• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Blog

Manajemen Kualitas

Pada tahun-tahun sekarang sangat sangat penting meningkatkan kualitas dari sebuah produk yang di hasilkan. Tekanan ini banyak datang dari perusahaan -perusahaan besar internasional seperti perusahaan mobil dan computer. Persaingan antar perusahaan tersebut lebih memaksa mereka untuk lebih lagi meningkatkan kualitas produk yang di hasilkan, agar mendapat kepercayaan dari pasar. Untuk memahami materi manajemen kualitas lebih lanjut, mari kita ulas mengenai pengertian, fakor-faktor, macam-macam dari manajemen kualitas.

Manajemen Kualitas 

Kualitas adalah kemampuan suatu produk dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Beberapa sudut pandang kualitas :

  • Pengguna merupakan kualitas bergantung pada pemirsa
  • Manufaktur merupakan pemenuhan standar dan membuat produk secara benar
  • Produk  merupakan variabel yang tepat dan dapat dihitung

Faktor-faktor yang menentukan kualitas :

  • Bahan baku dan bahan lainnya
  • Manusia yang mengerjakan
  • Persaingan di Pasar
  • Tujuan organisasi
Macam-macam kualitas :
  • Design/Physical Quality à mencakup penampilan fisik
  • Performance/sensory Quality à mencakup penampilan non fisik
  • Conformance/ Time Orientation Quality à seberapa lama konsumen dapat memanfaatkan produk
Pengertian TQM

Total Quality Management didefinisikan sebagai konsep perbaikan yang dilakukan secara terus menerus, yang melibatkan semua karyawan di setiap level organisasi, untuk mencapai kualitas yang ‘exellent’ dalam semua aspek organisasi melalui proses manajemen (Dipietro,1993;Greg et al,1994).

Manajemen organisasi keseluruhan yang menjadikannya unggul dalam segala aspek produk yang penting bagi pelanggan. Dua hal dalam TQM adalah Perbaikan yang terus menerus dan Pemberdayaan karyawan. Dalam perbaikan terus menerus, setiap proses penyelesaian masalah/ problem solving, dilakukan PDCA (Plan, Do, Chek dan Act). Pemberdayaan karyawan, dilakukan dengan meluaskan pekerjaan sehingga tanggung jawab dan kewenangan dipndahkan ketingkat terendah dalam organisasi.

TQM atau Total Quality Management (manajemen kualitas total) adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat.

Alat-alat Total Quality Management
  1. Lembar Pengecekan
  2. Diagram sebar
  3. Digram sebab akibat/ diagram Ishikawa/ diagram tulang ikan
  4. Diagram Pareto
  5. Diagram alir
  6. Histogram
  7. Statistical Quality control
  8. Inspeksi

 

Bagaimana penjelasan selanjutnya mengenai Manajemen Kualitas?? Silahkan download ppt pada link di bawah ini:

PPT Manajemen Kualitas

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Analisis Aspek Keuangan

Aspek terpenting dalam studi kelayakan bisnis adalah hitung-hitungan keuangan. Berapa seluruh dana yang kita butuhkan baik modal untuk investasi maupun untuk modal kerja. Berapa penjualan, berapa  biaya produksi, berapa biaya penjualan, berapa  biaya administrasi, dan  berapa tingkat keuntungan yang akan kita dapatkan atau bahkan kemungkinan kerugian.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan.

Analisis Aspek Keuangan

Tujuan dari analisis aspek  keuangan  adalah untuk  menentukan  rencana investasi  melalui perhitungan biaya dan  manfaat yang di harapkan dengan membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan, seperti ketersediaan dana, biaya modal awal, kemampuan untuk membayar kembali dana tersebut dalam waktu yang telah ditentukan dan menilai apakah perusahaan akan dapat  berkembang terus.

Tujuan Investor Membangun  Proyek

Ingin mendapatkan manfaat financial yaitu memperoleh keuntungan yang optimal. Analisa aspek keuangan wajib mengikuti proses kegiatan sejak awal. Contoh: rencana penjualan (aspek pasar).

Aspek Keuangan

Menyusun anggaran dana investasi awal, yang dipakai untuk mempersiapkan, membangun dan mengoperasikan proyek.

Dikelompokkan:

  1. Anggaran pra-investasi
  2. Anggaran modal tetap
  3. Anggaran modal kerja awal
Anggaran Pra-Investasi

Pengeluaran  untuk membiayai kegiatan pembangunan  dan pengoperasian proyek. Misalnya: biaya survey (lokasi, pasar), biaya pembentukan B.U, biaya pengurusan macam-macam ijin         .

Anggaran Aktiva Tetap
  • Dana yang dibutuhkan untuk pengadaan AT
  • Biaya pengadaan tanah
  • Biaya pembangunan gedung
  • Pembelian sarana transportasi
  • Pembelian meubel, alat kantor
  • Pembelian sarana produksi (mesin, dan lain sebagainya)
Anggaran Modal KerjaAwal
  • Dana yang diperlukan untuk  mengoperasikan proyek pada tahun pertama operasi
  • Jumlahnya dihitung secara neto yaitu modal kerja bruto dikurangi hutang jangka pendek (hutang dagang dari pemasok)
  • Contohnya: bahan baku, bahan pembantu, persediaan kas atau bank, piutang dagang
Contoh Anggaran Investasi
  • Biaya Pra – investasi Rp ……
  • Modal Tetap

– Tanah                                                Rp ……

– Gedung                                             Rp ……

– Kendaraan                            Rp ……

– Meubel                                              Rp ……

  • Modal Kerja Awal Rp ……
  • Jumlah Anggaran Investasi Rp 200.000.000,-

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Analisis Aspek Keuangan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Keuangan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa (Bagian 2)

Mengembangkan Penawaran Produk Total

Pengembangan produk total artinya segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ia akan membeli suatu barang. Hal ini disebut juga dengan paket nilai (value package). Konsumen yang berbeda mungkin juga menginginkan penawaran produk total yang berbeda pula. Jadi sebuah perusahaan dapat membuat berbagai jenis penawaran.

Pentingnya Kemasan
  1. Melindungi produk di dalamnya, mampu bertahan saat dipindahkan dan tidak mudah rusak
  2. Menarik perhatian pembeli
  3. Menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai isi
  4. Menjelaskan manfaat dari produk dalam kemasan
  5. Menyediakan informasi mengenai jaminan
  6. Memberi indikasi harga
Merek Dan Ekuitas Merek

Merek atau brand adalah sebuah nama, simbol, atau desain (atau kombinasi hal-hal tersebut) yang mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakannya dari barang dan jasa pesaing.

Merek dagang adalah sebuah merek yang telah diberi perlindungan hukum eksklusif, baik untuk nama mereknya maupun untuk rancangan gambarnya. Merek dagang perlu dilingungi dari perusahaan-perusahaan lain yang mungkin ingin mengambil keuntungan dari reputasi dan citra pemegang merek dagang.

Kategori Merek Dagang
  1. Nama merek produsen: nama merek dari produsen-produsen yang mendistribusikan produknya secara nasional.
  2. Merek diler atau label privat: produk-produk yang tidak menyandang nama produsen, tetapi membawa nama distributor atau peritel.
  3. Barang generik: produk-produk tanpa merek yang biasanya dijual dengan diskon besar dibandingkan merek nasional atau privat.
  4. Merek palsu: tiruan ilegal dari barang-barang merek nasional.
Tujuan Penentuan Harga

Tujuan-tujuan penentuan harga yang paling umum adalah:

  • Mencapai sasaran pengembalian atas investasi
  • Membangun arus lalu lintas produk
  • Mendapatkan pangsa pasar lebih besar
  • Menciptakan suatu citra
  • Mencapai tujuan-tujuan sosial

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Pengembangan dan Penentuan Harga Produk dan Jasa (Bagian 2)

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Manajemen merupakan pengaturan, yang memiliki arti sebuah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Jadi manajemen adalah bagaimana kita bisa mengatur sumber daya agar suatu usaha dapat berjalan di koridor yang sesuai sebagaimana mestinya demi tercapainya suatu tujuan. Hampir semua perusahaan memiliki manajemen tersendiri yang diduduki oleh orang-orang yang berpengalaman didalamnya. Karena manajemen dalam dunia usaha sangat penting, maka suatu usaha apalagi yang sedang di rintis tidakakan bisa berjalan teratur dan konsisten tanpa adanya sebuah  manajemen di dalamnya. Manajemen sendiri harus  berjalan seiring dengan usaha karena hubungannya yang saling terikat dan tidak bisa digugurkan salah satunya karena usaha dan manajemen memang harus dimulai secara bersamaan dan berdampingan.

Manajemen pun mulai memiliki banyak ragam, seperti manajemen keuangan, manajemen  pembangunan  dan lain sebagainya. Dan di setiap aspek tersebut haruslah dipegang oleh  profesional yang akan menjadi jaminan  untuk  suksesnya  sebuah usaha yang akan atau sedang dirintis yang terdiri  dari perorangan atau bisa juga organisasi-organisasi khusus. Karena manajemen yang baik juga menjadi faktor dari berhasil tidaknya suatu usaha, maka suatu  usaha yang mengalami kebangkrutan mencerminkan dari buruknya manajemen di dalamnya pun sebaliknya. Dalam manajemen juga terdapat aspek-aspek yang harus diketahui terlebih dalam manajemen pembangunan proyek dan kaitannya dengan sumberdaya manusia. Berikut penjelasannya…

Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Aspek manajemen dan organisasi adalah aspek yang sangat penting dalam  suatu usaha. Karena usaha yang akan atau  sedang dirintis mungkin saja akan mengalami kegagalan jika  manajemen dan organisasi tidak berjalan dengan baik. Proses manajemen sendiri juga terdapat kaidah-kaidah agar suatu usaha bisa berjalan lebih  mudah. Dan aturan itu sendiri  bisa tergambar  jelas melalui fungsi-fungsi manajemen berikut:

  1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah proses untuk menentukan  kemana dan  bagaimana suatu usaha akan dijalankan atau dimulai untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.

  1. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian adalah proses untuk mengelompokkan kegiatan-kegiatan dalam unit-unit tertentu agar jelas dan teratur sesuai dengan tanggungjawab dan wewenang si pemegang unit.

  1. Pelaksanaan (Actuating)

Pelaksanaan adalah proses dimana semua  hal yang terencana telah dimulai  oleh  seluruh unit. Seperti seorang  manajer yang mengerahkan  seluruh  bawahannya untuk memulai pekerjaan sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan kepadanya.

  1. Pengawasan (Controlling)

Pengawasan adalah proses untuk mengukur, menilai dan mengevaluasi hasil pekerjaan agar tetap  sesuai dengan rencana awal dan mengoreksi  berbagai penyimpangan selama proses pelasanaan  kerja.

 

 

Bagaimana ulasan selanjutnya mengenai Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen? Silahkan download ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Organisasi dan Manajemen

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

Konsep Dasar Perilaku Individu, Sikap, dan Kepuasan Kerja

Dasar-Dasar Perilaku Individual
  1. Karakteristik biografis
  2. Kemampuan
  3. Kepribadian
  4. Belajar
  5. Perilaku organisasi positif
Karakteristik Biografis

Merupakan karakteristik pribadi yang dapat diperoleh dalam berkas personalia dari seorang karyawan seperti usia, jenis kelamin, status kawin, jumlah tanggungan dan masa kerja.

  1. Usia
  • Keyakinan bahwa makin tuanya sesorang produktivitasnya mersosot, tidak selalu terbukti.
  • Karyawan tua mempunyai tingkat kemangkiran-yang dapat dihindari-yang lebih rendah dari karyawan muda
  • Makin tua semakin kecil kemungkinan berhenti dari pekerjaan, karena;
    1. semakin terbatasnya pekerjaan alternatif.
    2. Masa kerja yang lebih panjang, berdampak pada tingkat imbalan yang lebih baik
  • Bertambahnya usia, kepuasan meningkat untuk karyawan profesional, dan diantara non profesional merosot selama setengah baya, dan naik lagi pada tahun-tahun yang lebih belakangan
  1. Jenis Kelamin
  • Tidak ada beda yang bermakna dalam produktivitas kerja antara pria dan wanita
  • Wanita mempunyai tingkat kemangkiran dan keluarnya karyawan yang lebih tinggi dari pada pria
  • Tidak ada bukti yang menyatakan jenis kelamin karyawan mempengaruhi kepuasan kerja
  1. Status Kawin dan jumlah tanggungan
  • Tidak cukup bukti ada efek status perkawinan pada produktivitas
  • Karyawan yang menikah lebih sedikit absensinya, mengalami pergantian yang lebih rendah, dan lebih puas dengan pekerjaan mereka daripada rekan sekerja mereka yang bujangan
  • Banyaknya tanggungan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas, tingkat absensi, pergantian dan kepuasan kerja
  1. Masa Kerja
  • Tidak ada alasan untuk meyakini bahwa orang yang lebih lama berada pada suatu pekerjaan lebih produktif daripada mereka yang senioritasnya lebih rendah
  • Senioritas berkaitan secara negatif terhadap kemangkiran dan pergantian karyawan
  • Masa kerja dan kepuasan saling berkaitan secara positif
Kemampuan
  • Kapasitas seorang individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan
  • Kemampuan individu tersusun dalam dua perangkat faktor yaitu:
    1. Kemampuan intelektual, berupa kemampuan yang diperlukan untuk mengerjakan kegiatan mental, seperti kemahiran berhitung, pemahaman verbal, kecepatan perseptual, penalaran induktif, penalaran diduktif, visualisasi ruang, dan ingatan.
    2. Kemampuan fisik, kemampuan yang diperlukan untuk melakukan tugas yang menuntut stamina, kecekatan, kekuatan dan ketrampilan.
Kepribadian
  • Kepribadian merupakan jumlah total dari cara-cara dalam mana seorang individu bereaksi dan berinteraksi  dengan orang lain.
  • Sesuatu yang terdapat dalam diri individu yang membimbing dan memberi arah kepada seluruh tingkah laku individu yang bersangkutan.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Konsep Dasar Perilaku Individu, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Konsep Dasar Perilaku Individu, Sikap, dan Kepuasan Kerja

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

 

 

 

 

 

Usaha kecil dan kewirausahaan Indonesia

Usaha Kecil, Kewirausahaan, dan Waralaba


Dapatkan Slideshare Gratis:
 >>>PPT Usaha Kecil, Kewirausahaan dan Waralaba<<<

Anda ingin menjadi wirausahawan?  Bila Iya, anda perlu melanjutkan membaca info singkat ini dan mengunduh slideshare yang tersedia. Pada uraian berikut akan di jabarkan point-point penting terkait bisnis kecil, entrepreneurship dan waralaba. Dengan memahami kriteria, fakta-fakta, kekuatan dan kelemahan terkait usaha kecil, diharapkan dapat lebih tepat dalam menyusun perencanaan dan pengambilan keputusan.

Pengertian Usaha Kecil

Usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang bersekala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih dan hasil penjualan tahunan serta kepemilikan.

Kriteria Usaha Kecil
  • Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus juta Rupiah), tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
  • Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah)
  • Milik Warga Negara Indonesia
  • Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar;
  • Berbentuk usaha orang perseorangan, badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.
Ciri-ciri Usaha Kecil
  • Manajemen tergantung pemilik,
  • Modal disediakan oleh pemilik sendiri,
  • Skala usaha dan jumlah modal relatif kecil,
  • Daerah operasi usaha bersifat lokal,
  • Sumber daya manusia yang terlibat terbatas,
  • Biasanya berhubungan dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari,
  • Karyawan ada hubungan kekerabatan emosional, dan
  • Mayoritas karyawan berasal dari kalangan yang tidak mampu secara ekonomis.
Fakta-Fakta Usaha Kecil di Banyak Negara
  • Di banyak negara, 99% dari semua bisnis adalah usaha kecil.
  • 40% pekerja bekerja di sektor usaha kecil.
  • 40% dari volume bisnis di banyak negara dilakukan oleh usaha kecil.
  • 75% persen dari pekerjaan baru dihasilkan oleh sektor usaha kecil
  • 50% dari usaha kecil gagal pada dua tahun pertama.
  • Usaha kecil menampung porsi terbesar pegawai dalam industri ritel, grosir dan jasa.
  • Usaha kecil menyumbang bagian terbesar dari penjualan di sektor manufaktur.
  • Manajemen yang buruk adalah penyebab terbesar kegagalan usaha kecil.
  • Di hampir semua negara, usaha kecil adalah tempat lahirnya kewirausahaan.
Kekuatan dan Kelemahan Usaha Kecil

Kelemahan usaha kecil:

  • Modal terbatas
  • Kredibilitas
  • Permasalahan pegawai
  • Tingginya biaya langsung
  • Terlalu banyak telur dalam satu keranjang
  • Keterbatasan kualitas produk

Kekuatan usaha kecil:

  • Sentuhan pribadi
  • Motivasi yang lebih tinggi
  • Fleksibilitas yang tinggi
  • Minim birokrasi
  • Melayani pasar lokal/domestik
  • Produk/jasa tidak menarik perhatian (tidak mencolok)

Untuk materi selengkapnya mengenai usaha kecil, wirausaha dan waralaba, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

 

Dapatkan Slideshare Gratis:
 >>>PPT Usaha Kecil, Kewirausahaan dan Waralaba<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:

Pelatihan (In-house Training) Entrepreneurship, Strategi Bisnis & UKM

Kata kunci untuk penelusuran: pelatihan entrepreneurship, training UMKM, pelatihan UKM, pelatihan kewirausahaan, training bisnis untuk UKM, sukses waralaba dan UMKM, usaha kecil dan menengah, pelatihan business model canvas, pelatihan business model generation, strategi pengembangan UMKM, wirausaha mandiri, manajemen bisnis UMKM

 

Training Pengembangan Produk Baru

Desain Produk dan Jasa

Dasar keberadaan organisasi yaitu produk atau jasa yang disajikan kepada masyarakat. Produk yang baik, merupakan kunci keberhasilan. Tapi, strategi produk yang kurang baik, dapat menghancurkan perusahaan. Misalnya: perusahaan fokus ke produk tertentu. Salah satu strategi produk adalah membangun kemampuan tertentu dalam kustomisasi keluarga produk atau jasa yang sudah ada. Strategi produk yang efektif menghubungkan keputusan produk dengan investasi, pangsa pasar, dan siklus hidup produk, dan menggambarkan luasnya lini produk. Tujuan dari keputusan produk yaitu untuk mengembangkan dan menerapkan sebuah strategi produk yang dapat memenuhi permintaan pasar dengan keunggulan bersaing. Fokus dari keuggulan bersaing: pembedaan, biaya rendah, dan atau respon cepat. Dalam memahami lebih lengkapnya materi desain produk dan jasa, kita ulas terlebih dahulu mengenai pengertian, tujuan, sirklus, serta analisis dari desain produk dan jasa.

Pemilihan Produk dan Jasa

Pemilihan produk dimaksudkan sebagai proses memilih produk/jasa untuk dapat disajikan kepada pelanggan atau klien.

Contoh:

  1. Rumah sakit melakukan spesialisasi pada berbagai jenis pasien dan prosedur kesehatan, seperti: rumah sakit bersalin.
  2. Toyota yang memberikan respon cepat terhadap pelanggan, yaitu dengan memberikan proses desain mobil tercepat dalam industri otomotif (dibawah 2 tahun).
Sirklus Hidup Produk / P L C

Product Life Cycle (PLC) yang menggambarkan lahirnya suatu produk baru sampai pada kematian suatu produk yang dikatakan sudah lama. Secara sederhana, konsep ini menyatakan bahwa hampir semua produk baru yang ditawarkan kepada masyarakat akan menjalani suatu siklus kehidupan yang terdiri atas empat tahap dalam periode waktu terbatas. Tiap tahap dalam PLC, membuka kesempatan-kesempatan baru dan menimbulkan masalah-masalah baru bagi manajemen produksi. Bila diketahui kedudukan produk dalam siklus kehidupannya, maka dapat dirumuskan rencana perbaikan desain dan pengembangan produk yang lebih baik.

Ada empat fase hidup produk yaitu:

  1. Fase Perkenalan
  2. Fase Pertumbuhan
  3. Fase Kematangan
  4. Fase Penurunan

Setiap fase memiliki strategi yang sesuai atau  sejalan dengan perubahan produk yang masuk pada fase  siklus hidup produk.

Analisis Produk Berdasarkan Nilai

Merupakan urutan produk dari yang tertinggi ke yang terendah akan kontribusi $ mereka pada perusahaan dan juga kontribusi $ tahunan total. Laporan produk berdasarkan nilai membuat manajemen dapat mengevaluasi strategi yang mungkin untuk setiap produk.

Bagaimana materi selengkapnya mengenai Desain Produk dan Jasa?? Silahkan di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Desain Produk dan Jasa

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Mencari Gagasan Usaha

Seorang enterpreuneur tidak cukup mengandalkan gagasan kreatif dalam pembuatan produk saja, seorang enterpreuneur  memerlukan strategi yang baik dan eksekusi yang tepat. Keberhasilan ditentukan banyak hal, tetapi yang paling penting apakah Anda benar-benar mengenali karakter Anda dan berada pada bidang yang Anda sukai dan minati? Bukan tidak mustahil keberhasilan hanya soal waktu saja bagi orang-orang yang benar-benar menyukai pekerjaannya. Kata para pengusaha, produk itu betapapun sederhananya harus dikelola dan diajak bicara, diberi perintah, dan diberikan sentuhan pribadi Anda. Benar bukan? Dalam memahami mencari gagasan usaha,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, tujuan,  serta peranan dari mencari gagasan usaha.

Mencari Gagasan Usaha

Gagasan atau ide merupakan hal yang dikatakan sangat sulit untuk ditemukan dan terkadang  gagasan yang berhasil ditemukan tidak sesuai dengan tujuan utama yang ingin dituju atau dicapai. Akan lebih sulit lagi jika gagasan tersebut diperoleh dari pemikiran bersama. Diperlukan pemikiran yang lebih matang untuk memilih atau menggabungkan gagasan yang dicetuskan setiap individu agar nantinya diperoleh suatu gagasan yang bisa digunakan untuk mencapai kepentingan bersama.

Pengertian Gagasan Usaha

Gagasan atau ide  merupakan istilah yang dipakai baik secara populer maupun dalam bidang filsafat dengan pengertian umum “citra mental” atau “pengertian”. Gagasan adalah suatu yang dapat mendatangkan inspirasi pelaku yang mendorong munculnya suatu ide usaha dan menduga lebih awal apakah ide yang muncul ini akan dapat menghasilkan suatu nilai tambahan atau tidak. Gagasan menyebabkan timbulnya konsep yang merupakan dasar bagi segala macam pengetahuan, baik sains maupun filsafat. Sekarang ini banyak orang percaya bahwa gagasan adalah suatu kekayaan intelektual seperti hak cipta atau paten. Ide yang sudah dinyatakan menjadi suatu perbuatan adalah karya cipta. Untuk mengubah ide menjadi karya cipta dilakukan serangkaian proses berpikir yang logis dan seringkali realisasinya memerlukan usaha yang terus menerus sehingga antara ide awal yang muncul di pikiran dan karya cipta satu sama lain saling bersesuaian sebagai kenyataan. Jika sudah ada ide, hal pertama yang harus dilakukan adalah bergerak, karena tanpa itu, ide hanyalah menjadi sebuah pemikiran saja.

Sedangkan pengertian usaha yaitu usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga pikiran atau badan untuk mencapai suatu maksud. Dalam ruang lingkup tertentu, pengertian usaha dapat disamakan dengan pekerjaan.

Jadi, gagasan usaha merupakan suatu ide untuk mewujudkan suatu pemikiran yang baru dan diterapkan dengan suatu  tindakan. Mencari gagasan usaha berarti berusaha untuk menemukan suatu ide yang nantinya ide tersebut dapat menjadi suatu langkah awal dalam menentukan bisnis apa yang akan dibangun. Dalam menentukan ide tentunya banyak hal yang harus diperhatikan. Seseorang menginginkan memiliki suatu bisnis berarti orang tersebut yakin bahwa suatu saat bisnis yang mereka bangun akan menguntungkan dan akan sukses.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Mencari Gagasan Usaha, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Mencari Gagasan Usaha

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Menggunakan Teknik Promosi Yang Efektif

Pemasaran modern menuntut lebih dari sekedar pengembangan produk yang baik, menetapakan harga yang menarik, dan menyediakan bagi pelanggan sasaran. Perusahaan juga harus berkomunikasi dengan pelanggannya, dan apa yang dikomunilkasikan jangan sampai menimbulkan keraguan. Bagi kebanyakan perusahaan, pertanyaannya bukan apakah harus berkomunikasi, melainkan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan dan bagaimana caranya.
Perusahaan modern mengelola sistem komunikasi pemasaran yang kompleks.

Perusahaan berkomunikasi dengan perantara, konsumen, dan berbagai kelompok masyarakat. Kemudian perantara berkomunikasi dengan konsumennya dan masyarakat. Konsumen melakukan komunikasi lisan dengan konsumen lain dan dengan kelompok masyarakat lain. Sementara itu, setiap kelompok memberikan umpan balik kepada setiap kelompok lain. Bauran promosi merupakan ramuan khusus dari iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan dan pemasarannya. Bagaimana menggunakan teknik promosi yang efektif supaya tujuan pemasarannya sukses? Berikut penjelasannya..

Promosi dan Bauran Promosi
Promosi

Adalah usaha-usaha yang dilakukan para pemasar untuk menginformasikan dan mengingatkan orang-orang dalam pasar sasaran mengenai produk dan membujuk mereka untuk ikut serta dalam suatu pertukaran.

Bauran Promosi

Adalah kombinasi dari alat-alat promosi yang digunakan satu organisasi. Komunikasi pemasaran terpadu adalah satu teknik yang  mengkombinasikan semua alat promosi menjadi satu strategi promosi yang menyeluruh dan terpadu.

Iklan

Adalah komunikasi non-personal dengan bayaran melalui berbagai media oleh oraganisasi-organisasi dan individu-individu yang dengan satu cara teridentifikasi di dalam pesan.

Penempatan produk adalah memasukkan produk-produk dalam acara TV dan film yang produk-produk tersebut akan dilihat. Media iklan paling efektif sering kali sangat mahal. Media yang tidak mahal mungkin tidak menjangkau pasar  Anda. Tujuannya adalah menggunakan medium yang dapat menjangkau pasar yang Anda inginkan secara paling efektif dan efisien. Infomersial adalah acara TV siaran penuh yang diperuntukkan khusus untuk mempromosikan barang dan jasa. Infomersial semakin bertambah penting karena menunjukkan produk saat sedang digunakan dan menampilkan testimonial untuk membantu manjual barang dan jasa.

Penjualan Personal

Adalah presentasi dan promosi tatap muka untuk barang dan jasa. penjualan personal ini juga termasuk mencari calon-calon pelanggan baru (prospek) dan melakukan layanan tindak lanjut setelah terjadi penjualan.

Langkah-Langkah Dalam Proses Penjualan B2B
  • Prospek dan qualify,
  • Pra-pendekatan,
  • Pendekatan,
  • Melakukan presentasi,
  • Menjawab keberatan,
  • Menutup penjualan,
  • Tindak lanjut.

 

Langkah-Langkah Dalam Proses Penjualan B2C

Adalah pendekatan, yang termasuk mengajukan pertanyaan; presentasi, yang termasuk menjawab pertanyaan-pertanyaan; penutupan; dan tindak lanjut.

Hubungan Masyarakat (Humas)

Adalah fungsi yang mengevaluasi sikap masyarakat; mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur dalam merespons permintaan publik, dan melakukan sebuah program yang terdiri atas tindakan dan informasi untuk memperoleh pemahaman dan penerimaan publik.

Publisitas

Adalah informasi apapun mengenai seorang individu, produk, atau organisasi yang didistribusikan kepada masyarakat melalui media dan tidak dibayar atau dikendalikan oleh pihak penjual. Merupakan suatu cara efektif untuk menjangkau masyarakat. Kelebihan utama dari publisitas adalah dapat dipercaya.

Promosi penjualan

Adalah alat promosi yang menstimulasi pembelian konsumen dan minat diler melalui aktivitas-aktivitas jangka pendek. Artinya adalah memberi motivasi bagi orang-orang untuk membeli sekarang dan bukannya nanti. Usaha-usaha promosi penjualan internal ditujukan kepada tenaga penjual dan orang-orang yang berhubungan dengan pelanggan untuk membuat mereka tetap antusias mengenai perusahaan. Aktivitas promosi penjualan internal termasuk pelatihan penjualan, alat bantu penjualan, display audiovisual, dan pameran dagang. Promosi penjualan eksternal (promosi kepada konsumen) termasuk menggunakan sampel, kupon, potongan harga, display, demonstrasi dalam toko, premium, dan insentif-insentif lainnya.

Promosi mulut ke mulut (word-of-mouth promotion)

Adalah suatu alat promosi yang melibatkan orang-orang dengan memberi tahu orang-orang lainnya mengenai produk-produk yang mereka beli.

Viral Marketing

Adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan apa saja, mulai dari membayar orang untuk mengatakan hal-hal positif di internet hingga membuat rencana penjualan bertingkat dimana konsumen memperoleh komisi untuk mengerahkan teman-temannya ke situs web tertentu.

Blogging

Merupakan sebuah blog-singkatan untuk web blog-adalah sebuah buku harian online yang terlihat seperti halaman situs, tetapi lebih mudah untuk dibuat dan diperbaharui dengan cara mem-posting teks, foto-foto, atau link ke situs-situs lainnya.

Podcasting

Adalah satu sarana untuk mendistribusikan program-program audio dan video melalui internet yang membebaskan para pengguna berlangganan sejumlah file, atau dikenal dengan istilah feeds, dan lalu mendengarkan atau menonton bahan-bahan ini pada waktu yang mereka pilih.

 

Jadi, walaupun bauran promosi merupakan aktivitas komunikasi primer bagi perusahaan, seluruh bauran pemasaran promosi dan produk, harga, serta distribusi, harus dikoordinasikan agar memberikan dampak komunikai sebesar-besarnnya.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Menggunakan Teknik Promosi Yang Efektif, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Menggunakan Teknik Promosi Yang Efektif

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Training Pengantar Bisnis

Pengantar Bisnis dan Ekonomi


Tersedia Slideshare PPT:
>>>PPT Pengantar Bisnis dan Ekonomi<<<

Ingin belajar bisnis dan ekonomi? Berikut akan diuraikan secara garis besar (pokok-pokok) tentang  bisnis dan ekonomi. Dengan mempelajari bisnis dan ekonomi, kita akan mempunyai pengetahuan yang diperlukan apabila kelak akan menjalankan sebuah usaha, baik yang berorientasi profit maupun yang non-profit. Berikut garis besar uraiannya:

Pengertian Bisnis

All the work involved in providing people with goods and services for a profit (suatu usaha yang mengelola faktor-faktor produksi untuk menciptakan barang/jasa dan untuk memperoleh laba).

Bisnis adalah kegiatan perusahaan yang terorganisir untuk menyediakan barang atau jasa kepada para konsumen.

Bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat luas.

Jenis Kegiatan Bisnis
  • Bisnis ekstraktif: bergerak dalam bidang pertambangan
  • Bisnis agraris: bergerak di bidang pertanian, termasuk perikanan, peternakan dan perunggasan, perkebunan serta kehutanan
  • Bisnis industri manufaktur: bergerak di bidang manufaktur barang berwujud
  • Bisnis jasa: menghasilkan produk tidak berwujud
Empat Macam Kegunaan
  • Kegunaan bentuk (form utility)
  • Kegunaan tempat (place utility)
  • Kegunaan waktu (time utility)
  • Kegunaan pemilikan (possession utility)
Faktor-faktor Produksi
  • Tenaga kerja
  • Modal
  • Wirausahawan
  • Sumberdaya fisik
  • Sumberdaya informasi
 Jenis-Jenis Sistem Ekonomi
  • Perekonomian Terpimpin
  • Perekonomian Pasar penawaran-permintaan (bebas)
  • Perekonomian Pasar Campuran
 Mengapa Belajar Bisnis?
  • Karir di masa depan: terbukanya lapangan kerja di bidang bisnis
  • Entrepreneurship: Membuka bisnis sendiri atau berwiraswasta
  • Pengenalan masalah-masalah sosial: kegiatan bisnis menimbulkan masyarakat dan lingkungan baik gangguan alam maupun manusiawi seperti polusi, upah minimum, keselamatan kerja, kesejahteraan karyawan.
 Fungsi Dasar Bisnis
  • Mencari dan menemukan sumber bahan baku
  • Mengolah bahan baku menjadi produk jadi
  • Menyalurkan produk jadi ke tangan konsumen
 Sistem Perekonomian
  • Kegiatan bisnis tidak dapat lepas dari kegiatan perekonomian.
  • Ada 5 sistem perekonomian yaitu:
    • Perekonomian Syariah
    • Kapitalisme
    • Fasisme
    • Sosialisme (Perancis, Swedia, India)
    • Komunisme  (Korea Utara, Kuba), dahulu Republik Uni Soviet, Cina, Vietnam
 Jenis Pasar

Sistem perekonomian sangat berkaitan dengan sistem pasar dari produk itu sendiri. Sistem pasar terbagi ke dalam 4 bagian:

  1. Monopoli: Pasar yang hanya memiliki satu pelaku penawarannya atau PENJUAL TUNGGAL dalam pasar komoditas
  2. Monopsoni: Pelaku usaha/ pembeli menguasai penerimaan pasokan atau PEMBELI TUNGGAL dalam pasar komoditas
  3. Oligopoli: Pasar yang terdiri dari beberapa perusahaan atau penjual dengan produk yang homogen
  4. Pasar Persaingan Sempurna: Pasar yang penjual dan pembeli bergerak leluasa, harga ditentukan oleh mekanisme pasar
 Konsep Lingkungan Bisnis

Faktor-faktor tersebut meliputi lingkungan eksternal yang dibagi dalam lingkungan jauh (makro) yaitu :

  • Politik
  • Ekonomi
  • Sosbud
  • Teknologi
  • Lingkungan industri

Sedangkan lingkungan internal yaitu :

  • Meliputi aspek-aspek internal organisasi seperti sdm, pemasaran, produksi dan keuangan
  • Kebijakan internal di dalam lingkungan perusahaan

Tertarik mempelajari lebih dalam? Berikut materi selengkapnya mengenai Pengantar Bisnis, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Dapatkan Slideshare dibawah ini:
>>>PPT Pengantar Bisnis dan Ekonomi<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Info pelatihan dan In-house training dibidang SDM?

Hubungi Customer Service Anda


Kata kunci untuk penelusuran: Lembaga Pelatihan SDM, Institusi pengembangan SDM Indonesia, Training ilmu ekonomi dan bisnis, Pelatihan strategi bisnis untuk perusahaan, konsultasi bisnis bagi perusahaan, motivasi dan leadership organisasi.