• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Pengembangan Karir

Pelatihan Ketrampilan Asertif

Sikap Asertif, membangun komunikasi yang efektif


Dapatkan file PPT dibawah ini:

 >>>PPT Komunikasi Asertif <<<


komunikasi asertif adalah suatu kemampuan untuk menyampaikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain tanpa bermaksud menyerang orang lain. Orang yang asertif mampu untuk berkata “tidak”, mampu meminta pertolongan, mampu mengekspresikan perasaan positif dan negatif secara wajar, dan mampu berkomunikasi tentang hal-hal yang bersifat umum.

Sikap Asertif

Sikap asertif terutama dibutuhkan ketika kita dan teman kita memiliki keinginan atau pikiran yang berbeda. Kita bersikap asertif ketika kita menyatakan perasaan dan masalah diri dengan menjelaskan bahwa tingkah laku dan masalah orang lain yang mengganggu dan merugikan diri kita, misalnya “saya merasa tertekan bila kamu memaksakan keinginanmu”.

Perilaku Asertif

Perilaku asertif adalah perilaku individu untuk mengungkapkan keinginan, kebutuhan, pikiran, perasaan, harapan, pendapat diri sendiri secara tegas dengan jujur, apa adanya dan sesuai dengan hal dan kewenangan individu tanpa melanggar hak orang lain.

Gaya berkomunikasi (style of communication) juga sangat berpengaruh terhadap perilaku atau tingkah laku sehari-hari.  Tingkah laku yang perlu ditumbuhkan dalam diri agar dapat  berkomunikasi asertif antara lain:

  • Tetap berpandang positif dan baik dalam menghadapi suatu permasalahan
  • Mengatakan kebenaran dalam mempertahankan tujuan walaupun muncul konflik tetapi selalu menjaga perasaan orang lain
  • Percaya diri dan terbuka
  • Mampu memberi dan menerima umpan balik hal-hal positif dan negatif
  • Cara pandang yang positif dan optimis
  • Mengerti tentang bernegosiasi diantara perbedaan-perbedaan pendapat orang lain
  • Menjelaskan tentang perasaan, kebutuhan dan tujuan yang dapat diterima oleh pihak-pihak yang berhubungan
  • Mampu berkomunikasi secara sabar tanpa bermaksud menyerang orang lain
  • Tegas dalam menentukan pilihan tanpa memaksakan kehendak kepada orang lain
  • Bermain dalam ketentuan yang jelas dan rasional

Orang yang asertif akan :

  • Bebas mengekspresikan dirinya : Verbal & non verbal, tanpa ada perasaan cemas dan menyesal
  • Menegakkan hak-hak pribadi
  • Menolak permintaan yang tidak masuk akal
  • Komunikasi secara terbuka; langsung; terus terang; sebagaimana mestinya
  • Pandangan aktif terhadap kehidupan
  • Menerima keterbatasan dirinya dan tidak merasa malu dalam suatu pertemuan
  • Selalu berusaha mencapai cita-cita

Penjelasan lebih lanjut tentang komunikasi asertif silahkan download ppt pada link di bawah ini :

Dapatkan file PPT dibawah ini:

>>> PPT Komunikasi Asertif <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan / Training / Manajemen / Sumber Daya Manusia / Indonesia / In-house training /  Konsultasi Manajemen Terapan / Training Center / Pelatihan Kerja


Kerja Tim

Membangun Kerjasama Tim

Building An Affective Team

Pengertian Tim

Dalam dunia kerja, kerja sama merupakan salah satu elemen penting dalam hal meraih tujuan. Dalam bekerja di suatu instansi atau perusahaan tentunya memerlukan sinergi setiap tim antar departemen untuk mencapai target secara keseluruhan karena sinergi dalam tim akan menghasilkan output yang lebih besar dibandingkan dengan bekerja secara individu. Kerjasama tim tak hanya bisa menyelesaikan tugas-tugas kecil namun bisa meraih tujuan tim yang merupakan proyek besar dari tim. Dari ilustrasi ini, maka yang dimaksud dengan kerjasama tim adalah Sekumpulan dua orang atau lebih yang satu sama lain berinteraksi dalam mencapai tujuan bersama.

Sebuah tim lebih dari sekadar sejumlah orang yang mengenakan atribut yang sama. Bekerja sama dalam sebuah tim berarti mengarahkan pencapaian-pencapaian individual menuju mencapai tujuan bersama/organisasional. Di dalamnya ada proses saling memberi dan menerima. Karena bekerja sama orang-orang biasa dapat mencapai hasil yang hebat. Sebaliknya, sekumpulan orang yang hebat dapat tak mencapai apapun kalau mereka tidak mau bekerja sama sehingga dikatakan, “It is easy to get good players. Getting them to play together, that is the Hard Part”.

Tim, Bukanlah Kelompok

Kelompok (group) adalah dua orang atau lebih dengan hubungan yang sifatnya umum.Sebuah kelompok bisa jadi adalah rekan kerja atau orang-orang yang berkumpul untuk makan siang. Sedangkan Tim (team) adalah sejumlah kecil orang dengan keterampilan yang saling melengkapi, berkomitmen pada satu tujuan umum, target-target, dan pendekatan yang untuknya mereka mempertahankan diri mereka dengan bertanggung jawab secara mutual.

Kelompok dapat menjadi tim jika:

  • Tim bekerja menyelesaikan masalah secara kontinu, bukan sekadar menjadwalkan waktu untuk rapat.
  • Ukuran tim untuk efektivitas adalah hasil dan tujuan bersama, bukan hasil dan tujuan individual.
  • Anggota-anggota tim menjalankan kepemimpinan.
  • Baik individu maupun tim secara keseluruhan memiliki tanggung jawab atas pekerjaan dalam tim.
  • Tim membangun sebuah tujuan atau misi.

Manfaat Adanya Tim

  • Dengan adanya kelompok maka risiko pekerjaan ditanggung oleh kelompok.
  • Sumber lebih banyak dan terjadi proses belajar.
  • Kelemahan individu teratasi oleh kelompok.
  • Kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan dapat lbih akurat.

Cara Membangun Rasa Kebersamaan Tim

  • Tim yang dinamis akan berjalan apabila anggota-nya mampu membangun rasa kebersamaan secara efektif.
  • Rasa kebersamaan dapat terwujud, bila para anggota tim mampu menerima keragaman anggotanya. Karena hakekatnya tidak seorang manusiapun yang sama, termasuk mereka yang lahir kembar (twin).
  • Tim akan efektif bila dibangun berdasarkan kebersamaan, tidak memandang pangkat, suku, golongan. Menunjukkan saling percaya, saling menghargai dan dilandasi keterbukaan.

Untuk materi selengkapnya tentang membangun kerjasama tim, bisa di download ppt pada link di bawah ini :

PPT Membangun Kerjasama Tim

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Dapatkan Informasi terkait: Konsultasi / Pelatihan Kerja / Training Center / Strategi Bisnis /SDM / Training / Pelatihan / Pelatihan Motivasi / Teamwork / Kerja tim / training team building /Oubound Training / Leadership / Komunikasi / In-house training / Sinergi / SDM Indonesia / Manajemen / Kualitas / Leadership



Pelatihan Hypnotherapy & NLP

Ikutilah Pelatihan: Self Transformation for Excellent Personality

Self Transformation for Excellent Personality

Pelatihan ini dirancang dengan menggunakan pendekatan optimalisasi pikiran bawah sadar dan metode NLP (Neuro-Linguistic Programming). Pelatihan ini bermanfaat untuk menambah keberlimpahan mental, motivasi dan softskills para anggota perusahaan/organisasi/staf/ karyawan sehingga mampu mengeksplorasi potensi diri dan potensi anggota tim dalam organisasi, serta siap melakukan perbaikan setiap saat ke arah yang lebih positif. Peserta dilatih untuk berani kreatif dan berani keluar dari Comfort Zone.

 

 TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami prinsip-prinsip kerja otak dan cara mengoptimalkan fungsi dan cara kerja otak manusia.
  2. Peserta  mengenal potensi-potensi dahsyat yang dimiliki individu masing-masing.
  3. Peserta memahami metode dasar Mind Reframming dan Suggestible-state sehingga dapat mengubah persepsi negatif menjadi lebih positif dan percaya diri.
  4. Peserta menguasai Fast Motivation Technique yang bisa digunakan dalam situasi-situasi sulit yang menekan dan mendesak
  5. Peserta  memahami & mampu membuat SMART Goal dan memprogramkannya ke dalam alam Pikiran Bawah Sadar.
  6. Peserta memahami & mampu mendeteksi adanya Limiting Belief dan mahir dalam melakukan Self Mind-Reconstruction

 

MATERI PELATIHAN

  1. Mengetahui cara kerja dan mekanisme otak dalam menerima segala jenis stimulus eksternal
  2. Memahami bagaimana sebuah pikiran menjadi persepsi, dari persepsi menjadi perilaku.
  3. Memahami cara/ teknik mengubah persepsi sehingga mampu memberdayakan/ mengoptimalkan potensi pikiran.
  4. Menguasai teknik & metode mendeteksi adanya Limiting Belief dan cara melakukan Self Mind-Reconstruction.
  5. Mengetahui 4 pola bahasa Limiting Belief.
  6. Menguasai Teknik/ metode CRAFT untuk merekonstruksi Limiting Belief
  7. Menguasai Forgiveness Tehcnique
  8. Mengetahui 4 Negative Emotions
  9. Melakukan Teknik  Memaafkan, baik terhadap diri maupun orang lain.
  10. Menguasai Anchor Technique
  11. Memahami & Mengetahui cara Visualisasi yang berdampak
  12. Memahami & Menguasai teknik pengaplikasian Anchor dalam pekerjaan
  13. Mengetahui cara membuat S.M.A.R.T. Goal ( Specific, Measurable, Attainable, Relevan & Timed
  14. Menyusun rencana kerja pengembangan potensi diri.

 

METODE PELATIHAN

  1. Presentasi
  2. Diskusi kelompok dan studi kasus
  3. Teknik Multimedia
  4. Role Play & Simulasi
  5. Hypnotherapy, Teknik Psikologi dan NLP (Neuro-Linguistic Programming)

 

NARASUMBER: (Klik disini)

TARGET PESERTA PELATIHAN

Calon peserta/organisasi yang menginginkan perbaikan positif didalam diri karyawan dengan menggunakan pendekatan Hypnotherapy (mengoptimalkan pikiran bawah sadar) dan metode NLP (Neuro-Linguistic Programming)

 

BIAYA INVESTASI

Biaya investasi pelatihan sebesar Rp. 23.000.000,- (Maksimal 25 Peserta)

Jangka waktu/durasi pelatihan : 2 hari (Pk. 09.00 s.d 16.00)

Ketentuan :

  • Harga diatas adalah harga untuk pelatihan dalam organisasi atau in house training.
  • Biaya sudah termasuk fee instruktur &modul pelatihan.
  • Biaya belum termasuk biaya transportasi & akomodasi instruktur & tim, konsumsi selama pelatihan dan pengadaan ruang pelatihan beserta perlengkapannya.
  • Biaya belum termasuk biaya pajak (apabila dibutuhkan)

mutupendidikan.com

Pelatihan / In-house training /  Konsultasi Manajemen Terapan / Training Center / Pelatihan Kerja


Untuk In-House Training:
Self Transformation for Excellent Personality
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Pelatihan manajemen waktu

Manajemen Waktu: Metode & Strategi

Ketrampilan Manajemen Waktu

Manajemen Waktu

Manajemen waktu (Time Management) adalah suatu proses yang berhubungan dengan pencapaian suatu tujuan tertentu maupun sasaran yang sebelumnya telah ditentukan untuk bisa dicapai dalam suatu periode tertentu dengan penggunaan sumber daya secara efisien dan efektif, seperti misalnya adalah waktu, uang, manusia, perlengkapan, metode dan bahan. Dapat pula dikatakan bahwa manajemen waktu adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian dan juga pengawasan mengenai produktivitas tertentu.

Efektifitas & Efisiensi

Tingkat efektivitas dari suatu manajemen waktu akan bisa terlihat dari pencapaian suatu target dan juga tujuan tujuan dari manajemen waktu tersebut dilakukan. Efisien sendiri memiliki dua makna yaitu antara lain pengurangan waktu yang telah dialokasikan serta adanya makna investasi dari waktu dengan penggunaan waktu yang telah tersedia.

Skala Prioritas

Manajemen waktu juga tidak akan lepas dari bagaimana anda bisa menentukan skala prioritas. Ketika anda dihadapkan dengan beberapa hal yang penting namun hanya diberikan alokasi waktu yang sedikit, maka tugas anda untuk menentukan skala prioritas, mana kegiatan yang penting untuk dilakukan dan memerlukan lebih banyak perhatian dan mana kegiatan yang bisa ditinggalkan sehingga dapat menghemat alokasi waktu.

Untuk mempermudah kita dalam mengelola waktu, perlu dilakukan yang namanya kriteria prioritas kegiatan yang terdiri dari 4 kuadran, yaitu :

  • Kuadran 1 : penting & mendesak, maksudnya adalah kegiatan yang harus dikerjakan dan tidak bisa ditunda. Contohnya membawa teman yang pingsan ke ruang kesehatan.
  • Kuadran 2 : tidak penting tapi mendesak, maksudnya adalah kegiatan yang tidak penting namun memaksa kita untuk segera melaksanakannya. Contohnya terpaksa mengantar adik.
  • Kuadran 3 : penting tapi tidak mendesak, maksudnya adalah kegiatan yang semuanya penting namun tidak mendesak. Contohnya olahraga.
  • Kuadran 4 : tidak penting & tidak mendesak, maksudnya adalah kegiatan yang tidak penting dan tidak perlu segera dilakukan. Contohnya nonton tv.

Agar bisa mengatur waktu dengan baik, maka seorang individu perlu mengetahui prinsip dasar dari manajemen waktu. Prinsip dari manajemen waktu berhubungan dengan bagaimana individu bisa menentukan prioritas dari kegiatan kegiatan yang dijalankannya.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan download ppt pada file di bawah ini :

Klik disini:

PPT Manajemen Waktu

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi / Pelatihan Kerja / Training Center / Manajemen /SDM / Training / Pelatihan / Pelatihan manajemen waktu / Training time management / Trampil mengelola waktu


Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan dan Pengembangan

TRAINING & DEVELOPMENT

Pelatihan dan pengembangan sangat penting bagi tenaga kerja untuk lebih menguasai terhadap pekerjaan yang dijabat atau akan dijabat kedepan. Pelatihan dan pengembangan biasanya dilakukan di perusahaan, organisasi, lembaga, atau bahkan dalam instansi pendidikan. Pelatihan dan pengembangan sering dilakukan sebagai upaya meningkatkan kinerja para tenaga kerja yang dianggap belum mampu untuk mengemban pekerjaannya karena faktor perkembangan kebutuhan masyarakat.

Pengertian Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan (training) adalah proses pendidikan jangka pendek yang menggunakan prosedur sistematis dan terorganisir sehingga tenaga kerja non manajerial mempelajari pengetahuan dan keterampilan teknis untuk tujuan tertentu. Pelatihan kerja menurut undang-undang No.13 Tahun 2003 pasal I ayat 9. adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat ketrampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. Pengembangan adalah usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis, konseptual , dan moral karyawan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan / jabatan melalui pendidikan dan latihan. Selain itu pengembangan (development) juga dapat diartikan sebagai penyiapan individu untuk memikul tanggung jawab yang berbeda atau yang lebih tinggi dalam perusahaan, organisasi, lembaga atau instansi pendidikan. Pengembangan cenderung lebih bersifat formal, menyangkut antisipasi kemampuan dan keahlian individu yang harus dipersiapkan bagi kepentingan jabatan yang akan datang. Sasaran dan program pengembangan menyangkut aspek yang lebih luas yaitu peningkatan kemampuan individu untuk mengantisipai perubahan yang mungkin terrjadi tanpa direncanakan (unplanned change) atau perubahan yang direncanakan (planned change). Pelatihan dan pengembangan adalah usaha yang terencana dari organisasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan pegawai.

Tujuan Pelatihan dan Pengembangan SDM

  1. Tujuan Pelatihan SDM
  • Memutakhirkan keahlian seorang individu sejalan dengan perubahan teknologi
  • Melalui pelatihan, pelatih (trainer) memastikan bahwa setiap individu dapat secara efektif menggunakan teknologi-teknologi baru
  • Mengurangi waktu belajar seorang individu baru untuk menjadi kompeten dalam pekerjaan
  • Membantu memecahkan persoalan operasional
  1. Tujuan Pengembangan SDM
  • Meningkatkan produktivitas
  • Meningkatkan mutu tenaga kerja
  • Meningkatkan ketepatan dalam perencanaan SDM
  • Meningkatkan semangat kerja: Suatu rangkaian reaksi positif dapat dihasilkan dari program pelatihan perusahaan yang direncanakan dengan baik
  • Menarik dan menahan tenaga kerja yang baik
  • Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja
  • Menunjang pertumbuhan pribadi (personal growth)

Penjelasan lebih lanjut tentang pelatihan dan pengembangan silahkan download ppt pada link di bawah ini :

Klik disini:

PPT Pelatihan dan Pengembangan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan / Pengembangan / Manajemen / Strategi / Sumber Daya Manusia Pelatihan / In-house training /  Konsultasi Manajemen Terapan / Training Center / Pelatihan Kerja



 

1