• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Metode Penilaian Kinerja

Penilaian kinerja

Metode Penilaian Kinerja

Pengertian Penilaian Kinerja

  1. Penilaian kinerja adalah suatu sistem formal dan terstruktur yang mengukur, menilai, dan mempengaruhi sifat-sifat yang berkaitan dengan pekerjaan, perilaku, dan hasil, termasuk tingkat ketidakhadiran. Fokusnya adalah untuk mengetahui seberapa produktif seorang karyawan dan apakah ia bisa berkinerja sama atau lebih efektif pada masa yang akan datang, sehingga karyawan, organisasi, dan masyarakat semuanya memperoleh manfaat. (Schuler & Jackson, 1996:3).
  2. Penilaian kinerja adalah proses yang dilakukan organisasi untuk mengevaluasi hasil kerja para karyawannya. (Werther & Davis 1996).
  3. Penilaian kinerja adalah sistem formal untuk meninjau dan mengevaluasi kinerja para individu atau tim dalam menjalankan tugasnya. (Mondy 2008).
  4. Penilaian kinerja melibatkan evaluasi kinerja yang didasarkan pada penilaian dan pendapat dari para bawahan, rekan kerja, atasan, manajer lainnya, dan bahkan karyawan itu sendiri. (Schuler & Jackson 2006).

Tujuan Penilaian Kinerja

Schuler dan jackson dalam bukunya yang berjudul Manajemen sumber daya manusia edisi keenam, jilid kedua pada tahun 1996 menjelaskan bahwa sebuah studi yang dilakukan akhir-akhir ini mengidentifikasi ada dua puluh macam tujuan informasi kinerja yang berbeda-beda, yang dapat dikelompokkan dalam empat macam kategori, yaitu:

  • Evaluasi yang menekankan perbandingan antar-orang.
  • Pengembangan yang menekankan perubahan-perubahan dalam diri seseorang dengan berjalannya waktu.
  • Pemeliharaan sistem.
  • Dokumentasi keputusan-keputusan sumber daya manusia bila terjadi peningkatan.

Manfaat penilaian kerja

Manfaat bagi karyawan yang dinilai
Bagi karyawan yang dinilai, keuntungan pelaksanaan penilaian kinerja adalah (Rivai&Basri,2004 :58), antara lain:

  1. Meningkatkan motivasi.
  2. Meningkatkan kepuasan hidup.
  3. Adanya kejelasan standard hasil yang diterapkan mereka.
  4. Umpan balik dari kinerja lalu yang kurang akurat dan konstruktif.
  5. Pengetahuan tentang kekuatan dan kelemahan menjadi lebih besar.

Manfaat bagi penilai
Bagi penilai, manfaat pelaksanaan penilaian kinerja (Rivai&Basri, 2004 : 60) adalah;

  1. Kesempatan untuk mengukur dan mengidentifikasikan kecenderungan kinerja karyawan untuk perbaikan manajeman selanjutnya.
  2. Kesempatan untuk mengembangkan suatu pandangan umum tentang pekerjaan individu dan departemen yang lengkap.
  3. Memberikan peluang untuk mengembangkan sistem pengawasan baik untuk pekerjaan manajer sendiri, maupun pekerjaan dari bawahannya.
  4. Identifikasi gagasan untuk peningkatan tentang nilai pribadi.
  5. Peningkatan kepuasan kerja.

Manfaat bagi perusahaan
Bagi perusahaan, manfaat penilaian adalah, (Rivai&Basri, 2004 : 62) antara lain:

  1. Perbaikan seluruh simpul unit-unit yang ada dalam perusahaan karena:
    • Komunikasi menjadi lebih efektif mengenai tujuan perusahaan dan nilai budaya perusahaan.;
    • Peningkatan rasa kebersamaan dan loyalitas;
    • Peningkatan kemampuan dan kemauan manajer untuk menggunakan keterampilan dan keahlian memimpinnya untuk memotivasi karyawan dan mengembangkan kemauan dan keterampilan karyawan.
  2. Meningkatkan pandangan secara luas menyangkut tugas yang dilakukan oleh masing-masing karyawan;
  3. Meningkatkan kualitas komunikasi;
  4. Meningkatkan motivasi karyawan secara keseluruhan;
  5. Meningkatkan keharmonisan hubungan dalam pencapaian tujuan perusahaan

Untuk materi selengkapnya tentang penilaian kinerja karyawan, bisa di download ppt di bawah ini :

Klik power point dibawah ini:

PPT Penilaian Kinerja Karyawan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Dapatkan Informasi terkait: Konsultasi / Pelatihan Kerja / Training Center / Manajemen /SDM / Training / Pelatihan / Pelatihan Motivasi / Penilaian Kinerja / Job Evaluation / Performance Appraisal / Oubound Training / Leadership / Komunikasi / MSDM / Indonesia / Penilaian Prestasi / 



hasan100

Leave a Reply