• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Manajemen Persediaan

Manajemen Persediaan

Proses manajemen pasti memerlukan biaya apalagi yang dikelola adalah barang yang memerlukan perhatian khusus. Tujuan utama manajemen persediaan adalah memaksimalkan barang persediaan dengan biaya yang minimal. Dalam memahami materi manajemen persediaan lebih lanjut,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, tujuan, serta pendekatan dari manajemen persediaan.

Pengertian Manajemen Persediaan

Persediaan adalah stok dari elemen-elemen/item-item untuk memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang atau bahan/barang yang disimpan yang akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu misalnya untuk proses produksi atau perakitan, dijual kembali dan untuk suku cadang dari suatu peralatan /mesin (Heizer & Rander).

Tujuan Manajemen Persediaan

Selain itu ada banyak tujuan lain yang bisa kita manfaatkan melalui manajemen persediaan berikut ini beberapa diantaranya:

  1. Memastikan adanya persediaan melalui safety stock
  2. Memberi waktu luang untuk pengelolaan produksi dan pembelian
  3. Mengantisipasi perubahan permintaan dan penawaran.
  4. Menghilangkan atau mengurangi risiko keterlambatan pengiriman bahan
  5. Menyesuaikan dengan jadwal produksi
  6. Menghilangkan atau mengurangi resiko kenaikan harga
  7. Menjaga persediaan bahan yang dihasilkan secara musiman
  8. Mengantisipasi permintaan yang dapat diramalkan.
  9. Mendapatkan keuntungan dari quantity discount
  10. Komitmen terhadap pelanggan.
Pendekatan Manajemen Persediaan

Untuk melakukan manajemen persediaan ada tiga pendekatan yang bisa kita lakukan, diantaranya economic order quantity, periodic reviewdan material requirement planning. Berikut ini penjelasan singkatnya :

Economic Order Quantity (EOQ)

Economic order quantity adalah jumlah pemesanan yang paling ekonomis, yaitu jumlah pembelian barang yang dapat meminimumkan jumlah biaya pemeliharaan barang di gudang dan biaya pemesanan setiap tahun.

 

Periodic Review

Dalam pendekatan ini yang dilakukan adalah pemesanan barang dengan interval waktu sama. Artinya pemesanan barang sudah terjadwal secara rutin sehingga biaya yang disiapkan bisa diperkirakan.

 

Material Requirement Planning (MRP)

Dalam MRP, pembelian barang yang dibutuhkan direncanakan untuk membuat produk yang terdiri dari beberapa komponen, atau dikenal dengan system assembling. Tujuannya adalah untuk menjamin tersedianya material, item, komponen dalam produksi, serta produk jadi. Tujuan kedua adalah untuk menjaga tingkat persediaan seminim mungkin, serta untuk merencanakan aktivitas pengiriman, penjadwalan, dan pembelian material.

 

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Manajemen Persediaan, silahkan download ppt pada link di bawah ini:

PPT Manajemen Persediaan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

hasan100

Leave a Reply