Penjadwalan.
Strategi Perusahaan

Service Strategy adalah strategi yang dilakukan oleh perusahaan jasa dengan penekanan pada proses /pelayanan, meliputi :

  • Standardized Service Strategy: strategi yang dilakukan pada proses yang menyediakan pelayanan dengan jenis variasi pelayanan sedikit dengan pelayanan volume tinggi. Misal: jasa expedisi
  • Assemble to Order Strategy: strategi pelayanan yang meliputi proses keseluruhan dan proses dilakukan untuk menyediakan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Misal: celluler phone, internet access, dll
  • Customized Services Strategy: strategi pelayanan yag didisegn untuk memberikan pelayanan secara individu. Misal: proses pelayanan kesehatan

Manufacturing Strategy adalah strategi yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur, meliputi:

  • Make to Stock Strategy: strategi dengan membuat produk untuk persediaan. Biasanya perusahaan menggunakan pendekatan mass production.
  • Assemble to Order Strategy: strategi dengan merangkai produk sesuai dengan pesanan. Peneananya pada mass cutomizations yaitu memenuhi apa yang diminta oleh konsumen, dan membutuhkan relatif sedikit komponen jika konsumen malukan pemesanan ulang.
  • Make to Order Strategy: strategi yang dilakukan perusahaan dalam membuat produk dengan sedikit volumepelayanan yag didisegn untuk memberikan pelayanan secara individu. Misal: proses pelayanan kesehatan.

Tertarik untuk mempelajari lebih dalam? Untuk materi selengkapnya mengenai Manajemen Operasi, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Strategi Operasi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training