• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Perilaku Kelompok

Perilaku Kelompok

Pengertian Kelompok
  • Robbins & Judge,1 (2008:356) kelompok didefinisikan sebagai dua atau lebih individu yang  berinteraksi, dan saling bergantung untuk mencapai tujuan-tujuan
  • Luthans (2006:514) definisi komprehensif menyatakan bahwa jika ada sebuah kelompok  di dalam organisasi maka anggotanya:
    1. Termotivasi untuk bergabung
    2. Merasa bahwa kelompok adalah tempat untuk saling berinteraksi dan sebuah kesatuan unit
    3. Memiliki berbagai kontribusi dalam proses organisasi (yaitu, beberapa orang memiliki kontribusi dalam hal waktu atau energi lebih dari yang lainnya)
    4. Memiliki berbagai pendapat yang disetujui maupun tidak disetujui melalui berbagai bentuk interaksi
Syarat-syarat Terbentuknya Kelompok
  • Setiap anggota termotivasi untuk bergabung karena sadar bahwa dia merupakan bagian dari kelompok yang bersangkutan
  • Ada hubungan timbal balik (interaksi) antara anggota yang satu dengan anggota yang lain.
  • Ada faktor yang dimiliki bersama sebagai pengikat, seperti: tugas, atasan, nasib, hobi dan sebagainya sehingga hubungan antar mereka menjadi erat
  • Berstruktur dan berproses
Motivasi Bergabung Dalam Kelompok
  • Teori Kedekatan. Individu berafiliasi satu sama lain karena kedekatan jarak geogragafis.
  • Teori formasi kelompok. Teori ini terdiri dari tiga elemen yaitu: aktivitas, interaksi, dan perasaan.
    • Semakin banyak aktivitas bersama, semakin tinggi interaksi dan semakin kuat perasaan seseorang (disukai atau tidak disukai)
    • Semakin tinggi interaksi, semakin banyak aktivitas bersama, dan semakin kuat perasaannya,
    • Semakin kuat perasaan seseorang thd orang lain, semakin banyak aktivitas dan interaksi bersama.
  • Teori keseimbangan. Orang saling tertarik karena mereka memiliki sikap  yg sama terhadap obyek relevan dan tujuan.
    • Individu X akan berkelompok dengan individu Y karena persamaan sikap dan nilai (agama, poltik, gaya hidup, pekerjaan)
    • Ketika hubungan terbentuk mereka berjuang mempertahankan keseimbangan antara atraksi dan kesamaan sikap.
    • Jika terjadi ketidakseimbangan, dilakukan usaha untuk memper-baikinya. Jika tidak dapat diperbaiki, hubungan akan berakhir.
    • Kedekatan dan interaksi ikut berperan dalam teori keseimbangan
Kelompok Formal Dan Kelompok  Informal

Kelompok Formal, kelompok yang diciptakan oleh keputusan manajerial untuk mencapai tujuan organisasi.

  • Kelompok Komando, kelompok yang tersusun atas seorang manajer dan bawahan-bawahan langsungnya.
  • Kelompok Tugas, kelompok yang bekerjasama untuk menyelesaikan tugas tertentu, yang dapat melintasi hubungan komando.

Kelompok Informal,  kelompok yang muncul dan berkembang secara alamiah yang bekerja karena kebutuhan sosial.

  • Kelompok Kepentingan, mereka yang bekerja sama untuk mencapai sasaran khusus yang menjadi kepedulian dari setiap anggota kelompok.
  • Kelompok Persahabatan, mereka yang bergabung bersama karena mereka berbagi satu atau lebih karakteristik, misalnya umur, jenis keyakinan politik, hoby, etnik.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Perilaku Kelompok, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Perilaku Kelompok

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

hasan100

Leave a Reply