• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Studi Kelayakan Bisnis

Permasalahan Dalam Study Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan bisnis sangat dibutuhkan oleh kalangan  orang banyak, terutama bagi para investor selaku pemrakarsa, bank selaku pemberi  kredit, dan pemerintah yang memberikan  fasilitas tata peraturan hokum dan perundang-undangan, masing-masing pastinya memiliki kepentingan yang berbeda-beda.

Investor berkepentingan  dalam rangka untuk  mengetahui tingkat keuntungan dari investasi, bank berkepentingan untuk mengetahui  tingkat keamanan kredit yang diberikan dan kelancaran pengembaliannya, pemerintah lebih menitik-beratkan  manfaat dari investasi  tersebut secara makro baik bagi  perekonomian, pemerataan kesempatan kerja.

Dalam studi kelayakan bisnis akan melibatkan banyak tim  dari berbagai ahli yang sesuai dengan bidang atau aspek masing-masing seperti ekonomi, pakar hukum, psikolog, akuntan, perekayasa teknologi.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis.

Studi Kelayakan Bisnis

Studi Kelayakan Bisnis merupakan suatu laporan yang membahas atau menilai apakah investasi dalam proyek tertentu dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan, disatu pihak hasil-hasil yang diharapkan dan dilain pihak biaya-biaya yang harus dikeluarkan  untuk proyek yang bersangkutan

Tujuan dari studi kelayakan bisnis adalah untuk mencari jalan keluar agar dapat menimalkan hambatan dan risiko yang mungkin timbul di masa yang akan datang yang penuh dengan ketidakpastian.

Studi kelayakan bisnis juga untuk mengidentifikasi masalah di masa yang akan datang sehingga dapat meminimalkan kemungkinan melencengnya hasil yang ingin dicapai dalam suatu investasi.

Tujuan Studi Kelayakan Bisnis

Ada lima tujuan mengapa sebelum suatu usaha dijalankan perlu dilakukan studi kelayakan:

  1. Menghindari Resiko Keuangan
  2. Memudahkan Perencanaan
  3. Memudahkan Pelaksanaan Pekerjaan
  4. Memudahkan Pengawasan
  5. Memudahkan Pengendalian

 

Bagaimana untuk materi selengkapnya mengenai Permasalahan Studi Kelayakan Bisnis, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Permasalahan dalam Studi Kelayakan Bisnis

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Analisis Aspek Keuangan

Aspek terpenting dalam studi kelayakan bisnis adalah hitung-hitungan keuangan. Berapa seluruh dana yang kita butuhkan baik modal untuk investasi maupun untuk modal kerja. Berapa penjualan, berapa  biaya produksi, berapa biaya penjualan, berapa  biaya administrasi, dan  berapa tingkat keuntungan yang akan kita dapatkan atau bahkan kemungkinan kerugian.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan.

Analisis Aspek Keuangan

Tujuan dari analisis aspek  keuangan  adalah untuk  menentukan  rencana investasi  melalui perhitungan biaya dan  manfaat yang di harapkan dengan membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan, seperti ketersediaan dana, biaya modal awal, kemampuan untuk membayar kembali dana tersebut dalam waktu yang telah ditentukan dan menilai apakah perusahaan akan dapat  berkembang terus.

Tujuan Investor Membangun  Proyek

Ingin mendapatkan manfaat financial yaitu memperoleh keuntungan yang optimal. Analisa aspek keuangan wajib mengikuti proses kegiatan sejak awal. Contoh: rencana penjualan (aspek pasar).

Aspek Keuangan

Menyusun anggaran dana investasi awal, yang dipakai untuk mempersiapkan, membangun dan mengoperasikan proyek.

Dikelompokkan:

  1. Anggaran pra-investasi
  2. Anggaran modal tetap
  3. Anggaran modal kerja awal
Anggaran Pra-Investasi

Pengeluaran  untuk membiayai kegiatan pembangunan  dan pengoperasian proyek. Misalnya: biaya survey (lokasi, pasar), biaya pembentukan B.U, biaya pengurusan macam-macam ijin         .

Anggaran Aktiva Tetap
  • Dana yang dibutuhkan untuk pengadaan AT
  • Biaya pengadaan tanah
  • Biaya pembangunan gedung
  • Pembelian sarana transportasi
  • Pembelian meubel, alat kantor
  • Pembelian sarana produksi (mesin, dan lain sebagainya)
Anggaran Modal KerjaAwal
  • Dana yang diperlukan untuk  mengoperasikan proyek pada tahun pertama operasi
  • Jumlahnya dihitung secara neto yaitu modal kerja bruto dikurangi hutang jangka pendek (hutang dagang dari pemasok)
  • Contohnya: bahan baku, bahan pembantu, persediaan kas atau bank, piutang dagang
Contoh Anggaran Investasi
  • Biaya Pra – investasi Rp ……
  • Modal Tetap

– Tanah                                                Rp ……

– Gedung                                             Rp ……

– Kendaraan                            Rp ……

– Meubel                                              Rp ……

  • Modal Kerja Awal Rp ……
  • Jumlah Anggaran Investasi Rp 200.000.000,-

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Analisis Aspek Keuangan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Keuangan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Manajemen merupakan pengaturan, yang memiliki arti sebuah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Jadi manajemen adalah bagaimana kita bisa mengatur sumber daya agar suatu usaha dapat berjalan di koridor yang sesuai sebagaimana mestinya demi tercapainya suatu tujuan. Hampir semua perusahaan memiliki manajemen tersendiri yang diduduki oleh orang-orang yang berpengalaman didalamnya. Karena manajemen dalam dunia usaha sangat penting, maka suatu usaha apalagi yang sedang di rintis tidakakan bisa berjalan teratur dan konsisten tanpa adanya sebuah  manajemen di dalamnya. Manajemen sendiri harus  berjalan seiring dengan usaha karena hubungannya yang saling terikat dan tidak bisa digugurkan salah satunya karena usaha dan manajemen memang harus dimulai secara bersamaan dan berdampingan.

Manajemen pun mulai memiliki banyak ragam, seperti manajemen keuangan, manajemen  pembangunan  dan lain sebagainya. Dan di setiap aspek tersebut haruslah dipegang oleh  profesional yang akan menjadi jaminan  untuk  suksesnya  sebuah usaha yang akan atau sedang dirintis yang terdiri  dari perorangan atau bisa juga organisasi-organisasi khusus. Karena manajemen yang baik juga menjadi faktor dari berhasil tidaknya suatu usaha, maka suatu  usaha yang mengalami kebangkrutan mencerminkan dari buruknya manajemen di dalamnya pun sebaliknya. Dalam manajemen juga terdapat aspek-aspek yang harus diketahui terlebih dalam manajemen pembangunan proyek dan kaitannya dengan sumberdaya manusia. Berikut penjelasannya…

Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Aspek manajemen dan organisasi adalah aspek yang sangat penting dalam  suatu usaha. Karena usaha yang akan atau  sedang dirintis mungkin saja akan mengalami kegagalan jika  manajemen dan organisasi tidak berjalan dengan baik. Proses manajemen sendiri juga terdapat kaidah-kaidah agar suatu usaha bisa berjalan lebih  mudah. Dan aturan itu sendiri  bisa tergambar  jelas melalui fungsi-fungsi manajemen berikut:

  1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah proses untuk menentukan  kemana dan  bagaimana suatu usaha akan dijalankan atau dimulai untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.

  1. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian adalah proses untuk mengelompokkan kegiatan-kegiatan dalam unit-unit tertentu agar jelas dan teratur sesuai dengan tanggungjawab dan wewenang si pemegang unit.

  1. Pelaksanaan (Actuating)

Pelaksanaan adalah proses dimana semua  hal yang terencana telah dimulai  oleh  seluruh unit. Seperti seorang  manajer yang mengerahkan  seluruh  bawahannya untuk memulai pekerjaan sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan kepadanya.

  1. Pengawasan (Controlling)

Pengawasan adalah proses untuk mengukur, menilai dan mengevaluasi hasil pekerjaan agar tetap  sesuai dengan rencana awal dan mengoreksi  berbagai penyimpangan selama proses pelasanaan  kerja.

 

 

Bagaimana ulasan selanjutnya mengenai Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen? Silahkan download ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

Analisis Aspek Pasar

Aspek pasar dalam studi kelayakan bisnis merupakan sebuah inti dari banyak aspek yang harus di susun dari sebuah rancangan studi kelayakan bisnis. Hal ini berkaiatan dengan permintaan pasar terhadap produk yang merupakan dimana akan berkaitan langsung dengan adanya  penyediaan produk dari sebuah usaha yang akan di bangun. Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek pasar,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian , maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek pasar.

Analisis Aspek Pasar

Aspek pasar adalah sebuah upaya dalam  mengetahui besarnya permintaan pasar yang akan di terima dari masyarakat sekaligus juga untuk menempatkan posisi yang menguntungkan bagi proyek yang akan di jalankan. Oleh karenanya dalam memahami aspek pasar yang baik lagi maka disini akan di berikan poin-poin penting yang akan di analisa dari sebuah aspek pasar, adalah sebagai berikut:

  • Permintaan pasar terhadap produk yang akan di sediakan
  • Analisistingkatpersainganserta strategidalampemasaranproduk
  • Hasil metode dari aspek pasar yang dapat memenangkan produk di tengah persaingan
Struktur Penulisan Aspek Pasar
  1. Tujuan Analisis
  2. Situasi pemasaran yang dihadapi
  3. Perkembangan Permintaan dan Penawaran: Perkembangan Permintaan, Perkembangan Penawaran, Peluang Pasar Potensial berdasarkan permintaan dan penawaran
  4. Perkiraan penjualan proyek
  5. Target Pasar
  6. Strategi Pemasaranà Bauran Pemasaran
  7. Analisis dan Pembahasan
  8. Kesimpulan
Aspek Pasar

Inti dari analisa pasar:

“Untuk memperkirakan berapa penjualan yang bisa dicapai oleh perusahaan”.

Aspek Pasar dan Pemasaran Mempelajari Tentang:

  1. Permintaan (daerah, jenis konsumen, perusahaan besar pemakai, proyeksi permintaan)
  2. Penawaran (dari dalam negeri, impor, perkembangan masa lalu, perkiraan masa datang, barang pengganti/pesaing, perlindungan pemerintah)
  3. Harga (perbandingan dengan harga barang impor atau dalam negeri, pola perubahan  harga)
  4. Program Pemasaran (strategi pemasaran, marketing mix, siklus hidup produk)
  5. Perkiraan Penjualan (market share yang dapat dikuasai)

Beberapa Pertanyaan Mendasar:

  1. Berapa pasar potensial yang tersedia di masa datang?

Bagaimana permintaan masa lalu, sekarang,  dan variabel yang mempengaruhi permintaan

  1. Berapa market share yang dapat diserap dari keseluruhan pasar potensial?

Bagaimana  perkembangan market share produk tersebut di masa yang akan datang?

  1. Strategi pemasaran untuk mencapai market share yang ditetapkan?

Siklus hidup produk, marketing mix, segmen pasar.

 

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Studi Kelayakan Bisnis, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Pasar

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Identifikasi Kesempatan Usaha

Kita tahu bahwa peluang  usaha di Indonesia memang banyak memberikan banyak keuntungan yang begitu menjanjikan bagi pelaku bisnis khususnya para investor. Hal demikian bisa dilihat bahwa begitu besarnya permintaan dan pasar dalam negeri.

Dan hal ini menyebabkan banyaknya kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi  oleh pasar. Padahal para produsen kadang tidak  mampu memenuhi kebutuhan pasar yang membuat para konsumen merasa dikecewakan. Hal inilah yang harus  dilihat  sebagai peluang bisnis para pelaku usaha  untuk mendapatkan konsumen dari kebutuhan dan permintaan pasar yang telah tersedia.

Dari beberapa kesempatan usaha yang sudah tersedia dalam bisnis tidak terpaku dalam satu aspek. Seorang pelaku bisnis bisa melihat kebutuhan yang ada kemudian memproduksi kebutuhan itu. Hal ini tidak hanya berlaku  dalam bidang produksi, dalam bidang jasa pun permintaan pasar sangat besar. Sebuah kesempatan usaha itu, esensinya adalah asas manfaat. Jika peluang usaha itu benar-benar di manfaatkan dan di kemas dengan sangat rapi  maka bisa memberikan manfaat yang di harapkan. Peluang usaha baru adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri. Dan bukanlah sebuah kegiatan yang ikut-ikutan demi mengikuti sebuah gaya hidup atau fashion saja.

Dalam memahami sebuah identifikasi kesempatan usaha,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta tahap-tahap dari sebuah identifikasi kesempatan usaha.

Tahap-Tahap Dalam Studi Kelayakan
  • Timbulnya gagasan/usulan
  • Penelitian
  • Pengolahan & analisa beserta penyusunan laporan
  • Evaluasi proyek (merupakan tahap terakhir sebelum mengambil keputusan)
  • Ranking untuk berbagai usulan yang feasible
  • Programming atau rencana pelaksanaan usulan yang feasible
  • Pelaksanaan dan atau manajemen proyek
Project Cycle
  1. Identifikasi

Mendapat gambaran tentang kemampuan potensial suatu proyek yang akan dilaksanakan.

  1. Persiapan & Analisis

Dibuat FS lingkungan proyek. Meliputi: iklim masyarakat, lingkungan masyarakat, sosbud. Persiapanini 7% – 10% dari total investasi.

  1. Appraisal

Tahap penilaian dari FS disetujui atau diperbaiki. Ditentukan lembaga yang akan membiayai proyek

  1. Implementation

Yang perlu diperhatikan:

  1. Proyek dapat mencapai manfaat yang telah ditetapkan.
  2. Proyek mempunyai pengaruh terhadap lingkungan sekitar.
  3. Evaluasi

Penilaian dilakukan antar disiplin ilmu mulai proyek sedang berjalan sampai akhir proyek.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Identifikasi Kesempatan Usaha, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Identifikasi Kesempatan Usaha

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

Analisis Aspek Dampak Keberadaan Proyek Terhadap Perekonomian Dan Lingkungan

Perkembangan bisnis saat  ini telah menjadi suatu  perkembangan yang sangat signifikan. Untuk menjalankan usaha diperlukan studi kelayakan bisnis, apakah sebuah usaha layak dijalankan atau tidak layak dijalankan. Studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek  baik itu dari aspek  hukum, sosial ekonomi  dan  budaya, aspek  pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai  dengan aspek manajemen  dan keuangannya, aspek tersebut digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan  hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan  apakah  suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau  ditunda  dan bahkan tidak dijalankan.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek dampak keberadaan proyek terhadap perekonomian dan lingkungan,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian , maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek dampak keberadaan proyek terhadap perekonomian dan lingkungan

Analisis Aspek Lingkungan

Lingkungan merupakan faktor yang penting dalam berwirausaha. Jika dalam  menentukan lingkungan kita salah memilih maka usaha  tersebut bisa tidak  berjalan  dan menghasilkan   keuntungan yang maksimal. Studi lingkungan usaha merupakan suatu langkah yang penting dilakukan dengan tujuan  untuk menemukan apakah lingkungan di mana usahanya itu akan berdiri nantinya tidak akan menimbulkan ancaman dan justru dapat memberikan peluang di luar dari usaha yang utama.

Lingkungan tempat bisnis akan dijalankan harus dianalisis dengan cermat. Hal ini disebabkan lingkungan disatu sisi dapat  menjadi peluang dari bisnis yang akan dijalankan, namun disisi lain lingkungan juga dapat menjadi  ancaman bagi perkembangan bisnis. Keberadaan bisnis dapat berpengaruh terhadap lingkungan, baik  lingkungan masyarakat maupun lingkungan ekologi tempat bisnis yang akan dijalankan.

Analisis aspek lingkungan dilakukan untuk apakah lingkungan setempat sesuai dengan ide bisnis yang akan dijalankan dan apakah manfaat bisnis bagi  lingkungan lebih besar dibandingkan  dampak negatifnya. Suatu ide bisnis dinyatakan  layak berdasarkan aspek lingkungan sesuai dengan  kebutuhan ide bisnis dan ide bisnis tersebut  mampu memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan  dampak  negatifnya di wilayah  tersebut.

Tujuan Aspek  Lingkungan Dalam Studi Kelayakan
  1. Menganalisis kondisi lingkungan operasional
  2. Menganalisis kondisi lingkungan  industri
  3. Menganalisis lingkungan ekonomi
  4. Menganalisis dampak positif maupun negative  bisnis terhadap lingkungan
  5. Menganalis usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif bisnis terhadap lingkungan.

 

Bagaimana ulasan selanjutnya? Silahkan unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Dampak Keberadaan Proyek Terhadap Perekonomian Dan Lingkungan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Analisis Aspek Teknis

Aspek teknis dalam studi kelayakan bisnis merupakan suatu yang berkenaan dengan proses pembangunan suatu perusahaan secara teknis dan pengoperasiannya setelah perusahaan tersebut dibangun.

Analisis teknis dapat diketahui rancangan awal penaksiran  biaya investasi  termasuk biaya eksploitasinya. Pelaksanaan  dari  evaluasi aspek teknis sering tidak memberikan suatu keputusan baku. Karenannya  perlu diperhatikan suatu atau beberapa pengalaman pada perusahaan lain yang serupa dilokasi lain yang mengunakan teknik dan operasi serupa. Keberhasilan penggunaan teknologi sejenis ditempat lain sangat membantu  dalam pengambilan keputusan akhir, setidaknya memperhatikan pengalaman ditempat lain tidak bisa dikesampingkan. Berbeda dengan aspek  teknis, aspek  operasi  umumnya kurang  mendapat perhatian dalam pembuatan studi kelayakan  bisnis, karena kebanyakan studi kelayakan bisnis berpusat pada tiga aspek yaitu  pasar, teknik dan keuangan. Kemungkinan banyak orang studi kelayakan bisnis merasa bahwa ketiga aspek sudah baik maka pihak yang menjalankan proyeksi  tersebut  akan senang.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek teknis,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek teknis.

Aspek Teknis
  1. Pertanggungjawaban pemilihan lokasi, dasarnya (tepat), plan site (argumentasi).
  2. Proses Produksi, input – output
  3. Teknologi: sederhana – tepatguna – modern
  1. Teknik yang digunakan, peralatan produksi (jumlah)
  2. Lay-out pabrik
  3. Luas Produksi

– Volume produksi 10 tahun (D forecast)

  1. Kebutuhan BB, biaya BB – 10 tahun
  2. TKL (jml. Produksi, upah) – 10 tahun
  3. BOP (semua biaya2 yang terjadidipabrik, selain BB & TKL) – 10 tahun
  4. Menyusun HPP yang terdiri BB, TKL dan BOP untuk 10 tahun

11.Membuat analisa dari aspek teknis dan menyimpulkan apakah aspek ini layak atau tidak.

Lokasi Proyek
  • Variabel primer: ketersediaan BB, letak  pasar, konsumen.
  • Variabel sekunder: Iklim, keadaan tanah
  • Metode penilailan lokasi, penilaian hasil value, perbandingan biaya, analisis ekonomi
Luas Produksi

Berapa jumlah produksi yang dihasilkan dalam waktu dengan biaya yang efisien

Faktor-Faktor yang perlu diperhatikan:

  1. Batas D untuk menghitung market share
  2. Tersedia kapasitas mesin sesuai kapasitas teknis
  3. Jumlah dan kemampuan teknis pengelola proses produksi
  4. Kemampuan financial

 

Bagaimana ulasan selanjutnya? Silahkan unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Teknis

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

1