• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Kepribadian dan Nilai

Kepribadian dan Nilai

 Pengertian Kepribadian

Kepribadian adalah keseluruhan cara dimana seseorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain.

Faktor Penentu Kepribadian
  1. Faktor Genetik (Keturunan)

Faktor Keturunan. Keturunan merujuk pada faktor genetis seorang individu, tinggi fisik, bentuk wajah, gender, temperamen, komposisi otot dan refleks, tingkat energi dan irama biologis adalah karakteristik yang pada umumnya dianggap entah sepenuhnya atau secara substansial dipengaruhi oleh siapa orang tua anda, yaitu komposisi biologis, psikologis dan psikologis bawaan mereka.

  1. Faktor Lingkungan

Faktor Lingkungan: Faktor lain yang memiliki pengaruh cukup besar terhadap pembentukkan karakter kita adalah lingkungan dimana kita tumbuh dan dibesarkan; norma dalam keluarga, teman-teman, dan kelompok sosial dan pengaruh-pengaruh lain yang kita alami. Faktor-faktor lingkungan ini memiliki peran dalam membentuk kepribadian kita.

Personality Traits
  • Personality Traits merupakan karakteristik yang sering muncul dan karakteristik yang mendiskripsikan perilaku individu.
  • Semakin sering dan semakin konsisten munculnya suatu karakteristik, maka akan semakin mendiskripsikan karakteristik seseorang.
  • Identifikasi Personality Traits penting, karena dapat membantu dalam pertimbangan proses seleksi karyawan, penempatan, promosi melalui tes kepribadian
Sifat-Sifat Kepribadian

Sifat-sifat kepribadian: Karakteristik yang umumnya melekat dalam diri seorang individu adalah malu, agresif, patuh, malas, ambisius, setia, dan takut. Karakteristik2 tersebut, ketika ditunjukkan dalam berbagai situasi, disebut sifat-sifat kepribadian. Karakteristik yang sering muncul dan mendiskripsikan perilaku seorang individu.

Myers-Brigs Type Indikator (MBTI)

Tes kepribadian yang mengguna empat karakteristik dan mengklasifikasikan individu ke dalam salah satu dari 16 tipe kepribadian. Instrumen penilaian berisi 100 pertanyaan mengenai bagaimana individu akan merasa diberikan dalam tes tersebut, individu diklasifikasikan ke dalam karakteristik ekstraver atau introver (ekstraverted atau introverted– E atau I), sensitif atau intuitif (Sensing atau intuitive – S atua N), pemikir atau perasa (Thinking atau Feeling – T atau F) dan memahami atau menilai (Judging atau perceiving – J atau P).

  • Ekstraver versus Introver– Individu dengan karakteristik ekstraver digambarkan sebagai individu yang ramah, suka bergaul, dan tegas sedangkan individu dengan karakteristik introver digambarkan sebagai individu yang pendiam atau pemalu;
  • Sensitif versus Intuitif – Individu dengan karakteristik sensitif digambarkan sebagai individu yang praktis dan lebih menyukai rutinitas dan urutan. Mereka berfokus pada detail. Sebaliknya individu dengan karakteristik intuitif mengandalkan proses-proses tidak sadar dan melihat “gambaran umum”
  • Pemikir versus Perasa- Individu yang termasuk dalam karakteristik pemikir menggunakan alasan dan logika untuk menangani berbagai masalah, sedangkan individu dengan karakteristik perasa mengandalkan nilai-nilai dan emosi pribadi mereka.
  • Memahami versus Menilai- Individu yang cenderung memiliki karakteristik memahami menginginkan kendali dan lebih suka dunia mereka teratur dan terstruktur, sedangkan individu dengan karakteristik menilai cenderung lebih fleksibel dan spontan

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Kepribadian dan Nilai, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Kepribadian dan Nilai

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

hasan100

Leave a Reply