• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Harga Pokok Pesanan

Harga Pokok Pesanan

Metode harga pokok pesanan adalah suatu metode pengumpulan biaya produksi untuk menentukan harga pokok produk pada perusahaan yang menghasilkan produk atas dasar pesanan. Tujuan dari penggunaan metode harga pokok pesanan adalah untuk menentukan harga pokok produk dari setiap pesanan baik harga pokok secara keseluruhan dari tiap-tiap pesanan maupun untuk persatuan. Dalam metode ini biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksi per satuan dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan. Berikut ini Kami tim SDM Indonesia akan memberikan penjelasan mengenai Harga Pokok Pesanan.

Terminologi Biaya
  • Objek biaya (cost object) adalah sesuatu yang menjadi ukuran biaya yang diinginkan
  • Biaya langsung dari objek biaya adalah biaya yang dapat ditelusuri ke objek biaya itu secara mudah.
  • By. tidak langsung dari objek biaya adalah biaya yang tidak dapat dilacak dengan cara yang mudah.
  • Cost pool adalah pengelompokan item biaya tidak langsung perorangan
  • Dasar alokasi biaya (cost allocation base) adalah cara sistematis untuk menghubungkan biaya tidak langsung atau kelompok biaya tidak langsung ke objek biaya

 

Sistem Biaya
  • Dalam sistem harga pokok pesanan (job costing system), objek biaya adalah unit atau beberapa unit dari produk atau layanan yang berbeda yang kita sebut pekerjaan. Setiap pekerjaan umumnya menggunakan jumlah sumber daya yang berbeda.
  • Dalam sistem harga pokok proses (process costing system) objek biaya adalah massa dari unit produk atau jasa yang identik atau serupa. Pada jenis sistem ini, kita membagi total biaya untuk memproduksi produk atau jasa yang identik atau serupa dengan jumlah total unit yang dihasilkan untuk mendapatkan biaya per unit.

 

Pendekatan Biaya
  • Metode Alokasi Biaya Aktual: Biaya tidak langsung berdasarkan tingkat biaya tidak langsung aktual yang sering terjadi pada konsumsi aktivitas aktual.
  • Alokasi Biaya Normal: Biaya tidak langsung berdasarkan tingkat biaya tidak langsung yang dianggarkan pada aktivitas konsumsi aktual.
  • Kedua metode tersebut mengalokasikan biaya langsung ke objek biaya dengan cara yang sama: dengan menggunakan tarif langsung aktual yang aktual dari perkiraan konsumsi aktual.

 

7 Langkah Harga Pokok Pesanan
  1. Identifikasi pekerjaan yang merupakan objek biaya yang dipilih.
  2. Identifikasilah biaya langsung pekerjaan.
  3. Pilih basis alokasi biaya yang akan digunakan untuk mengalokasikan biaya tidak langsung ke pekerjaan.
  4. Identifikasi biaya tidak langsung yang terkait dengan setiap basis alokasi biaya. (Tentukan pool biaya yang sesuai yang diperlukan)
  5. Hitunglah Tarif per Unit dari setiap basis alokasi biaya yang digunakan untuk mengalokasikan biaya tidak langsung ke pekerjaan (biaya normal, jadi gunakan nilai yang dianggarkan)
  6. Hitunglah biaya tidak langsung yang dialokasikan untuk pekerjaan itu
  7. Hitung total biaya pekerjaan dengan menambahkan semua biaya langsung dan tidak langsung.

 

Harga Pokok Pesanan Pada Sektor Jasa
  • Job costing sering dikaitkan dengan sektor manufaktur namun juga sangat berguna dalam organisasi jasa.
  • Di sebuah kantor akuntan, misalnya, manajemen mungkin ingin menentukan biaya untuk setiap audit. Dalam hal ini, setiap audit akan menjadi pekerjaan dan biaya akan ditelusuri atau dialokasikan dengan tepat untuk itu.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Harga Pokok Pesanan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Harga Pokok Pesanan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

hasan100

Leave a Reply