• +62-8123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Daily Archive May 3, 2020

Gaya Kepemimpinan yang Efektif

Apa yang membuat Kepemimpinan menjadi Efektif?

“Mengenal Gaya Kepemimpinan yang Efektif”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Organisasi akan berjalan kurang efektif bila tanpa didukung kepemimpinan yang efektif. Studi tentang kepemimpinan sudah dilakukan cukup lama, dan sampai detik ini, para manajer terus berusaha menggali dan belajar tentang cara-cara memimpin organisasi yang efektif dan efisien.

_________________________

Power Point (PDF):

Kepemimpinan yang Efektif

Follow IG: SDM Unggul Indonesia Maju

_________________________

Berikut beberapa pengertian tentang kepemimpinan:

  • Kepemimpinan adalah suatu proses yang memberi arti (penuh arti kepemimpinan) pada kerjasama dan dihasilkan dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan (Jacobs & Jacques, 1990, 281).
  • Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas kelompok yang diatur untuk mencapai tujuan bersama (Rauch & Behling, 1984, 46).
  • Kepemimpinan adalah sikap pribadi, yang memimpin pelaksanaan aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. (Shared Goal, Hemhiel & Coons, 1957, 7).
  • Kepemimpinan adalah kemampuan seni atau tehnik untuk membuat sebuah kelompok atau orang mengikuti dan mentaati segala keinginannya.
  • Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannebaum, Weschler and Nassarik, 1961, 24).

Kepemimpinan Yang Efektif

Seorang pemimpin yang efektif adalah yang tidak hanya bekerja sendiri tanpa melibatkan siapapun. Melainkan mampu memanfaatkan berbagai potensi yang mengelilinginya.

Explore: Training & Development

Kepemimpinan efektif bukan sekedar pusat kedudukan atau kekuatan akan tetapi merupakan interaksi aktif antar komponen yang efektif. 

Karakteristik kepemimpinan yang efektif menurut Keith Davis yaitu :

  1. Intelegensi yang tinggi (Intellegence)
  2. Kematangan jiwa social (Social Maturity)
  3. Motivasi terhadap diri dan hasil (Inner motivation and achievement drives)
  4. Menjalin hubungan kerja manusiawi (Human relation attitudes)
Prinsip – Prinsip Kepemimpinan Efektif
  • Seorang yang belajar seumur hidup, Tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga diluar sekolah. Contohnya, belajar melalui membaca, menulis, observasi, mendengar. dan belajar dari pengalaman.
  • Berorientasi pada pelayanan, Seorang pemimpin tidak dilayani tetapi melayani, sebab prinsip pemimpin dengan prinsip melayani berdasarkan karir sebagai tujuan utama.
  • Membawa energi yang positif, dibutuhkan energi positif untuk membangun hubungan baik. Seorang pemimpin harus dapat dan mau bekerja untuk jangka waktu yang lama dan kondisi tidak ditentukan.
Tipe Atau Gaya Kepemimpinan

Menurut Ralph white dan Ronald Lippet; ada tiga tipe gaya kepemimpinan antara lain :

Kepemimpinan otoriter
  • Penentuan kebijaksanaan oleh pimpinan sendiri
  • Cara dan kegiatan yang dilakukan berada ditangan pemimpin
  • Stategi, penentuan posisi, pembagian tugas ditentukan pimpinan
Kepemimpinan Demokratis
  • Kebijaksanaan ditentukan bersama secarah musyawarah, pimpinan sebagai fasilitator
  • Pemimpin hanya melakukan sumbang saran mengenai cara kerja dan kegitan yang dilakukan dalam rangka mencapai tujuan
  • Cara kerja, penentuan posisi dan pembagian tugas diserahkan kepada kelompok
Kepemimpinan Liberal
  • Kebebasan penuh pada pengambilan keputusan, pimpinan memiliki peran yang sangat minim
  • Pimpinan hanya memberi informasi bila diminta dan tidak terlibat dalam penentuan cara kerja dan kegiatan yang dilakukan.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan download ppt pada file diatas

Baca juga: Pengelolaan, Kepemimpinan, dan Pemberdayaan

Demikian uraian singkat tentang Apa yang membuat Gaya Kepemimpinan menjadi Efektif? Semoga bermanfaat, dan salam hormat.

__________________________

SDMIndonesia.com

Konsultasi /Pelatihan Kerja / In-house Training / pelatihan kepemimpinan / training leadership / training center/ pelatihan kerja / leadership / outbound training / pelatihan / training


Untuk Pelatihan/ In-House Training:
“How to be a Great Leader”
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

Kerjasama Tim & Sinergi Mencapai Target

Rahasia dibalik keberhasilan sebuah Tim Kerja

“Kerjasama Tim & Sinergi Mencapai Target”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Kerjasama tim merupakan bentuk kerja kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta berkomitmen untuk mencapai  misi yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien.

___________________________

Power Point (PDF):

PPT Kerjasama Tim

Follow IG: SDM Unggul Indonesia Maju

___________________________

Yang dimaksud “saling melengkapi” disini adalah apabila ada anggota yang kurang ahli dalam menyelesaikan tugas A, tapi tugas tersebut bisa dikerjakan oleh anggota lainnya. 

Harus disadari bahwa kerjasama tim merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi yang tidak mementingkan diri sendiri, saling mengerti dan mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama.

Langkah langkah Membangun Kerjasama Tim

Membangunkan kerja sama dalam tim yang solid dan efektif kadang merupakan tantangan, akan tetapi hal tersebut bisa diwujudkan dengan beberapa langkah dibawah ini :

  • Membangun kepercayaan dan saling menghormati: Dengan kuatnya saling rasa percaya dan saling menghormati maka akan mempermudah bekerja sama dengan sesama dan pemimpin dapat mendelegasikan tugas-tugas yang dapat dikerjakan oleh anggota timnya dengan baik.
  • Menyelaraskan harapan: Setiap orang mempunyai semangat pencapaian karir yang berbeda, maka akan lebih baik menyelaraskan harapan dalam tim dan juga berusaha secara bersama-sama  memenuhinya.
  • Pemimpin menciptakan komunikasi yang terbuka, jujur dan saling menghormati: Setiap anggota tim berhak untuk mengekspresikan dirinya dalam bentuk pemikiran, opini, bahkan hingga solusi yang menjawab permasalahan yang ditemui kelompok.
  • Menanamkan sikap saling memiliki dalam kelompok: Sikap saling memiliki akan semakin mendalam saat anggota tim menghabiskan waktu bersama mencapai tujuan. Selain itu, pemimpin tim sebaiknya mengikut sertakan anggota tim dalam proses pengambilan keputusan sebagai realisasi dari kerja sama tim.
  • Menerima perbedaan pendapat: Dengan memasang kacamata positif dalam memandang suatu fenomena dalam berinteraksi dengan sejumlah orang, hal ini berarti bahwa ada sudut pandang lain yang bisa dianggap sebagai kesempatan yang bisa ditelusuri dan digunakan untuk kepentingan perusahaan/organisasi.
  • Evaluasi kinerja tim dan umpan balik : Hal ini perlu untuk mengukur pencapaian kinerja tim. Apabila terdapat hal yang tidak sesuai harapan, disinilah saatnya untuk memperbaiki kinerja tim selanjutnya. Disamping itu, setelah melihat kinerja tim, pemimpin bisa memberikan reward dan insentif yang tujuannya agar seluruh anggota tim termotivasi untuk melakukan kinerja yang lebih baik.

Nah, sekarang apa saja sih hambatan kerjasama tim, cara mengembangkan hubungan dalam tim, dan cara mengatasi perbedaan? Untuk menjawabnya, anda bisa download ppt pada link diatas.

Baca juga: Kepemimpinan yang Efektif

Demikian uraian singkat tentang Kerjasama Tim & Sinergi Mencapai Target. Semoga bermanfaat, dan salam hormat.

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

________________________

SDMIndonesia.com

Explore: Training & Development

Dapatkan Informasi terkait: Pelatihan Kerja / Training Center / Manajemen / Startegi / Bisnis / Manajemen sumber daya manusia / Pemasaran / Operasional / TQM / Keuangan / Prosedur / Mutu / Pelatihan / In House Training