• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Jurnal Khusus

Jurnal Khusus

Untuk melakukan pencatatan jurnal dapat dilakukan melalui jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal khusus ini akan mempermudah kita karena setiap transaksi dicatat pada jurnal yang berbeda, sehingga ketika kita mencari transaksi tertentu kita langsung mencarinya pada jenis jurnal yang sesuai. Jurnal khusus ini terdiri dari berbagai macam. Berikut ini Kami tim SDM Indonesia akan memberikan penjelasan mengenai Jurnal Khusus.

Pengertian Jurnal Khusus 

Jurnal khusus merupakan ayat jurnal yang disusun untuk mencatat transaksi perusahaan yang meliputi pembelian, penjualan, penerimaan kas dan pengeluaran kas. Transaksi tersebut terjadi secara rutin, sering dan berulang selama satu periode akuntansi sehingga pencatatan transaksi pada perusahaan dagang dilakukan di jurnal khusus. Untuk transaksi yang jarang terjadi tetap dicatat di dalam jurnal umum, misalnya transaksi pengembalian barang dagang (retur).

Manfaat Jurnal Khusus
  1. Memungkinkan pembagian pekerjaan. Jurnal umum mencatat semua transaksi pada satu jurnal sehingga cukup sulit dalam membagi pekerjaan secara baik. Pada jurnal khusus pembagian pekerjaan ini bisa dilakukan dengan baik karena terdapat beberapa jurnal yang sesuai dengan jenis transaksinya. Jadi, bagi perusahaan yang besar dapat menugaskan  satu orang khusus untuk menangani satu jurnal. Hal ini akan mendorong hasil yang baik karena adanya spesialisasi dalam penanganan suatu pekerjaan.
  1. Memudahkan posting ke akun buku besar. Manfaat kedua adalah lebih praktis dan mudahnya melakukan posting ke dalam buku besar.
  1. Memungkinkan pengendalian internal yang lebih baik. Dengan adanya spesialisasi pencatatan, pengendalian internal akan lebih baik dalam menangani satu atau dua jurnal khusus. Dibandingkan dengan satu orang yang menangani lebih dari satu bahkan untuk semua jurnal.
Jenis-Jenis Jurnal Khusus

Setiap perusahaan bisa merancang dan menyediakan jurnal khusus sesuai dengan kebutuhannya, jadi kemungkinannya terdapat perbedaan pada setiap perusahaan dalam menyusun bentuk jurnal khusus kecuali pada perusahaan yang sejenis. Jurnal khusus terdapat beberapa jenis, diantaranya:

  • J. Pembelian adalah jurnal khusus yang fungsinya untuk mencatat transaksi-transaksi pembelian barang dagang ataupun barang lainnya yang sistem pembayarannya dilakukan secara kredit.
  • J. Penjualan adalah jurnal khusus yang fungsinya untuk mencatat transaksi penjualan barang atau secara kredit.
  • J. penerimaan kas adalah buku harian khusus yang fungsinya untuk mencatat semua transaksi penerimaan kas dari hasil penjualan secara tunai baik berupa kas ataupun cek. Buku ini sering juga disebut sebagai buku kas masuk.
  • J. pembayaran kas adalah buku harian khusus yang fungsinya untuk mencatat semua transaksi pembayaran hutang, pembayaran beban dsb secara tunai, baik menggunakan cek ataupun kas. Jurnal ini sering disebut dengan buku kas keluar.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Jurnal Khusus, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Jurnal Khusus

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

hasan100

Leave a Reply