• +62-8123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Belajar Mudah dengan Power Point

Akuntansi Perusahaan Manufaktur

Seperti yang kita ketahui pada pembahasan bagian Pengenalan Akuntansi dan Bisnis bahwa terdapat beberapa jenis perusahaan. Perbedaan jenis perusahaan juga berbeda pula akuntansi yang diterapkan. Hal ini sangat penting untuk dipahami oleh seorang akuntan. Berikut ini Kami tim SDM Indonesia akan memberikan penjelasan mengenai Akuntansi Perusahaan Manufaktur.

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang kegiatan utamanya mengolah bahan mentah (bahan baku) menjadi barang jadi kemudian menjual barang jadi tersebut. Kegiatan ini sering disebut proses produksi.

 

Klasifikasi Persediaan

Klasifikasi persediaan pada perusahaan manufaktur adalah

  1. Bahan Baku
  2. Barang Dalam Proses
  3. Barang Jadi

Harga Pokok Produksi

Harga pokok produksi adalah sering disebut juga dengan biaya produksi yaitu kumpulan dari biaya-biaya yang dikorbankan untuk memperoleh dan mengolah bahan baku sampai menjadi barang jadi.

Kumpulan biaya tersebut terdiri dari:

  1. BBB (Biaya Bahan Baku)
  2. Biaya TKL (Tenaga Kerja Langsung)
  3. BOP (Biaya Overhead Pabrik)

 

Biaya Bahan Baku

Biaya bahan baku adalah harga perolehan (harga pokok) dari materi yang terdapat pada barang jadi. Bahan baku adalah bagian dari barang jadi yang dapat di telusuri keberadaannya. Bahan baku pada sebuah pabrik dapat juga berasal dari barang jadi pabrik yang lain. Contoh : Kayu, pipa besi, spon (perusahaan mebel)

Biaya Tenaga Kerja Langsung

Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang memiliki hubungan dan kinerja langsung saat proses pengolahan barang, baik menggunakan kemampuan fisik atau dengan bantuan mesin. Jadi, biaya tenaga kerja langsung adalah semua kontra prestasi yang diberikan kepada tenaga kerja langsung.

Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik adalah seluruh biaya yang timbul dalam proses pengolahan, yang tidak dapat digolongkan dalam biaya bahan baku atau biaya tenaga kerja langsung. Yang termasuk dalam biaya overhead pabrik antara lain:

  1. Biaya bahan penolong, adalah jenis bahan yang sangat kecil kuantitasnya yang digunakan dalam proses pengolahan, dan tidak bisa ditelusuri keberadaannya pada barang jadi.
  2. Biaya tenaga kerja tidak langsung, misalnya upah pengawas, mekanik, mandor dan bagian reparasi.
  3. Beban penyusutan gedung pabrik, misalnya biaya penyusutan mesin.
  4. Biaya Reparasi dan Pemeliharaan Aktiva Tetap Pabrik
  5. Biaya Listrik dan Air Pabrik
  6. Beban Asuransi Pabrik
  7. Biaya Departemen Pembantu
  8. BOP Lain-lain

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Akuntansi Perusahaan Manufaktur, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Akuntansi Perusahaan Manufaktur

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Penyelesaian Siklus Akuntansi

Dalam siklus akuntansi terdiri dari beberapa proses, dimulai dengan adanya transaksi kemudian dilakukan pencatatan pada jurnal dan selanjutnya dilaporkan pada laporan keuangan. pada tahap penyelesaian ini terdiri dari beberapa proses yang harus dilakukan. Pada kesempatan kali ini Kami tim SDM Indonesia akan memberikan informasi mengenai Penyelesaian Siklus Akuntansi.

Neraca Lajur

Akuntan seringkali menggunakan kertas kerja (worksheet) berupa neraca lajur untuk mengumpulkan dan meringkas data yang mereka butuhkan dalam rangka menyiapkan laporan keuangan. Kertas kerja ini berbentuk multikolom, yang memuat kolom neraca saldo sebelum penyesuaian, kolom penyesuaian, kolom neraca saldo setelah penyesuaian, kolom laba rugi, dan kolom neraca.

Adapun urutan tahapan dalam meyiapkan kertas kerja adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan neraca saldo sebelum penyesuaian (un-adjusted trial balance) kedalam kertas kerja.
  2. Memasukkan data jurnal penyesuaian ke kolom penyesuaian yang ada dalam kertas kerja.
  3. Memasukkan saldo yang telah di sesuaikan kedalam kolom neraca saldo setelah penyesuaian (adjusted trial balance) yang ada dalam kertas kerja.
  4. Memindahkan tiap saldo masing-masing akun yang ada dalam kolom neraca saldo setelah penyesuaian kedalam kolom laporan keuangan.
  5. Untuk masing-masing kolom (baik kolom laba rugi maupun kolom neraca), hitunglah total saldo debet dan total saldo kreditnya dengan cara menjumlahkan seluruh saldo akun dari atas sampai ke bawah sesuai dengan saldo akun yang ada pada masing-masing kolom. Besarnya selisih antara total saldo debet dengan total saldo kredit untuk kolom laba rugi harus sama dengan besarnya selisih antara total saldo debet dengan total saldo kredit untuk kolom neraca, hanya saja posisi untuk masing-masing selisih tersebut akan saling berlawanan antara kolom laba rugi dengan kolom neraca.

 

Jurnal Penutup

Jurnal penutup dilakukan dengan cara:

(1) Mmentransfer akun pendapatan yang memiliki saldo normal kredit ke sebelah debet dan kemudian mengkredit akun ikhtisar laba rugi (income summary);

(2) Mentransfer akun beban yang memiliki saldo normal debit ke sebelah kredit dan kemudian mendebit akun ikhtisar laba rugi;

(3) Mentransfer jumlah laba bersih/rugi bersih ke akun modal, dengan ketentuan bahwa jika laba bersih maka akun modal akan di kredit (debetnya adalah akun ikhtisar laba rugi)  dan sebaliknya juka rugi bersih maka akun modal akan di debet (kreditnya adalah akun ikhtisar laba rugi);

(4) Mentransfer akun prive/ penarikan yang memiliki saldo normal debet ke sebelah kredit dan kemudian mendebet akun modal.

 

Jurnal Balik

Ada 4 hal yang perlu dibuatkan ayat jurnal balik, yaitu:

  1. Beban yang masih harus dibayar/ beban akrual/ hutang akrual.
  2. Pendapatan yang masih harus diterima/ pendapatan akrual/ piutang akrual.
  3. Biaya dibayar di muka yang mula-mula dicatat langsung sebagai beban bukan sebagai aset/ prepaid.
  4. Pendapatan diterima dimuka yang mula-mula dicatat langsung sebagai pendapatan bukan sebagai hutang.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Penyelesaian Siklus Akuntansi, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Penyelesaian Siklus Akuntansi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Kepemimpinan

Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan proses mempengaruhi orang baik individu maupun masyarakat. Dalam hal ini, dengan sengaja mempengaruhi dari orang ke orang lain dalam susunan aktivitasnya dan hubungan dalam kelompok atau organisasi. Dalam memahami sebuah kepemimpinan yang baik,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan, serta tindakan yang dilakukan dari kepemimpinan.

Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukannya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran.

Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas. Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan masih banyak lainnya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

Tiap oraganisasi yang memerlukan kerjasama antar sumberdaya manusia lainnya dan menyadari bahwa masalah manusia yang utama adalah masalah kepemimpinan. Kita melihat perkembangan dari kepemimpinan pra ilmiah kepada kepemimpinan yang ilmiah. Dalam tingkatan ilmiah kepemimpinan itu disandarkan kepada pengalaman intuisi, dan kecakapan praktis. Kepemimpinan itu dipandang sebagai pembawaan seseorang sebagai anugerah Tuhan. Karena itu dicarilah orang yang mempunyai sifat-sifat istimewa yang dipandang sebagai syarat suksesnya seorang pemimpin. Dalam tingkatan ilmiah kepemimpinan dipandang sebagai suatu fungsi, bukan sebagai kedudukan atau pembawaan pribadi seseorang. Maka diadakanlah suatu analisa tentan gunsur-unsur dan fungsi yang dapat menjelaskan kepada kita, syarat-syarat apa yang diperlukan agar pemimpin dapat bekerja secara efektif dalam situasi yang berbeda-beda. Cara bekerja dan sikap seorang pemimpin yang dipelajari. Konsepsi baru tentang kepemimpinan melahirkan peranan baru yang harus dimainkan oleh seorang pemimpin. Titik berat beralihkan dari pemimpin sebagai orang yang membuat rencana, berfikir dan mengambil tanggung jawab untuk kelompok serta memberikan arah kepada orang-orang lain. Kepada anggapan, bahwa pemimpin itu pada tingkatan pertama adalah pelatih dan koordinator bagi kelompoknya. Fungsi yang utama adalah membantu kelompok untuk belajar memutuskan dan bekerja secara lebih efisien dalam peranannya sebagai pelatih seorang pemimpin dapat memberikan bantuan-bantuan yang khas. Yaitu :

  • Pemimpin membantu akan terciptanya suatu iklim sosial yang baik.
  • Pemimpin membantu kelompok dalam menetapkan prosedur-prosedur kerja.
  • Pemimpim membantu kelompok untuk mengorganisasi diri.
  • Pemimpin bertanggung jawab dalam mengambil keputusan sama dengan kelompok.
  • Pemimpin memberi kesempatan kepada kelompok untuk belajar dari pengalaman.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Kewirausahaan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Kepemimpinan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Strategi Lokasi

Lokasi menentukan prestasi, merupakan ungkapan yang cukup tepat untuk segala jenis kegiatan, demikian pula untuk kegiatan bisnis di sektor barang maupun jasa.

Salah satu keputusan yang paling penting yang dibuat oleh perusahaan adalah dimana mereka akan menempatkan kegiatan operasional mereka, maka keputusan yang harus diambil selanjutnya oleh manajer operasional adalah strategi lokasi. Lokasi yang strategis adalah wilayah penempatan operasi produksi sebuah perusahaan yang dapat memberikan keuntungan maksimal terhadap perusahaan tersebut, karena tujuan strategi lokasi adalah untuk memaksimalkan keuntungan lokasi bagi perusahaan. Secara lebih lengkapnya mari kita ulas pengertian, faktor-faktor dari strategi lokasi.

Pengertian Strategi Lokasi

Keputusan yang paling penting yang perlu dibuat oleh perusahaan adalah dimana mereka harus menempatkan operasi mereka. Aspek Internasional keputusan ini adalah sebuah indikasi bahwa keputusan lokasi bersifat global. Lokasi sangat mempengaruhi biaya, baik biaya tetap maupun biaya variabel. Lokasi sangat mempengaruhi risiko dan keuntungan perusahaan secara keseluruhan.

Faktor-faktor Pertimbangan Lokasi

Salah satu keputusan yang paling penting yang dibuat oleh perusahaan adalah dimana mereka akan menempatkan kegiatan operasional mereka, maka keputusan yang harus diambil selanjutnya oleh manajer operasional adalah strategi lokasi.

Sejumlah perusahaan di dunia melakukannya mengingat lokasi untuk operasional sangat mempengaruhi biaya, baik biaya tetap maupun biaya variable. Lokasi sangat mempengaruhi resiko dan keuntungan perusahaan secara keseluruhan. Tiga kemungkinan dalam pemilihan lokasi:

  • Tidak pindah, hanya meluaskan faksilitas yang sudah ada
  • Tidak pindah, tapi melakukan ekpansi di tempat lain
  • Menutup fasilitas sekarang dan pindah ke tempat lain
Keputusan Lokasi untuk Perusahaan  yang Beroperasi Secara Global

Adapun berbagai faktor tersebut diantaranya adalah:

  1. Keputusan Pemilihan Lokasi Negara

Adapun faktor yang dipertimbangkan :

  1. Resiko politik yang dihadapi, peraturan yang ada, sikap pemerintah, serta insentif pemerintah.
  2. Permasalahan budaya dan ekonomi , termasuk budaya korupsi
  3. Lokasi pasar karena produk yang telah dibuat harus dapat diserap oleh pasar agar keberlangsungan perusahaan dapat terjamin.
  4. Ketersediaan tenaga kerja, upah buruh, produktifitas, karena unsur tenaga kerja adalah sangat penting bagi perusahaan.
  5. Ketersediaan pasokan, komunikasi dan energi, hal ini disebabkan ketergantungan perusahaan pada hal-hal tersebut karena tanpa bahan baku, komunikasi maupun energi maka perusahaan tidak dapat beroperasi.
  6. Resiko nilai tukar mata uang, karena mata uang dari suatu Negara yang sangat fuktuatif akan berdampak sangat signifikan bagi kegiatan bisnis.
  7. Keputusan Pemilihan Lokasi Daerah (Region)

Faktor yang dipertimbangkan diantaranya:

  1. Keinginan perusahaan
  2. Segi-segi yang menarik dari wilayah tersebut (budaya, pajak, iklim)
  3. Ketersediaan tanaga kerja, upah serta sikap terhadap serikat kerja
  4. Biaya dan ketersediaan pelayanan umum.
  5. Peraturan mengenai lingkungan hidup.
  6. Insentif dari pemerintah.
  7. Kedekatan dengan bahan baku dan konsumen.
  8. Biaya tanah dan pendirian bangunan.
  9. Keputusan Lokasi untuk memilih tempat (site)

Faktor yang dipertimbangkannya:

  1. Ukuran dan biaya lokasi
  2. Sistem transportasi udara, kereta, jalan bebas maupun jalur laut.
  3. Pembatasan daerah.
  4. Kedekatan dengan jasa / pasokan yang dibutuhkan.
  5. Permasalahan dampak lingkungan.

 

Bagaimana penjelasan selanjutnya? Silahkan unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Strategi Lokasi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Etika Bisnis

Masalah etika bisnis atau etika usaha akhir-akhir ini semakin banyak dibicarakan bukan hanya di tanah air kita, tetapi juga di negara-negara lain termasuk di negara-negara maju. Perhatian mengenai masalah ini tidak terlepas dari semakin berkembangnya dunia usaha kita sebagai hasil pembangunan selama ini. Peran dunia usaha dalam perekonomian begitu cepatnya, sehingga dalam hal investasi. Kegiatan bisnis yang makin membaik di dalam maupun di luar negeri, telah menimbulkan tantangan baru, yaitu adanya tuntutan praktek bisnis yang baik, yang etis, yang juga menjadi tuntutan kehidupan bisnis di banyak negara di dunia. Transparansi yang dituntut oleh ekonomi global menuntut pula praktik bisnis yang etis. Dalam ekonomi pasar global, kita hanya bisa survive kalau mampu bersaing.  Agar kita lebih memahami mengenai etika bisnis ini,  maka ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, tujuan  serta peran dari etika bisnis.

Etika Bisnis

Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis. Pengertian dan prinsip etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam sistem dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada di dalam organisasi.

Etika

Beberapa pengertian tentang etika adalah sebagai berikut:

  • Etika adalah perbuatan standar yang memimpin individu dalam membuat keputusan
  • Etika adalah suatu studi mengenai yang benar dan yang salah serta pilihan moral yang dilakukan seseorang
  • Keputusan etis adalah suatu hal yang benar mengenai perilaku standar

Etika bisnis adalah keseluruhan dari aturan-aturan etika, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis yang mengatur hak-hak dan kewajiban produsen dan konsumen serta etika yang harus dipraktekkan dalam bisnis.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Etika Bisnis, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Etika Bisnis

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

 

Memahami Informasi Keuangan dan Akuntansi

Perusahaan dikatakan maju dan bertumbuh dengan baik ketika bisa menyajikan informasi keuangan yang rapi, valid, akurat, serta mudah dipahami. Dimana penyajian informasi tersebut dapat diperoleh melalui proses akuntansi yang benar. Salah satunya yaitu:

Akuntansi

Adalah pencatatan, pengklasifikasian, peringkasan, dan penginterpretasian kejadian dan transaksi keuangan yang mempengaruhi suatu organisasi. Metode yang digunakan untuk mencatat dan meringkas data akuntansi ke dalam laporan disebut sistem akuntansi. Profesi akuntansi mencakup lima bidang utama yaitu akuntansi manajerial, akuntansi keuangan, auditing, akuntansi pajak, akuntansi pemerintah dan nirlaba.

Akuntansi manajerial

Menyediakan informasi dan analisis bagi manajer di dalam perusahaan untuk membantu dan membuat keputusan.

Certified Management Accountant (CMA)

Adalah seorang akuntan yang telah menempuh persyaratan edukasi dan pengalaman tertentu, lulus ujian kualifikasi di bidang tersebut, dan telah disertifikasi oleh institute of Certified Management Accountants.

Akuntansi keuangan

Menyediakan informasi dan analisis bagi pengguna data eksternal, seperti kreditur dan pemberi pinjaman. Laporan tahunan adalah suatu laporan setiap tahun mengenai kondisi keuangan, kinerja, dan harapan-harapan organisasi.

Akuntan swasta

Adalah seorang akuntan yang bekerja untuk satu perusahaan, agen pemerintah, atau oraganisasi nirlaba tertentu.

Akuntan publik

Adalah seorang akuntan yang menyediakan jasa akuntansi kepada individu atau bisnis atas dasar komisi. Certified Public Accountant (CPA) adalah soerang akuntan yang talah lulus serangkaian ujian yang diselenggarakan oleh American Institute of Certified Public Accountants.

Auditing

Adalah tugas meninjau ulang dan mengevaluasi catatan yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan suatu perusahaan. Certified Internal Auditor (CIA)adalah seorang akuntan yang memiliki gelar sarjana dan dua tahun pengalaman di auditing internal, dan yang telah lulus suatu ujian yang diselenggarakan oleh Institute of Internal Auditors.

Audit Independen

Adalah suatu evaluasi dan opini yang netral mengenai keakuratan laporan keuangan perusahaan.

Akuntan pajak

Adalah seorang akuntan yang diberikan pelatihan mengenai hukum pajak dan bertanggung jawab untuk mempersiapkan SPT Pajak atau mengembangkan strategi pajak.

Akuntansi Pemerintahan dan Nirlaba

Adalah sistem akuntansi bagi organisasi yang tidak berorientasi laba tetapi melayani ratepayers, pembayar pajak, dan lainnya sesuai dengan anggaran dasar yang disetujui.

 

Bagaimana untuk materi selengkapnya? Silahkan di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Memahami Informasi Keuangan dan Akuntansi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Manajemen Kualitas

Pada tahun-tahun sekarang sangat sangat penting meningkatkan kualitas dari sebuah produk yang di hasilkan. Tekanan ini banyak datang dari perusahaan -perusahaan besar internasional seperti perusahaan mobil dan computer. Persaingan antar perusahaan tersebut lebih memaksa mereka untuk lebih lagi meningkatkan kualitas produk yang di hasilkan, agar mendapat kepercayaan dari pasar. Untuk memahami materi manajemen kualitas lebih lanjut, mari kita ulas mengenai pengertian, fakor-faktor, macam-macam dari manajemen kualitas.

Manajemen Kualitas 

Kualitas adalah kemampuan suatu produk dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Beberapa sudut pandang kualitas :

  • Pengguna merupakan kualitas bergantung pada pemirsa
  • Manufaktur merupakan pemenuhan standar dan membuat produk secara benar
  • Produk  merupakan variabel yang tepat dan dapat dihitung

Faktor-faktor yang menentukan kualitas :

  • Bahan baku dan bahan lainnya
  • Manusia yang mengerjakan
  • Persaingan di Pasar
  • Tujuan organisasi
Macam-macam kualitas :
  • Design/Physical Quality à mencakup penampilan fisik
  • Performance/sensory Quality à mencakup penampilan non fisik
  • Conformance/ Time Orientation Quality à seberapa lama konsumen dapat memanfaatkan produk
Pengertian TQM

Total Quality Management didefinisikan sebagai konsep perbaikan yang dilakukan secara terus menerus, yang melibatkan semua karyawan di setiap level organisasi, untuk mencapai kualitas yang ‘exellent’ dalam semua aspek organisasi melalui proses manajemen (Dipietro,1993;Greg et al,1994).

Manajemen organisasi keseluruhan yang menjadikannya unggul dalam segala aspek produk yang penting bagi pelanggan. Dua hal dalam TQM adalah Perbaikan yang terus menerus dan Pemberdayaan karyawan. Dalam perbaikan terus menerus, setiap proses penyelesaian masalah/ problem solving, dilakukan PDCA (Plan, Do, Chek dan Act). Pemberdayaan karyawan, dilakukan dengan meluaskan pekerjaan sehingga tanggung jawab dan kewenangan dipndahkan ketingkat terendah dalam organisasi.

TQM atau Total Quality Management (manajemen kualitas total) adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat.

Alat-alat Total Quality Management
  1. Lembar Pengecekan
  2. Diagram sebar
  3. Digram sebab akibat/ diagram Ishikawa/ diagram tulang ikan
  4. Diagram Pareto
  5. Diagram alir
  6. Histogram
  7. Statistical Quality control
  8. Inspeksi

 

Bagaimana penjelasan selanjutnya mengenai Manajemen Kualitas?? Silahkan download ppt pada link di bawah ini:

PPT Manajemen Kualitas

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa (Bagian 2)

Mengembangkan Penawaran Produk Total

Pengembangan produk total artinya segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ia akan membeli suatu barang. Hal ini disebut juga dengan paket nilai (value package). Konsumen yang berbeda mungkin juga menginginkan penawaran produk total yang berbeda pula. Jadi sebuah perusahaan dapat membuat berbagai jenis penawaran.

Pentingnya Kemasan
  1. Melindungi produk di dalamnya, mampu bertahan saat dipindahkan dan tidak mudah rusak
  2. Menarik perhatian pembeli
  3. Menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai isi
  4. Menjelaskan manfaat dari produk dalam kemasan
  5. Menyediakan informasi mengenai jaminan
  6. Memberi indikasi harga
Merek Dan Ekuitas Merek

Merek atau brand adalah sebuah nama, simbol, atau desain (atau kombinasi hal-hal tersebut) yang mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakannya dari barang dan jasa pesaing.

Merek dagang adalah sebuah merek yang telah diberi perlindungan hukum eksklusif, baik untuk nama mereknya maupun untuk rancangan gambarnya. Merek dagang perlu dilingungi dari perusahaan-perusahaan lain yang mungkin ingin mengambil keuntungan dari reputasi dan citra pemegang merek dagang.

Kategori Merek Dagang
  1. Nama merek produsen: nama merek dari produsen-produsen yang mendistribusikan produknya secara nasional.
  2. Merek diler atau label privat: produk-produk yang tidak menyandang nama produsen, tetapi membawa nama distributor atau peritel.
  3. Barang generik: produk-produk tanpa merek yang biasanya dijual dengan diskon besar dibandingkan merek nasional atau privat.
  4. Merek palsu: tiruan ilegal dari barang-barang merek nasional.
Tujuan Penentuan Harga

Tujuan-tujuan penentuan harga yang paling umum adalah:

  • Mencapai sasaran pengembalian atas investasi
  • Membangun arus lalu lintas produk
  • Mendapatkan pangsa pasar lebih besar
  • Menciptakan suatu citra
  • Mencapai tujuan-tujuan sosial

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa (Bagian 2)

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training