• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Persepsi dan Pengambilan Keputusan Individu

Persepsi dan Pengambilan Keputusan Individu

Persepsi

Persepsi adalah suatu proses dengan mana individu-invidu mengorganisasikan & menafsirkan kesan-kesan indera mereka agar memberikan makna bagi lingkungan mereka.

Membuat Penilaian Mengenai Orang Lain
  • Teori Atribusi

-Kekeliruan atribusi mendasar

-Prasangka layanan diri

  • Jalan Pintas

-Persepsi selektif

-Efek hallo

-Efek kontras

-Proyeksi

-Berstereotipe

  • Penerapan khusus dalam organisasi

-Wawancara pekerjaan

-Pengharapan kinerja

-Efek pigmalion

-Evaluasi kinerja

-Upaya karyawan

-Kesetiaan karyawan

 

Teori Hubungan
  • Teori Hubungan: Usaha ketika individu-individu mengamati perilaku untuk menentukan apakah hal ini disebabkan secara internal atau eksternal.
  • Perilaku yang disebabkan secara internal adalah perilaku yang diyakini dipengaruhi oleh kendali pribadi seorang individu, perilaku yang disebabkan secara eksternal dianggap sebagai akibat dari sebab-sebab luar; yaitu individu dianggap telah dipaksa perilaku demikian oleh situasi.
  • Kesalahan hubungan yang fundamental: Kecenderungan untuk merendahkan pengaruh faktor-faktor eksternal dan meninggikan pengaruh faktor-faktor internal ketika membuat penilaian tentang perilaku orang lain.
  • Bias Pemikiran Diri Sendiri: Kecenderungan bagi para individu untuk menghubungkan keberhasilan mereka sendiri dengan faktor-faktor internal, sementara menyalahkan faktor-faktor eksternal untuk kegagalan.
Jalan Pintas Yang Sering digunakan Dalam  Menilai Individu Lain
  • Persepsi Selektif: Menginterpretasikan secara selektif apa yang dilihat seseorang berdasarkan minat, latar belakang, pengalaman, dan sikap seseorang.
  • Efek Halo: Membuat sebuah gambaran umum tentang seorang individu berdasarkan sebuah karakteristik.
  • Efek-efek kontras: Evaluasi tentang karakteristik-karakteristik seseorang yang dipengaruhi oleh perbandingan-perbandingan dengan orang lain yang baru ditemui, yang mendapat nilai lebih tinggi atau lebih rendah untuk karakteristik-karakteristik yang sama.
  • Proyeksi: Menghubungkan karakateristik-karakteristik diri sendiri dengan individu lain.
  • Pembentukaan Stereotip: menilai seseorang berdasarkan persepsi tentang kelompok di mana ia tergabung.
Berbagai Aplikasi Khusus dari Jalan Pintas
  • Wawancara Pekerjaan
  • Harapan Kinerja: Ada banyak bukti menunjukkan bvahwa individu akan berusaha untuk mengesahkan persepsi mereka tentang kenyataan, bahkan ketika persepsi-persepsi tersebut salah.
  • Ramalan yang Terealisasi Sendiri: Situasi dimana seseoran menilai yang kedua secara tidak akurat dan harapan yang dihasilkan membuat orang kedua tersebut berperilaku dalam cara-cara yang konsisten dengan persepsi semula.
  • Pembentukkan Profil: Pembentukkan stereotip dimana satu kelompok individu dipilih biasanya berdasarkan ras atau etnis untuk penyelidikan intensif, inspeksi ketat atau investigasi.
  • Evaluasi Kinerja: Penilaian kinerja sangat bergantung pada proses penginterpretasian. Masa depan seorang karyawan berhubungan erat dengan penilaian – promosi, kenaikan bayaran dan kelanjutan pekerjaan meruapakan beberapa hasil yang paling nyata.

Bagaimana ulasan selanjutnya?  Silahkan di unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Persepsi dan Pengambilan Keputusan Individu

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

hasan100

Leave a Reply