• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Etika Bisnis

Pelatihan Ketrampilan Asertif

Sikap Asertif, membangun komunikasi yang efektif


Dapatkan file PPT dibawah ini:

 >>>PPT Komunikasi Asertif <<<


komunikasi asertif adalah suatu kemampuan untuk menyampaikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain tanpa bermaksud menyerang orang lain. Orang yang asertif mampu untuk berkata “tidak”, mampu meminta pertolongan, mampu mengekspresikan perasaan positif dan negatif secara wajar, dan mampu berkomunikasi tentang hal-hal yang bersifat umum.

Sikap Asertif

Sikap asertif terutama dibutuhkan ketika kita dan teman kita memiliki keinginan atau pikiran yang berbeda. Kita bersikap asertif ketika kita menyatakan perasaan dan masalah diri dengan menjelaskan bahwa tingkah laku dan masalah orang lain yang mengganggu dan merugikan diri kita, misalnya “saya merasa tertekan bila kamu memaksakan keinginanmu”.

Perilaku Asertif

Perilaku asertif adalah perilaku individu untuk mengungkapkan keinginan, kebutuhan, pikiran, perasaan, harapan, pendapat diri sendiri secara tegas dengan jujur, apa adanya dan sesuai dengan hal dan kewenangan individu tanpa melanggar hak orang lain.

Gaya berkomunikasi (style of communication) juga sangat berpengaruh terhadap perilaku atau tingkah laku sehari-hari.  Tingkah laku yang perlu ditumbuhkan dalam diri agar dapat  berkomunikasi asertif antara lain:

  • Tetap berpandang positif dan baik dalam menghadapi suatu permasalahan
  • Mengatakan kebenaran dalam mempertahankan tujuan walaupun muncul konflik tetapi selalu menjaga perasaan orang lain
  • Percaya diri dan terbuka
  • Mampu memberi dan menerima umpan balik hal-hal positif dan negatif
  • Cara pandang yang positif dan optimis
  • Mengerti tentang bernegosiasi diantara perbedaan-perbedaan pendapat orang lain
  • Menjelaskan tentang perasaan, kebutuhan dan tujuan yang dapat diterima oleh pihak-pihak yang berhubungan
  • Mampu berkomunikasi secara sabar tanpa bermaksud menyerang orang lain
  • Tegas dalam menentukan pilihan tanpa memaksakan kehendak kepada orang lain
  • Bermain dalam ketentuan yang jelas dan rasional

Orang yang asertif akan :

  • Bebas mengekspresikan dirinya : Verbal & non verbal, tanpa ada perasaan cemas dan menyesal
  • Menegakkan hak-hak pribadi
  • Menolak permintaan yang tidak masuk akal
  • Komunikasi secara terbuka; langsung; terus terang; sebagaimana mestinya
  • Pandangan aktif terhadap kehidupan
  • Menerima keterbatasan dirinya dan tidak merasa malu dalam suatu pertemuan
  • Selalu berusaha mencapai cita-cita

Penjelasan lebih lanjut tentang komunikasi asertif silahkan download ppt pada link di bawah ini :

Dapatkan file PPT dibawah ini:

>>> PPT Komunikasi Asertif <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan / Training / Manajemen / Sumber Daya Manusia / Indonesia / In-house training /  Konsultasi Manajemen Terapan / Training Center / Pelatihan Kerja


Training teamwork

Kerjasama Tim & Sinergi Mencapai Target

Kerjasama Tim & Sinergi Organisasi

Pengertian

Kerjasama tim merupakan bentuk kerja kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta berkomitmen untuk mencapai  misi yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Yang dimaksud saling melengkapi disini adalah apabila ada anggota yang kurang ahli dalam menyelesaikan tugas A, tapi tugas tersebut bisa dikerjakan oleh anggota lainnya. Harus disadari bahwa kerjasama tim merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi yang tidak mementingkan diri sendiri, saling mengerti dan mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama.

Langkah langkah Membangun Kerjasama Tim

Membangunkan kerja sama dalam tim yang solid dan efektif kadang merupakan tantangan, akan tetapi hal tersebut bisa diwujudkan dengan beberapa langkah dibawah ini :

  • Membangun kepercayaan dan saling menghormati : Dengan kuatnya saling rasa percaya dan saling menghormati maka akan mempermudah bekerja sama dengan sesama dan pemimpin dapat mendelegasikan tugas-tugas yang dapat dikerjakan oleh anggota timnya dengan baik.
  • Menyeleraskan harapan : setiap orang mempunyai semangat pencapaian karir yang berbeda, maka akan lebih baik menyelaraskan harapan dalam tim dan juga berusaha secara bersama-sama  memenuhinya.
  • Pemimpin menciptakan komunikasi yang terbuka, jujur dan saling menghormati : Setiap anggota tim berhak untuk mengekspresikan dirinya dalam bentuk pemikiran, opini, bahkan hingga solusi yang menjawab permasalahan yang ditemui kelompok.
  • Menanamkan sikap saling memiliki dalam kelompok : Sikap saling memiliki akan semakin mendalam saat anggota tim menghabiskan waktu bersama mencapai tujuan. Selain itu, pemimpin tim sebaiknya mengikut sertakan anggota tim dalam proses pengambilan keputusan sebagai realisasi dari kerja sama tim.
  • Menerima perbedaan pendapat : dengan memasang kacamata positif dalam memandang suatu fenomena dalam berinteraksi dengan sejumlah orang, hal ini berarti bahwa ada sudut pandang lain yang bisa dianggap sebagai kesempatan yang bisa ditelusuri dan digunakan untuk kepentingan perusahaan/organisasi.
  • Evaluasi kinerja tim dan umpan balik : Hal ini perlu untuk mengukur pencapaian kinerja tiim. Apabila terdapat hal yang tidak sesuai harapan, disinilah saatnya untuk memperbaiki kinerja tim selanjutnya. Disamping itu, setelah melihat kinerja tim, pemimpin bisa memberikan reward dan insentif yang tujuannya agar seluruh anggota tim termotivasi untuk melakukan kinerja yang lebih baik.

Nah, sekarang apa saja sih hambatan kerjasama tim, cara mengembangkan hubungan dalam tim, dan cara mengatasi perbedaan  …?

Untuk menjawabnya, anda bisa download ppt pada link di bawah ini :

Klik tautan dibawah:

(PPT Kerjasama Tim)

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com


Untuk informasi Pelatihan/ In-house Training/ Pendampingan

“Training Programs for Effective Teamwork”

Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)


Dapatkan Informasi terkait: Pelatihan Kerja / Training Center / Manajemen / Startegi / Bisnis / Manajemen sumber daya manusia / Pemasaran / Operasional / TQM / Keuangan / Prosedur / Mutu / Pelatihan / In House Training

Pelatihan Etiket

Tata Krama Berkomunikasi antar Manusia

Etiket Berkomunikasi

Latar belakang

Komunikasi sangat erat hubungannya dengan kebutuhan sosial individu. Tanpa komunikasi, individu akan kesulitan mengungkapkan pendapat, perasaan, dan keinginan menjalankan hubungan dengan individu lainnya. Bayangkan saja jika tidak terjadi komunikasi antar individu yang satu dengan yang lainnya, kehidupan sosial dan informasi yang dibutuhkan tidak akan ada. dunia akan terasa sepi dan Kehidupan akan terasa bosan karena tidak dapat mencurahkan ide dan perasaan. Namun demikian, komunikasi tidak bisa dilepaskan dengan unsur budaya yaitu  Etiket. Tanpa Etiket, akan muncul ketegangan atau konflik yang dapat mengganggu jalannya proses komunikasi.

Berikut ini beberapa etika dan etiket dalam berkomunikasi antar manusia dalam kehidupan sehari-hari yaitu :

  • Jujur tidak berbohong
  • Berbahasa yang baik, ramah dan sopan
  • Berinisiatif sebagai pembuka dialog
  • Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik
  • Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan
  • Bertingkah laku yang baik / ramah
  • Lapang dada dalam berkomunikasi
  • Bersikap dewasa tidak kekanak-kanakan
  • Tidak mudah terbawa emosi (emosional)

Contoh Teknik Komunikasi Yang Baik

  • Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara
  • Gunakan gerakan tubuh / gesture yang sopan dan wajar
  • Menerima pakaian yang rapi, menutup aurat dan sesuai sikon
  • Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi
  • Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara.
  • Menggunakan volume, nada, intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik
  • Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku seperti berjabat tangan, merunduk, hormat, canda gurau.
  • Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan
  • Menatap mata lawan bicara dengan lembut
  • Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara
  • Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara
  • Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum
  • Dan sebagainya

Di zaman modern seperti saat ini, untuk berkomunikasi tidak harus bertatap langsung dengan lawan bicara. Kemajuan teknologi sudah merubah segalanya menjadi lebih efektif dan efisien. Individu bisa berkomunikasi dengan menggunakan Handphone (melalui telepon dan sms) dan internet seperti chatting media sosial, dan e-mail. Manusia sangat mudah sekali berinteraksi dengan orang-orang baru tanpa harus bertemu dengan mereka. Dalam hal ini, etika juga perlu diterapkan meskipun tidak bertemu secara langsung dengan lawan bicara. Ada banyak aturan yang harus dilakukan setiap individu jika ingin menggunakan teknologi sebagai alat komunikasi. Misalnya, apabila kita ingin mengirim SMS dan chat kepada orang yang sudah dikenal ataupun belum, penulisan yang baik harus diperhatikan, menggunakan kata-kata yang sopan, tanda baca yang jelas dan sesuai agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, dll.

Berikut kami jelaskan apa saja aturan-aturan berkomunikasi dalam memanfaatkan teknologi terkait dengan “Etiket berkomunikasi”. Silahkan di download pada file ppt di bawah ini :

Klik disini:

PPT Etiket Berkomunikasi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan & Pendampingan

Dapatkan Informasi terkait: Konsultasi / Pelatihan Kerja / Training Center / Manajemen /SDM / Training / Pelatihan / Pelatihan Motivasi / Training Motivation / Motivasi karyawan / Etika Bisnis / Etiket / Personality / Kepribadian /Leadership / Komunikasi / Manner / Startegi / Organisasi / Bisnis / contoh ppt



 

Ketrampilan Komunikasi & Presentasi

Tips untuk meningkatkan Keterampilan Presentasi

Public Speaking for Success

Pengantar

Apakah Anda seorang mahasiswa, trainer, publik speaker, atau siapapun itu yang  sering melakukan presentasi? Apakah Anda masih merasa kaku dan belum terampil dalam presentasi ?

Terima kasih telah mengunjungi web SDMIndonesia.com, kali ini kami akan menginformasikan bagaimana cara meningkatkan keterampilan presentasi agar audiens senang mendengarkan presentasi anda.

Cara Ampuh Sukses Presentasi :

Pertama, anda harus mengetahui siapa audiens anda. Hal yang harus diperhatikan adalah :

  • Alasan mengikuti presentasi
  • Karakteristik demografi
  • Pengetahuan topik
  • Cara audiens memahami informasi

Tujuan Presentasi

Kedua, anda harus merumuskan tujuan presentasi. Presentasi yang baik yaitu harus :

  • Mempengaruhi
  • Menginformasikan
  • Memotivasi
  • Menghibur
  • Menginspirasi

Persiapan Presentasi

Ketiga, anda harus mempersiapkan materi dan media. Hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun bahan presentasi :

  • Variasi penggunaan huruf
  • Keterbacaan tulisan
  • Konsisten
  • Buat sistematika presentasi
  • Maksimal 5-6 kalimat dalam 1 slide dan maksimal terdiri 5-6 kata dalam kalimat
  • Penggunaan warna

Hal – Hal yang Harus Diperhatikan Saat Presentasi:

  • Anda harus mengetahui dimana lokasi presentasi. Maksudnya adalah untuk memastikan tempat presentasi mendukung kelancaran saat presentasi.
  • Anda harus pintar mengelola waktu, Maksudnya adalah untuk menyusun skenario presentasi, mengorganisir materi, tanya jawab, dll.

Penguasaan Materi & Kesiapan Presentasi

1. Body Language (Bahasa Tubuh)

Bahasa tubuh adalah satu dari beberapa hal penting yang perlu di kuasai, jangan malu untuk kursus bahasa tubuh, karena itu sangat bermanfaat. Apalagi untuk seorang publik speaking.

2. Gaya Bahasa

Gaya bahasa, intonasi, tempo, tinggi rendah suara, penekanan kata. Hal-hal tersebut cukup vital dalam penjelasan materi, karena dapat mempermudah audiens untuk memahami materi.

3. Kuasai Materi

Tentu saja ini penting dalam hal persentasi. Minimalisirlah penggunaan kata-kata atau kalimat dalam slide. Hal ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan gambar sebagai pengganti kalimat-kalimat panjang Anda. Dan tentu saja jangan sampai ada materi yang tidak tersampaikan dalam meminimalisir kalimat.

4. Penampilan Menarik

Berpenampilan yang rapi dan menarik, ini bisa membuat audiens memperhatikan Anda.

5. Komputer Memadai

Gunakanlah komputer dengan spesifikasi yang memadai jika power point Anda banyak atau berukuran besar, agar tidak terjadi “lemot” dan tidak membuat value kita menjadi menurun

Untuk penjelasan lebih lanjut tentang keterampilan presentasi, silahkan download file ppt (Slideshare) di bawah ini:

Klik disini:

PPT Keterampilan Presentasi

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan / In-house training /  Konsultasi Manajemen Terapan / Training Center / Pelatihan Kerja


Untuk In-house Training “Public Speaking for Success”
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Pelatihan MSDM

Kebebasan & Tanggung Jawab : Menjadi Pribadi yang Merdeka

Kebebasan & Tanggung Jawab

Pengertian Kebebasan

Kebebasan yang dimiliki manusia merupakan ungkapan dari martabatnya sebagai manusia, dan oleh karena itu maka manusia dapat dibebani kewajiban moral. Kebebasan manusia  adalah kebebasan eksistensial. Kebebasan eksistensial adalah kebebasan menyeluruh yang menyangkut seluruh kepribadian manusia. Kebebasan tersebut mencakup seluruh kehidupan manusia dan tidak terbatas pada salah satu aspek tertentu saja.

Kebebasan manusia tidak semata-mata bebas tanpa batas, justru dalam kebebasan manusia tersebut terdapat ketidakbebasan, karena dalam kebebasan yang dilakukan harus diperhitungkan dan memiliki dampak, baik itu positif maupun negatif yang kesemuanya itu harus bisa dipertanggungjawabkan.

Seseorang Disebut Bebas Apabila :

  1. Dapat menentukan sendiri tujuan-tujuannya dan apa yang dilakukannya
  2. Dapat memilih antara kemungkinan-kemungkinan yang tersedia baginya, dan
  3. Tidak dipaksa atau terikat untuk memuat sesuatu yang tidak akan dipilihnya sendiri ataupun dicegah dari berbuat apa yang dipilihnya sendiri, oleh kehendak orang lain, negara atau kekuasaan apapun

Macam – Macam Kebebasan :

  • Kebebasan fisik adalah terlepas dari paksaan fisik (tidak terbelenggu atau jadi tahanan rumah).
  • Kebebasan yuridis adalah  tidak dirampas hak-haknya (tidak hidup dalam negara kediktatoran dan tidak bisa mengemukakan pendapat, rapat, dll)
  • Kebebasan psikologis adalah terlepas dari tekanan batin atau gangguan psikis (tidak menderita kelainan jiwa).
  • Kebebasan moral adalah orang yang terlepas dari paksaan moral (saat ditodong benda tajam untuk menyerahkan harta bendanya).
  • Kebebasan eksistensial adalah orang yang terlepas dari keterasingan

Tanggung jawab

Tanggung jawab berarti bahwa orang tidak boleh mengelak bila diminta penjelasan tentang tingkah laku atau perbuatannya. Dalam tanggung jawab terkandung pengertian penyebab. Setiap manusia harus bertanya kepada dirinya sendiri apa yang mendorongnya dalam berperilaku, bertutur kata, dan merencanakan sesuatu. Apakah perilaku itu berlandaskan akal sehat, hawa nafsu, dan ambisi pribadi. Manusia yang baik adalah manusia yang bisa bertanggungjawab dari semua yang dilakukannya.

Macam-Macam Tanggung Jawab :

  • Tanggung Jawab Terhadap Allah SWT
  • Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
  • Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
  • Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
  • Tanggung Jawab Terhadap Lingkungan

Untuk penjelasan lebih lanjut tentang kebebasan & tanggungjawab, silahkan download ppt pada file di bawah ini :

Klik di tautan dibawah ini:

PPT Kebebasan & Tanggung Jawab

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan Kerja / Pendampingan / Training Center / Manajemen


Untuk Pelatihan / In-House Training
Character Building
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Pelatihan SDM

Pentingnya Etika bagi Kehidupan Bermasyarakat

Konsep Dasar Etika

Pengertian Etika

Istilah “etika” berasal dan bahasa Yunani kuno. Kata Yunani ethos dalam bentuk tunggal mempunyai arti kebiasaan-kebiasaan tingkah laku manusia; adat, ahlak, watak, perasaan; sikap; dan cara berfikir. Dalam bentuk jamak ta etha mempunyai adat kebiasaan. Menurut filsuf Yunani Aristoteles, istilah etika sudah dipakai untuk menunjukkan filsafat/moral. Sehingga berdasarkan asal usul kata, maka etika berarti: ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan.

Etika merupakan cabang filsafat yang  membahas tentang nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia, baik secara pribadi maupun kelompok.

Faktor-faktor yang melandasi etika

  1. Religius, Agama mempunyai hubungan erat dengan moral, agama merupakan motivasi terkuat perilaku moral atau etik, agama merupakan salah satu sumber nilai dan norma etis yang paling penting, setiap agama mengandung ajaran moral yang menjadi pegangan bagi perilaku para anggotanya.
  2. Nilai-nilai atau value : sesuatu yang berguna dan sangat memberi makna bagi seseorang atau kelompok orang.
  3. Norma : aturan atau kaidah perilaku &tindakan manusia yang memberikan pedoman tentang bagaimana bertindak/berperilaku yang baik atau benar dan tepat.
  4. Sosial budaya, dibangun oleh konstruksi sosial dan dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.
  5. Kebijakan atau policy maker, siapa stakeholders nya dan / bagaimana kebijakan yang dibuat sangat berpengaruh atau mewarnai etika maupun kode etik.

Terdapat tiga pembagian etika

  • Etika deskriptif, Etika deskriptif tidak memberi penilaian tetapi menggambarkan moralitas pada individu-individu tertentu, kebudayaan atau subkultur tertentu dalam kurun waktu tertentu.
  • Etika normatif, Pada etika normatif terjadi penilaian tentang perilaku manusia. Penilaian ini terbentuk atas dasar norma. Etika normatif bersifat preskriptif (memerintahkan), tidak melukiskan melainkan menentukan benar atau tidaknya tingkah laku.
  • Metaetika, “Meta” berasal dan bahasa Yunani yang berarti melebihi atau melampaui. Metaetika mempelajari logika khusus dan ucapan-ucapan etis. Pada metaetika mempersoalkan bahasa normatif apakah dapat diturunkan menjadi ucapan kenyataan. Metaetika mengarahkan pada arti khusus dan bahasa etika.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan download ppt pada file di bawah ini :

Klik disini:

PPT Konsep Dasar Etika

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi / Pelatihan / Training / Manajemen Sumber Daya Manusia


Untuk Pelatihan & In-House Training:
Etika & Pengembangan Kepribadian
Kontak Customer Service Anda (Klik disini)

 

Pelatihan Pengembangan Kepribadian

Kepribadian Positif & Prestasi individu

Pengembangan Kepribadian

Pengertian

Pengembangan kepribadian memberikan peran yang sangat besar kepada anda  dalam rangka meningkatkan kualitas diri pribadi, kualitas hubungan dengan orang lain agar anda mampu berhubungan dengan lingkungan, semangat untuk selalu meningkatkan kapasitas da kualitas kepribadian anda sehari hari, akan mendorong anda untuk mengembangkan kepribadian ke arah yang lebih baik.

Inner Self & Outer Self

Pengembangan Kepribadian yaitu keseluruhan pola (bentuk) tingkah laku, sifa-sifat, kebiasaan, kecakapan bentuk tubuh, serta unsur-unsur psiko-fisik lainnya yang selalu menampakkan diri dalam kehidupan seseorang. Dengan kata lain dapat dikatakan kepribadian yang mencakup semua aktualisasi dari (penampilan) yang selalu tampak pada diri seseorang, merupakan bagian yang khas atau ciri dari seseorang. Jadi Pengembangan Kepribadian mengembangkan Inner Self dan Outer Self sesorang dengan lebih jelasnya mengembangkan diri secara dari dalam diri dan luar dirinya.

Kepribadian positif akan berdampak positif jauh lebih besar daripada faktor lain dalam pencapaian sukses kita.” Demikian ungkap pakar manajemen diri, Brian Tracy.

Artinya adalah, untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan hidup, kita mau tidak mau harus mengembangkan kepribadian yang mendukung kita menjadi sukses. Sebagaimana yang disampaikan Napoleon Hill dalam buku Think & Grow Rich, bahwa untuk menjadi sukses, kita harus membuat pikiran kita sadar akan kesuksesan. Berpikir negatif dan gagal, akan membawa kegagalan.

Mengapa pengembangan kepribadian itu penting ?

  • Agar merasa tenteram dan nyaman baik dengan diri sendiri maupun dalam berinteraksi berkomunikasi dengan orang lain.
  • Karena kepribadian dapat menjadi faktor pendukung motivasi kesuksesan atau sebaliknya menjadi sumber kesulitan.
  • Memperbaiki kualitas kepribadian secara langsung maupun tidak langsung melalui kegiatan menciptakan pola berpikir yang positif setiap hari, sehingga setiap orang akan mencapai derajat kehidupan yang lebih baik dari hari – hari sebelumnya.
  • Mengenal kepribadian dan kemampuan leadership (kepemimpinan) seseorang
  • Mengetahui kekuatan, dan mengurangi kelemahan dengan mengembangkan perilaku dan kebiasaan yang relevan dengan kelemahan yang dimiliki secara terus menerus serta mengaitkannya dengan tujuan yang akan dicapai.
  • Banyak membaca dan belajar tentang pengembangan diri.
  • Memperkuat aqidah dan akhlak spiritual keagamaan.
  • Menyusun rencana yang jelas untuk pengembangan pribadi.
  • Mancari lingkungan yang kondusif untuk pengembangan pribadi

Untuk penjelasan lebih lanjut tentang pengembangan kepribadian, silahkan download ppt pada file di bawah ini :

Klik disini:

PPT Pengembangan Kepribadian

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Lembaga Pelatihan & Konsultasi Manajemen Sumber Daya Manusia

Pelatihan Kerja & Training Center


Untuk Informasi Pelatihan/ In-House Training:
Etiket & Pengembangan Kepribadian
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Tata Krama pergaulan global

Etiket dalam Bisnis & Pergaulan Global

Etiket dalam Pergaulan

Pengertian

Etiket dalam pergaulan maksudnya adalah aturan sopan santun dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari. Etiket merupakan alat dan sarana manusia dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama. Orang yang menerapkan etiket dalam pergaulan mereka akan terhindar dari perselisihan dan kesalahpahaman.

Yang harus diperhatikan dalam etiket pergaulan baik dengan orang sebaya, dibawah maupun yang diatas kita baik disisi sosial maupun usia adalah prinsip saling menghormati. Dengan etiket yang baik dapat dipastikan bahwa seseorang akan dapat diterima dengan baik dalam pergaulan sehari-hari.

Mengapa manusia harus beretiket baik ? 

  • Manusia harus dituntut untuk saling berhubungan, mengenal dan membantu
  • Agar tingkah laku kita diterima dan disenangi oleh siapa saja yang bergaul dengan kita
  • Tata krama dan tingkah laku sehari-hari merupakan cermin pribadi kita sendiri

Dasar – Dasar Etiket : 

  • Mampu menjaga perasaan orang lain
  • Sopan dan ramah kepada siapa saja
  • Memiliki rasa toleransi
  • Dapat menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi
  • Memberi perhatian kepada orang lain
  • Ingin membantu

Manfaat Etiket dalam Kehidupan :

  • Membuat seseorang disegani, dihormati, disenangi orang lain
  • Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi
  • Dapat memelihara suasana yang baik dilingkungan keluarga, tempat kerja, dan antara teman
  • Mendapat kemudahan dalam hubungan baik dengan orang (better human relation)

Yang harus di perhatikan dalam pergaulan adalah :

  1. Pandai menempatkan diri
  2. Memiliki sikap empati
  3. Dapat membedakan bagaimana sikap kita terhadap orang yang lebih tua, sebaya, dan yang lebih muda. Misalnya :
  • Orang yang lebih tua / yang dituakan harus kita hormati.
  • Orang yang sebaya harus dihargai
  • Orang yang lebih muda harus disayangi.

Dalam beretiket, kita dapat menerapkan kapan saja dan dimana:

  1. Di Sekolah/Kampus : dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan seluruh personal (Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Administrasi/TU, Pramubakti, Teman, dosen, civitas akademika dll.
  2. Di Masyarakat : dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan anggota masyarakat. Misal di Toko dengan pelayan Toko, di Kantor Pos dengan karyawannya, dan sebagainya; dalam menggunakan fasilitas umum; dalam berkendara, dll.
  3. Di Rumah : dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan anggota keluarga, baik orang tua maupun saudara.
  4. Di kantor : dalam berinteraksi dengan seluruh stakeholder kantor, dalam menggunakan fasilitas kantor, dalam berinteraksi dengan pelanggan/klien, dll.

Untuk mengetahui secara teknis bagaimana cara beretiket di dalam pergaulan seperti : etiket berinteraksi dengan orang yang sudah dikenal dan yang baru, etiket makan, etiket menggunakan fasilitas umum dan kantor, etiket membuang sampah, etiket berlalu lintas, dll. Bisa di download pada link di bawah ini :

PPT Etiket dalam Pergaulan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

SDMIndonesia.com

Pelatihan/In-House Training & Pendampingan

Pelatihan Kerja & Training Center


Untuk Pelatihan/ In-House Training:
Etiket dalam Bisnis & Pergaulan Global
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

1