• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Tag Archive Etika Bisnis

Pelatihan SDM

Pentingnya Etika bagi Kehidupan Bermasyarakat

Konsep Dasar Etika

Pengertian Etika

Istilah “etika” berasal dan bahasa Yunani kuno. Kata Yunani ethos dalam bentuk tunggal mempunyai arti kebiasaan-kebiasaan tingkah laku manusia; adat, ahlak, watak, perasaan; sikap; dan cara berfikir. Dalam bentuk jamak ta etha mempunyai adat kebiasaan. Menurut filsuf Yunani Aristoteles, istilah etika sudah dipakai untuk menunjukkan filsafat/moral. Sehingga berdasarkan asal usul kata, maka etika berarti: ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan.

Etika merupakan cabang filsafat yang  membahas tentang nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia, baik secara pribadi maupun kelompok.

Faktor-faktor yang melandasi etika

  1. Religius, Agama mempunyai hubungan erat dengan moral, agama merupakan motivasi terkuat perilaku moral atau etik, agama merupakan salah satu sumber nilai dan norma etis yang paling penting, setiap agama mengandung ajaran moral yang menjadi pegangan bagi perilaku para anggotanya.
  2. Nilai-nilai atau value : sesuatu yang berguna dan sangat memberi makna bagi seseorang atau kelompok orang.
  3. Norma : aturan atau kaidah perilaku &tindakan manusia yang memberikan pedoman tentang bagaimana bertindak/berperilaku yang baik atau benar dan tepat.
  4. Sosial budaya, dibangun oleh konstruksi sosial dan dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.
  5. Kebijakan atau policy maker, siapa stakeholders nya dan / bagaimana kebijakan yang dibuat sangat berpengaruh atau mewarnai etika maupun kode etik.

Terdapat tiga pembagian etika

  • Etika deskriptif, Etika deskriptif tidak memberi penilaian tetapi menggambarkan moralitas pada individu-individu tertentu, kebudayaan atau subkultur tertentu dalam kurun waktu tertentu.
  • Etika normatif, Pada etika normatif terjadi penilaian tentang perilaku manusia. Penilaian ini terbentuk atas dasar norma. Etika normatif bersifat preskriptif (memerintahkan), tidak melukiskan melainkan menentukan benar atau tidaknya tingkah laku.
  • Metaetika, “Meta” berasal dan bahasa Yunani yang berarti melebihi atau melampaui. Metaetika mempelajari logika khusus dan ucapan-ucapan etis. Pada metaetika mempersoalkan bahasa normatif apakah dapat diturunkan menjadi ucapan kenyataan. Metaetika mengarahkan pada arti khusus dan bahasa etika.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan download ppt pada file di bawah ini :

Klik disini:

PPT Konsep Dasar Etika

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi / Pelatihan / Training / Manajemen Sumber Daya Manusia


Untuk Pelatihan & In-House Training:
Etika & Pengembangan Kepribadian
Kontak Customer Service Anda (Klik disini)

 

Tata Krama pergaulan global

Etiket dalam Bisnis & Pergaulan Global

Etiket dalam Pergaulan

Pengertian

Etiket dalam pergaulan maksudnya adalah aturan sopan santun dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari. Etiket merupakan alat dan sarana manusia dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama. Orang yang menerapkan etiket dalam pergaulan mereka akan terhindar dari perselisihan dan kesalahpahaman.

Yang harus diperhatikan dalam etiket pergaulan baik dengan orang sebaya, dibawah maupun yang diatas kita baik disisi sosial maupun usia adalah prinsip saling menghormati. Dengan etiket yang baik dapat dipastikan bahwa seseorang akan dapat diterima dengan baik dalam pergaulan sehari-hari.

Mengapa manusia harus beretiket baik ? 

  • Manusia harus dituntut untuk saling berhubungan, mengenal dan membantu
  • Agar tingkah laku kita diterima dan disenangi oleh siapa saja yang bergaul dengan kita
  • Tata krama dan tingkah laku sehari-hari merupakan cermin pribadi kita sendiri

Dasar – Dasar Etiket : 

  • Mampu menjaga perasaan orang lain
  • Sopan dan ramah kepada siapa saja
  • Memiliki rasa toleransi
  • Dapat menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi
  • Memberi perhatian kepada orang lain
  • Ingin membantu

Manfaat Etiket dalam Kehidupan :

  • Membuat seseorang disegani, dihormati, disenangi orang lain
  • Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi
  • Dapat memelihara suasana yang baik dilingkungan keluarga, tempat kerja, dan antara teman
  • Mendapat kemudahan dalam hubungan baik dengan orang (better human relation)

Yang harus di perhatikan dalam pergaulan adalah :

  1. Pandai menempatkan diri
  2. Memiliki sikap empati
  3. Dapat membedakan bagaimana sikap kita terhadap orang yang lebih tua, sebaya, dan yang lebih muda. Misalnya :
  • Orang yang lebih tua / yang dituakan harus kita hormati.
  • Orang yang sebaya harus dihargai
  • Orang yang lebih muda harus disayangi.

Dalam beretiket, kita dapat menerapkan kapan saja dan dimana:

  1. Di Sekolah/Kampus : dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan seluruh personal (Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Administrasi/TU, Pramubakti, Teman, dosen, civitas akademika dll.
  2. Di Masyarakat : dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan anggota masyarakat. Misal di Toko dengan pelayan Toko, di Kantor Pos dengan karyawannya, dan sebagainya; dalam menggunakan fasilitas umum; dalam berkendara, dll.
  3. Di Rumah : dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan anggota keluarga, baik orang tua maupun saudara.
  4. Di kantor : dalam berinteraksi dengan seluruh stakeholder kantor, dalam menggunakan fasilitas kantor, dalam berinteraksi dengan pelanggan/klien, dll.

Untuk mengetahui secara teknis bagaimana cara beretiket di dalam pergaulan seperti : etiket berinteraksi dengan orang yang sudah dikenal dan yang baru, etiket makan, etiket menggunakan fasilitas umum dan kantor, etiket membuang sampah, etiket berlalu lintas, dll. Bisa di download pada link di bawah ini :

PPT Etiket dalam Pergaulan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan/In-House Training & Pendampingan

Pelatihan Kerja & Training Center


Untuk Pelatihan/ In-House Training:
Etiket dalam Bisnis & Pergaulan Global
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

1