• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Blog

Strategi Proses dan Perencanaan Kapasitas

Strategi proses merupakan pendekatan organisasi untuk mentransformasi sumber daya yang dimiliki menjadi barang dan jasa. Tujuan dari strategi proses adalah untuk menemukan jalan dalam memproduksi barang dan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan spesifikasi produk dalam keterbatasan biaya dan keterbatasan manajerial yang lain. Proses yang dipilih akan memiliki pengaruh jangka panjang pada produksi dan efisiensi, juga pada fleksibilitas biaya, dan kualitas yang dihasilkan. Dalam memahami materi strategi proses dan perencanaan kapasitas, alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu mengenai pengertian,  tujuan, tipe, analisis dan desain proses, serta pemilihan alat dan teknologi dari strategi proses dan perencanaan kapasitas.

Pengertian Strategi Proses Dan Perencanaan Kapasitas

Strategi proses atau transformasi adalah pendekatan organisasi untuk mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa. Tujuan strategi proses adalah untuk menemukan suatu cara membuat produk barang dan jasa yang dapat memenuhi persyaratan dari konsumen dan spesifikasi produk yang berada dalam batasan biaya serta konstrain lainnya.

Hasil dari keputusan ini berdampak pada efisiensi produksi jangka panjang, fleksibilitas, dan kualitas produk yang dihasilkan. Oleh karenanya banyak strategi perusahaan ditentukan pada saat keputusan tentang proses ini dilakukan.

Tipe Strategi Proses
  1. Fokus pada proses.
  2. Fokus berulang
  3. Fokus pada produk
  4. Mass customization
Analisis Dan Desain Proses
  1. Diagram Alir (Flow Diagram)

Adalah sebuah gambar atau skema yang digunakan untuk menganalisa pergerakan orang atau bahan.

  1. Pemetaan Fungsi Waktu (Time Function Mapping)

Adalah sebuah diagram alir tetapi dengan waktu ditambahkan pada sumbu horizontal. Diagram ini disebut juga pemetaan proses (process mapping) atau pemetaan fungsi waktu (time-function mapping).

  1. Diagram Proses (Process Diagram)

Adalah diagram yang menggunakan simbul, waktu, dan jarak untuk mendapatkan cara uang obyektif dan terstruktur dalam menganalisis dan mencatat aktifitas yang membentuk sebuah proses.

  1. Perencanaan Pelayanan (Service Planning)

Merupakan teknik analisis proses yang memusatkanm perhatian pada konsumen dan interaksi penyedia layanan dengan konsumennya.

Pemilihan Alat Dan Teknologi
  1. Teknologi Produksi
  • Pemilihan Peralatan harus fleksibel.
  • Teknologi Produksi, meliputi :
  1.  Teknologi Mesin
  2. Sistem Identifikasi Otomatis / Automatic   Identification System (AIS)
  3.  Pengendalian Proses
  4.  Sitem Visi
  5.  Robot
  6. Sistem penyimpanan dan pengambilan secara otomatis / Automatic storage and retrieval systems (ASRS)
  7. Kendaraan Terpadu Otomatis/ Automatic guided vehicles (AGV)
  8. Sistem Maufaktur fleksibel
  9. Manuaktur terintegrasi Komputer
  1. Teknologi Di Sektor Jasa

Pelayanan/ kemudahan yang diberikan oleh perusahaan jasa kepada para   pelanggan, misal:

  • Jasa keuangan
  • Perhotelan
  • Restoran
  • Penerbangan

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Strategi Proses dan Perencanaan Kapasitas, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Strategi Proses dan Perencanaan Kapasitas

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Membangun etika dan tanggung jawab sosial

Etika dan Tanggung Jawab Sosial


Dapatkan slideshare gratis:
>>>PPT Etika dan Tanggung Jawab Sosial<<<

Etika adakah pandangan, keyakinan dan nilai akan sesuatu yang baik dan buruk, benar dan salah. Etika berkenaan dengan pendapat tentang benar dan salah, lebih khusus, dengan kewajiban moral seseorang pada masyarakat. Selanjutnya, dalam memahami etika dan tanggung jawab sosial,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, faktor yang mempengaruhi keputusan-keputusan, dan  tujuan  serta strategi dari etika dan tanggung jawab sosial.

Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan-Keputusan Pada Masalah Etika
  1. Hukum
  2. Peraturan Pemerintah
  3. Kode etik industri dan perusahaan
  4. Tekanan-tekanna social
  5. Tegangan antara standar perorangan dengan kebutuhan organisasi
Upaya Perwujudan Dan Peningkatan Etika Manajemen
  • Pelatihan etika
  • Advokasi etika
  • Kode Etik
  • Keterlibatan Publik dalam Etika Manajemen Perusahaan
Pengertian Tanggung Jawab Sosial

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya.

Strategi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial
  • Strategi Reaktif

Kegiatan bisnis yang melakukan strategi reaktif dalam tanggung jawab sosial cenderung menolak atau menghindarkan diri dari tanggung jawab social.

  • Strategi Defensif

Strategi defensif dalam tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh perusahaan terkait dengan penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum untuk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial.

  • Strategi Akomodatif

Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat dan lingkungan sekitar akan hal tersebut.

  • Strategi Proaktif

Perusahaan memandang bahwa tanggung jawab sosial adalah bagian dari tanggung jawab untuk memuaskan stakeholders. Jika stakeholders terpuaskan, maka citra positif terhadap perusahaan akan terbangun.

Manfaat Tanggung Jawab Sosial
  • Manfaat bagi Perusahaan: Citra Positif Perusahaan dimata masyarakat & pemerintah.
  • Manfaat bagi Masyarakat: masyarakat terakomodasi, hubungan masyarakat dengan perusahaan akan lebih erat dalam situasi win-win solution.
  • Manfaat bagi Pemerintah: memiliki partner dalam menjalankan misi sosial dari pemerintah dalam hal tanggung jawab social.
Melaksanakan Bisnis Secara Etis dan Bertanggung Jawab Sosial
  1. Etika Bisnis adalah rangkaian dasar etika yang harus diikuti apabila menjalankan bisnis
  2. Perilaku Etis
  3. Tanggung Jawab Sosial: Suatu pengakuan dari perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengaruhi masyarakat
Area Tanggung Jawab Sosial
  1. Tanggung Jawab Terhadap Pelanggan
  2. Tanggung Jawab Kepada Karyawan
  3. Tanggung jawab kepada pemegang saham dan Kreditor
  4. Tanggung Jawab Kepada Lingkungan

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Etika dan Tanggung Jawab Sosial, bisa di download ppt pada link di bawah ini:


Dapatkan slideshare gratis:
>>>PPT Etika dan Tanggung Jawab Sosial<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:

Pelatihan (In-house) Pengembangan Etika Bisnis & Tanggung jawab Sosial

Kata kunci untuk penelusuran: Lembaga Pelatihan SDM, Institusi pengembangan SDM Indonesia, Training Etika Bisnis dalam perusahaan, Pelatihan CSR untuk perusahaan, training SCR untuk organisasi, konsultasi pengembangan etika dan tanggung jawab sosial bagi perusahaan, motivasi dan leadership organisasi.

 

 

 

Pelatihan Manajemen Proyek

Manajemen Proyek

Manajemen proyek merupakan sebagai control atau pengendalian proyek. Dalam hal ini, peranan manajemen proyek yaitu dalam mengendalikan keberhasilan proyek di akhir. Tujuan utama dilakukan manajemen proyek adalah untuk mencegah adanya penyimpangan yang berlangsung selama proyek. Dalam memahami materi manajemen proyek, sebaiknya kami akan mengulas terlebih dahulu mengenai pengertian, ciri-ciri, fase fungsi dari manajemen proyek.

Pengertian Manajemen Proyek

Manajemen Proyek adalah penerapan dari pengetahuan, keahlian, alat dan teknik pada suatu aktifitas proyek untuk mendapatkan/ memenuhi kebutuhan dan harapan dari pihak yang terkait dari suatu proyek.

Ciri-Ciri Manajemen Proyek

Mekanisme proyek dalam hubungannya dengan pengelolaan, organisasi dan sumberdaya mempunyai ciri-ciri tertentu sebagai berikut:

  1. Seorang manajer proyek memimpin organisasi proyek dan beroperasi secara independen, bebas dari rantai komando yang semestinya dari organisasi induk.
  2. Manajer proyek adalah pembawa tunggal semua usaha mencapai satu tujuan proyek.
  3. Karena setiap proyek memerlukan bermacam-macam keahlian dan sumberdaya, maka pekerjaan-pekerjaan dalam proyek dikerjakan orang dan berbagai fungsi.
  4. Manajer proyek dan tim proyek bertanggungjawab menyatukan orang-orang dan berbagai fungsi/disiplin yang bekerja untuk proyek.
  5. Manajer proyek menegosiasi secara langsung manajer fungsional (pemasaran, personalia, produksi, keuangan, dan lain‐lain) untuk memberikan dukungan.
  6. Proyek akan memfokuskan pada ketepatan waktu dan biaya penyerahan hasil akhir dan kelayakan teknisnya. Sementara unit‐ unit fungsional (dan organisasi induk) harus tetap menjaga kelangsungan organisasi induk untuk mencapai tujuannya. Sebagai konsekuensi terkadang timbul konflik pemakaian sumberdaya antara manajer proyek dan manajer fungsional.
  7. Dalam proyek akan terdapat dua rantai komando‐komando vertikal (dan manajer fungsional) dan komando horisontal (dan manajer prayek). Orang‐orang dalam proyek harus melapor ke manajel fungsional dan manajer proyek.
  8. Proyek bisa berasal dan bagian yang berbeda dan organisasi induk. Pengembangan produk bisa berasal dan bagian pemasaran sementara penerapan teknologi baru berasal dan R&D.
Fase Manajemen Proyek

Manajemen proyek memiliki fungsi yang sangat penting karena manajemen ini akan mengelola kualitas, biaya, keselamatan karyawan, lingkungan, sumber daya sistem informasi serta risiko dari sebuah proyek. Paling tidak ada tiga fungsi utama.

Pertama, berfungsi sebagai perencanaan dalam menjalankan suatu proyek. Agar suatu proyek berjalan secara optimal maka dilakukan perencanaan yang matang. Untuk melakukan hal ini tentunya dibutuhkan perumusan rencana yang siap baik dari administrasi ataupun teknik agar bisa diimplementasikan dengan baik.

Fungsi kedua dari manajemen proyek adalah berguna sebagai system penjadwalan. Hal ini merupakan suatu implementasi dari tahap perencanaan yang di dalamnya terdapat rentang waktu, jadwal serta progress dalam kemajuan proyek tersebut. Proses ini memuat proses monitoring dan updating perkembangan proyek yang dijalankan.

Dalam manajemen proyek penjadwalan merupakan keharusan untuk menjalankan suatu proyek. Dalam proses penjadwalan ini proses monitoring dan updating dilakukan guna melihat keadaan realistis dari pengerjaan proyek tersebut. Metode yang digunakan untuk mengelola hal ini meliputi menggunakan kurva s (hanumm curve), barchart, penjadwalan linear dengan diagram vector, network planning serta waktu dan lamanya durasi pekerjaan.

Bagaimana untuk materi selengkapnya mengenai Manajemen Proyek?? Silahkan  unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Manajemen Proyek

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

Identifikasi Kesempatan Usaha

Kita tahu bahwa peluang  usaha di Indonesia memang banyak memberikan banyak keuntungan yang begitu menjanjikan bagi pelaku bisnis khususnya para investor. Hal demikian bisa dilihat bahwa begitu besarnya permintaan dan pasar dalam negeri.

Dan hal ini menyebabkan banyaknya kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi  oleh pasar. Padahal para produsen kadang tidak  mampu memenuhi kebutuhan pasar yang membuat para konsumen merasa dikecewakan. Hal inilah yang harus  dilihat  sebagai peluang bisnis para pelaku usaha  untuk mendapatkan konsumen dari kebutuhan dan permintaan pasar yang telah tersedia.

Dari beberapa kesempatan usaha yang sudah tersedia dalam bisnis tidak terpaku dalam satu aspek. Seorang pelaku bisnis bisa melihat kebutuhan yang ada kemudian memproduksi kebutuhan itu. Hal ini tidak hanya berlaku  dalam bidang produksi, dalam bidang jasa pun permintaan pasar sangat besar. Sebuah kesempatan usaha itu, esensinya adalah asas manfaat. Jika peluang usaha itu benar-benar di manfaatkan dan di kemas dengan sangat rapi  maka bisa memberikan manfaat yang di harapkan. Peluang usaha baru adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri. Dan bukanlah sebuah kegiatan yang ikut-ikutan demi mengikuti sebuah gaya hidup atau fashion saja.

Dalam memahami sebuah identifikasi kesempatan usaha,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta tahap-tahap dari sebuah identifikasi kesempatan usaha.

Tahap-Tahap Dalam Studi Kelayakan
  • Timbulnya gagasan/usulan
  • Penelitian
  • Pengolahan & analisa beserta penyusunan laporan
  • Evaluasi proyek (merupakan tahap terakhir sebelum mengambil keputusan)
  • Ranking untuk berbagai usulan yang feasible
  • Programming atau rencana pelaksanaan usulan yang feasible
  • Pelaksanaan dan atau manajemen proyek
Project Cycle
  1. Identifikasi

Mendapat gambaran tentang kemampuan potensial suatu proyek yang akan dilaksanakan.

  1. Persiapan & Analisis

Dibuat FS lingkungan proyek. Meliputi: iklim masyarakat, lingkungan masyarakat, sosbud. Persiapanini 7% – 10% dari total investasi.

  1. Appraisal

Tahap penilaian dari FS disetujui atau diperbaiki. Ditentukan lembaga yang akan membiayai proyek

  1. Implementation

Yang perlu diperhatikan:

  1. Proyek dapat mencapai manfaat yang telah ditetapkan.
  2. Proyek mempunyai pengaruh terhadap lingkungan sekitar.
  3. Evaluasi

Penilaian dilakukan antar disiplin ilmu mulai proyek sedang berjalan sampai akhir proyek.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Identifikasi Kesempatan Usaha, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Identifikasi Kesempatan Usaha

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

pelatihan motivasi kerja

Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim Yang Mandiri


Dapatkan Slideshare Gratis:
>>>PPT Memotivasi Karyawan dan Membangun Tim yang Mandiri<<<

Salah satu aspek memanfaatkan pegawai adalah pemberian motivasi kepada pegawai, dengan istilah pemberian kegairahan kepada pegawai. Motivasi memiliki makna memberi dorongan pada segenap karyawan agar bergairah untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi. Karyawan yang termotivasi akan mampu meningkatkan produktifitas bagi keberhasilan perusahaan. Berikut akan diuraikan garis besar 9 point-point terkait teori motivasi,.

Ada jenis dua penghargaan bagi pegawai, yaitu:

  1. Penghargaan intrinsik: Kepuasan pribadi yang anda rasakan ketika anda bekerja dengan baik dan mencapai tujuan.
  2. Penghargaan ekstrinsik: Suatu hal yang diberikan kepada anda oleh orang lain sebagai pengakuan atas pekerjaan yang baik penghargaan ekstrinsik termasuk kenaikan bayaran, pujian dan promosi.
 HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW
  1. Kebutuhan fisiologis:kebutuhan kelangsungan hidup dasar, seperti kebutuhan akan makanan, air, dan tempat perlindungan.
  2. Kebutuhan keselamatan:kebutuhan untuk merasa aman ditempat kerja dan di rumah.
  3. Kebutuhan sosial:kebutuhan untuk merasa dicintai, diterima, dan menjadi bagian dari kelompok.
  4. Kebutuhan harga diri:kebutuhan akan pengakuan dari orang lain, serta rasa harga diri dan status atau kepentingan.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri:kebutuhan untuk mengembangkan potensi tertinggi seseorang.
TEORI PENENTU TUJUAN DAN MANAJEMEN MENURUT OBJEKTIF
  1. Tujuan Teori: Teori penetapan tujuan (goal-setting theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penentu tujuan yang ambisius, tetapi dapat dicapai dapat memotivasi pekerja dan meningkatkan kinerja apabila tujuan diterima, disertai dengan umpab balik, dan difasilitasi dengan kondisi organisasional.
  2. Manajemen menurut objektif: Manajemen menurut objektif (management by objectif-MBO) adalah sistem implementasi dan penentu tujuan yang melibatkan siklus diskusi, tinjauan, dan evaluasi objektif diantara manajer tingkat puncak dan menengah, penyelia, dan karyawan.
MENERAPKAN TEORI HERZBERG

Faktor Motivator, faktor-faktor ini dapat digunakan untuk memotivasi para pekerja, terdiri dari:

  • Pekerjaan itu sendiri
  • Pancapaian
  • Pengakuan
  • Tanggung jawab
  • Pertumbuhan dan kemajuan

Faktor Pemelihara,  faktor-faktor ini dapat menyebabkan ketidakpuasan, tetapi mengubah faktor-faktor itu hanya akan memberikan sedikit efek motivasional, terdiri dari:

  • Kebijaksanaan dan administrasi perusahaan
  • Pengawasan
  • Kondisi kerja
  • Hubungan antar perseorangan(rekan kerja)
  • Gaji, status, dan keamanan pekerjaan
TEORI HARAPAN

Teori Harapan (Expectancy theory), teori yang dikembangkan oleh teori Victor Vroom bahwa harapan usaha yang digunalan para karyawan dalam tugas tertentu bergantung pada harapan mereka akan hasil.

TEORI PENGUATAN

(Reinforcement theory) didasarkan pada pemikiran bahwa penguat positif dan negatif memotivasi seseorang untuk berperilaku dalam cara-cara tertentu.

Pengutan yang positif meliputi penghargaan seperti pujian, pengakuan, atau kenaikan bayaran.

Penguatan negatif meliputi teguran, bayaran yang dikurangi, dan pemberhentian atau pemecatan.

TEORI KEADILAN

(Equity theory) pemikiran bahwa karyawan berusaha untuk mempertahankan keadilan antara masukan dan hasil bila dibandingkan dengan orang lain dalam posisi yang sama.

MEMBANGUN KERJA SAMA TIM MELALUI KOMUNIKASI TERBUKA

Prosedur untuk mendorong komunikasi yang terbuka meliputi berikut ini:

  1. Menciptakan kultur organisasi yang menghargai sikap mendengarkan.
  2. Melatih para penyelia dan manajer untuk mendengarkan.
  3. Meniadakan penghalang untuk komunikasi yang terbuka.
  4. Secara aktif melakukan upaya untuk memfasilitasi komunikasi.

Usaha untuk merealisasikan kemungkinan tersebut ialah dengan jalan memberikan motivasi dan membangun tim yang mandiri. Motivasi ini memiliki arti untuk memberikan daya perangsang kepada pegawai yang bersangkutan agar pegawai tersebut dengan segala daya dan upayanya.

Untuk materi selengkapnya mengenai motivasi dan pengembangan tim, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

Dapatkan Slideshare Gratis:
>>>PPT Memotivasi Karyawan dan Membangun Tim yang Mandiri<<<

Demikian semoga posting bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training


Hubungi Customer Service kami untuk informasi:
Pelatihan (In-house Training) Motivasi menuju SDM yang unggul

Kata kunci untuk penelusuran: pelatihan dan training motivasi kerja, motivation training for employee, teori keadilan, teori herzberg 2 faktor, teori harapan, teori penetapan tujuan, goal setting theory, teori kebutuhan maslow, lembaga training mandiri, konsultan pelatihan motivasi, training motivasi berprestasi, ppt, power point, sdm indonesia.

Analisis Aspek Dampak Keberadaan Proyek Terhadap Perekonomian Dan Lingkungan

Perkembangan bisnis saat  ini telah menjadi suatu  perkembangan yang sangat signifikan. Untuk menjalankan usaha diperlukan studi kelayakan bisnis, apakah sebuah usaha layak dijalankan atau tidak layak dijalankan. Studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek  baik itu dari aspek  hukum, sosial ekonomi  dan  budaya, aspek  pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai  dengan aspek manajemen  dan keuangannya, aspek tersebut digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan  hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan  apakah  suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau  ditunda  dan bahkan tidak dijalankan.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek dampak keberadaan proyek terhadap perekonomian dan lingkungan,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian , maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek dampak keberadaan proyek terhadap perekonomian dan lingkungan

Analisis Aspek Lingkungan

Lingkungan merupakan faktor yang penting dalam berwirausaha. Jika dalam  menentukan lingkungan kita salah memilih maka usaha  tersebut bisa tidak  berjalan  dan menghasilkan   keuntungan yang maksimal. Studi lingkungan usaha merupakan suatu langkah yang penting dilakukan dengan tujuan  untuk menemukan apakah lingkungan di mana usahanya itu akan berdiri nantinya tidak akan menimbulkan ancaman dan justru dapat memberikan peluang di luar dari usaha yang utama.

Lingkungan tempat bisnis akan dijalankan harus dianalisis dengan cermat. Hal ini disebabkan lingkungan disatu sisi dapat  menjadi peluang dari bisnis yang akan dijalankan, namun disisi lain lingkungan juga dapat menjadi  ancaman bagi perkembangan bisnis. Keberadaan bisnis dapat berpengaruh terhadap lingkungan, baik  lingkungan masyarakat maupun lingkungan ekologi tempat bisnis yang akan dijalankan.

Analisis aspek lingkungan dilakukan untuk apakah lingkungan setempat sesuai dengan ide bisnis yang akan dijalankan dan apakah manfaat bisnis bagi  lingkungan lebih besar dibandingkan  dampak negatifnya. Suatu ide bisnis dinyatakan  layak berdasarkan aspek lingkungan sesuai dengan  kebutuhan ide bisnis dan ide bisnis tersebut  mampu memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan  dampak  negatifnya di wilayah  tersebut.

Tujuan Aspek  Lingkungan Dalam Studi Kelayakan
  1. Menganalisis kondisi lingkungan operasional
  2. Menganalisis kondisi lingkungan  industri
  3. Menganalisis lingkungan ekonomi
  4. Menganalisis dampak positif maupun negative  bisnis terhadap lingkungan
  5. Menganalis usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif bisnis terhadap lingkungan.

 

Bagaimana ulasan selanjutnya? Silahkan unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Dampak Keberadaan Proyek Terhadap Perekonomian Dan Lingkungan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Analisis Aspek Teknis

Aspek teknis dalam studi kelayakan bisnis merupakan suatu yang berkenaan dengan proses pembangunan suatu perusahaan secara teknis dan pengoperasiannya setelah perusahaan tersebut dibangun.

Analisis teknis dapat diketahui rancangan awal penaksiran  biaya investasi  termasuk biaya eksploitasinya. Pelaksanaan  dari  evaluasi aspek teknis sering tidak memberikan suatu keputusan baku. Karenannya  perlu diperhatikan suatu atau beberapa pengalaman pada perusahaan lain yang serupa dilokasi lain yang mengunakan teknik dan operasi serupa. Keberhasilan penggunaan teknologi sejenis ditempat lain sangat membantu  dalam pengambilan keputusan akhir, setidaknya memperhatikan pengalaman ditempat lain tidak bisa dikesampingkan. Berbeda dengan aspek  teknis, aspek  operasi  umumnya kurang  mendapat perhatian dalam pembuatan studi kelayakan  bisnis, karena kebanyakan studi kelayakan bisnis berpusat pada tiga aspek yaitu  pasar, teknik dan keuangan. Kemungkinan banyak orang studi kelayakan bisnis merasa bahwa ketiga aspek sudah baik maka pihak yang menjalankan proyeksi  tersebut  akan senang.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek teknis,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek teknis.

Aspek Teknis
  1. Pertanggungjawaban pemilihan lokasi, dasarnya (tepat), plan site (argumentasi).
  2. Proses Produksi, input – output
  3. Teknologi: sederhana – tepatguna – modern
  1. Teknik yang digunakan, peralatan produksi (jumlah)
  2. Lay-out pabrik
  3. Luas Produksi

– Volume produksi 10 tahun (D forecast)

  1. Kebutuhan BB, biaya BB – 10 tahun
  2. TKL (jml. Produksi, upah) – 10 tahun
  3. BOP (semua biaya2 yang terjadidipabrik, selain BB & TKL) – 10 tahun
  4. Menyusun HPP yang terdiri BB, TKL dan BOP untuk 10 tahun

11.Membuat analisa dari aspek teknis dan menyimpulkan apakah aspek ini layak atau tidak.

Lokasi Proyek
  • Variabel primer: ketersediaan BB, letak  pasar, konsumen.
  • Variabel sekunder: Iklim, keadaan tanah
  • Metode penilailan lokasi, penilaian hasil value, perbandingan biaya, analisis ekonomi
Luas Produksi

Berapa jumlah produksi yang dihasilkan dalam waktu dengan biaya yang efisien

Faktor-Faktor yang perlu diperhatikan:

  1. Batas D untuk menghitung market share
  2. Tersedia kapasitas mesin sesuai kapasitas teknis
  3. Jumlah dan kemampuan teknis pengelola proses produksi
  4. Kemampuan financial

 

Bagaimana ulasan selanjutnya? Silahkan unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Teknis

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Pemasaran

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran.  Dalam memahami sebuah konsep pemasaran,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, konsep, manajemen dari sebuah pemasaran.

Pengertian Pemasaran

Pemasaran (marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.

Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

Ada beberapa definisi mengenai pemasaran diantaranya adalah :

  1. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
  2. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
  3. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.
  4. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.
Konsep Pemasaran

Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya.

Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan.

Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan, dan diorganisasiknan yang meliputi pendistribusian barang, penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai konsep pemasaran, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Pemasaran

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

 

Mendistribusikan Produk dengan Cepat dan Efisien

Saat menjalankan bisnis, salah satu target yang harus dipenuhi salah satunya adalah target penjualan. Misalkan dalam jangka waktu 3 – 6 bulan, Anda harus memiliki target tertentu untuk bisa menjual produk Anda secara luas. Mendistribusikan barang merupakan salah satu jantung dalam berbisnis. Mengetahui pola-pola distribusi dapat membuat kita mampu meningkatkan penjualan hingga beberapa kali lipat. Saat produk yang Anda hasilkan merupakan produk yang diproduksi dengan kapasitas banyak, tentu Anda menginginkan agar produk tersebut bisa segera sampai ke tangan konsumen. Syaratnya Anda harus memastikan bahwa produk Anda memang dibutuhkan oleh banyak orang dan sifatnya massal. Umumnya produk yang relevan dengan distribusi ini adalah produk-produk untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Contohnya seperti: pangan, sandang, consumer goods, dan pendidikan.

Bagaimana agar produk kita bisa terjual dengan cepat dan efisien? Berikut penjelasannya…

Perantara Pemasaran

Adalah organisasi-organisasi yang membantu memindahkan barang dan jasa dari produsen ke pengguna bisnis dan pengguna akhir, misalnya pengangkutan, penyimpanan, penjualan, periklanan, dan membangun relasi (dengan lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan kebanyakan produsen).

Saluran distribusi

Merupakan saluran perantara pemasaran, seperti agen, calo, perantara grosir, dan perantara ritel yang bergabung untuk memindahkan dan menyimpan barang di jalur (atau saluran) dari produsen ke konsumen.

Agen/calo

Adalah perantara pemasaran yang mempertemukan pembeli dan penjual dan membantu dalam merundingkan sebuah transaksi, tetapi tidak mengambil alih kepemilikan barang.

Perantara grosir

Adalah perantara pemasaran yang menjual kepada organisasi lain.

Peritel

Adalah organisasi yang menjual pada konsumen akhir.

 

Utilitas Yang Diciptakan Perantara

Utilitas

Dalam ilmu ekonomi adalah kemampuan memuaskan keinginan, atau nilai yang ditambahkan pada organisasi pada barang atau jasa pada saat produk dibuat menjadi lebih berguna atau lebih mudah diakses konsumen dibanding sebelumnya. Perantara melakukan enam utilitas pemasaran antara lain:

Utilitas bentuk diberikan terutama oleh produsen dibandingkan dengan perantara yaitu mengambil bahan-bahan mentah dan mengubah bentuknya.

Utilitas waktu ditambahkan pada produk dengan cara membuat produk-produk tersebut tersedia saat dibutuhkan.

Utilitas tempat yaitu dengan menambahkan nilai pada produk dengan cara menaruh barang ditempat oaring-orang menginginkannya.

Utilitas kepemilikan yaitu melakukan apa pun yang perlu untuk memindahkan kepemilikan dari satu pihak ke pihak lain, termasuk memberikan kredit pengantaran, pemasangan, jaminan, dan layanan lanjutan.

Utilitas informasi dengan menambahkan nilai pada produk dengan cara membuka arus infomasi dua arah antarpeserta pemasaran.

Utilitas layanan dengan menambahkan nilai dengan cara menyediakan layanan yang cepat dan ramah selama dan setelah penjualan dan dengan cara mengajarkan pelanggan bagaimana cara terbaik menggunakan produk dengan berlalunya waktu.

Perantara grosir

Adalah perantara pemasaran yang menjual pada organisasi-organisasi dan individu-individu, tetapi tidak pada konsumen akhir.

Organisasi-organisasi perantara yang membantu dalam pergerakan barang dari produsen ke konsumen.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Mendistribusikan Produk dengan Cepat dan Efisien, bisa di unduh ppt pada link di bawah ini:

PPT Mendistribusikan Produk dengan Cepat dan Efisien

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

Berpikir Kreatif

Banyak orang berpikir bahwa kreatifitas bersifat impulsif. Tetapi hal itu tidak benar, orang-orang yang bekerja di bidang industri kreatif tahu betul hal itu. Kreatifitas pasti akan memerlukan usaha. Dalam memahami sebuah pemikiran seseorang secara kreatif,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta  karakteristik dari sebuah berpikir kreatif.

Berpikir Kreatif

Berpikir kreatif adalah menggunakan kemampuan berpikir kita untuk membuat hubungan yangan baru & hubungan yang lebih berguna dari informasi yang sebelumnya sudah kita ketahui. Jadi berpikir kreatif tidak selalu menghasilkan sesuatu yang betul-betul baru melainkan bisa menghubungkan hal-hal yang sudah kita ketahui menjadi pengertian yang lebih sempurna. Jika dilihat dari definisi ini sebenarnya semua orang adalah kreatif.

Kreativitas terbagi atas:

  • Kreativitas yang umumnya dimiliki secara alamiah seperti artistik, menulis buku, melukis, menggubah musik, dan sebagainya.
  • Kreativitas penemuan seperti yang dialami oleh Archimedes saat keluar dari kamar mandinya dan berteriak “Eureka” atau saat lahirnya konsep produk baru.
  • Kreativitas umum yang memandang dunia sekitar dari sudut pandang yang berbeda.
Pengertian Kreativitas

Ada beberapa pengertian yang dikemukakan para ahli antara lain:

  • David Cambell Ph.D; kreativitas adalah kegiatan mendatangkan hasil dengan kandungan ciri inovatif, berguna dan dapat dimengerti.
  • James R Evan; kreativitas adalah ketrerampilan untuk menemukan pertalian baru, melihat subjek dari perspektif baru dan membentuk kombinasi dari dua atau lebih konsep yang telah ada dalam pikiran.
  • Michael A. West; kreativitas merupakan pernyataan pengetahuan dari berbagai bidang pengalaman yang berkaitan untuk menghasilkan ide-ide baru dan lebih baik.
  • Pemikiran kreatif merupakan penggabungan kembali batas-batas pikiran. Kreativitas melibatkan energi pikiran, melibatkan penemuan dan produktivitas yang antusias.
  • Merupakan kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam bentuk ciri-ciri aptitude (kemampuan berpikir kreatif) maupun non-aptitude (afektif), baik dalam karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada, yang semuanya itu relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.

 

Untuk materi selengkapnya mengenai seseorang yang berpikir kreatif, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Berpikir Kreatif

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training