• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Aset Tetap – Bagian 1

Aset Tetap – Bagian 1

Aset merupakan hal terpenting dalam sebuah perusahaan. Asset adalah salah satu akun dalam sebuah laporan keuangan, yaitu pada laporan posisi keuangan. Aset terbagi menjadi dua yaitu aset lancar dan aset tetap. Berikut ini Kami tim SDM Indonesia akan memberikan penjelasan mengenai Aset Tetap – Bagian 1.

Karakteristik Aset Tetap
  • Aset tetap adalah aset jangka panjang atau relatif permanen.
  • Merupakan aset berwujud karena terlihat secara fisik.
  • Aset dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dan tidak dimaksudkan untuk dijual sebagai bagian dari operasi normal.

Harga Perolehan Tanah

Berikut ini merupakan pengeluaran yang termasuk dalam perhitungan harga perolehan tanah:

  • Harga beli
  • Pajak penjualan
  • Perizinan dari badan pemerintah
  • Komisi makelar
  • Bea balik nama
  • Biaya survei
  • Pajak real estate
  • Pembongkaran bangunan yang tidak diperlukan
  • Perataan tanah
  • Pengaspalan atau pelapisan jalan umum yang membatasi tanah

Harga Perolehan Bangunan

Berikut ini merupakan pengeluaran yang termasuk dalam perhitungan harga perolehan bangunan:

  • Pembayaran jasa arsitek
  • Biaya jasa insinyur
  • Asuransi selama periode konstruksi
  • Bunga atas pinjaman untuk mendanai konstruksi
  • Jalan setapak ke dan sekitar bangunan
  • Pajak penjualan
  • Perbaikan (pembelian bangunan bekas)
  • Rekondisi (pembelian bangunan bekas)
  • Modifikasi penggunaan
  • Izin dari badan-badan pemerintah

Harga Perolehan Mesin dan Peralatan

Berikut ini merupakan pengeluaran yang termasuk dalam perhitungan harga perolehan mesin dan peralatan:

  • Pajak penjualan
  • Biaya angkut
  • Instalasi
  • Perbaikan (pembelian mesin bekas)
  • Rekondisi (pembelian mesin bekas)
  • Asuransi selama perjalanan
  • Perakitan
  • Modifikasi kegunaan
  • Pengujian
  • Izin dari badan-badan pemerintah

Tidak Termasuk Biaya Akuisisi Aset Tetap

Berikut ini merupakan pengeluaran yang tidak termasuk dalam biaya akuisisi asset tetap:

  • Vandalisme
  • Kesalahan dalam instalasi
  • Pencurian yang tidak diasuransikan
  • Kerusakan selama pembongkaran dan instalasi
  • Denda karena tidak memperoleh izin yang sesuai dari badan pemerintah

Karakteristik Penyusutan

Semua aset tetap kecuali tanah kehilangan kapasitas produktifnya untuk menyediakan jasa. Kehilangan ini diakui sebagai Beban Penyusutan. Penyusutan fisik terjadi akibat kerusakan dan keausan ketika digunakan dan pengaruh cuaca. Penyusutan fungsional terjadi ketika suatu aset tetap tidak lagi dapat menyediakan jasa pada tingkat yang dimaksudkan, misalnya, komputer pribadi (PC).

Metode Penyusutan
  • Garis Lurus
  • Saldo Menurun
  • Unit Produksi

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Aset Tetap – Bagian 1, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Aset Tetap – Bagian 1

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

hasan100

Leave a Reply