• +08123070905
  • sdmindonesia.info@gmail.com

Analisis Aspek Keuangan

Analisis Aspek Keuangan

Aspek terpenting dalam studi kelayakan bisnis adalah hitung-hitungan keuangan. Berapa seluruh dana yang kita butuhkan baik modal untuk investasi maupun untuk modal kerja. Berapa penjualan, berapa  biaya produksi, berapa biaya penjualan, berapa  biaya administrasi, dan  berapa tingkat keuntungan yang akan kita dapatkan atau bahkan kemungkinan kerugian.

Dalam memahami sebuah studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan,  ada baiknya terlebih dahulu  kita  memahami mengenai pengertian, maksud dan  tujuan  serta fungsi dari sebuah  studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan.

Analisis Aspek Keuangan

Tujuan dari analisis aspek  keuangan  adalah untuk  menentukan  rencana investasi  melalui perhitungan biaya dan  manfaat yang di harapkan dengan membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan, seperti ketersediaan dana, biaya modal awal, kemampuan untuk membayar kembali dana tersebut dalam waktu yang telah ditentukan dan menilai apakah perusahaan akan dapat  berkembang terus.

Tujuan Investor Membangun  Proyek

Ingin mendapatkan manfaat financial yaitu memperoleh keuntungan yang optimal. Analisa aspek keuangan wajib mengikuti proses kegiatan sejak awal. Contoh: rencana penjualan (aspek pasar).

Aspek Keuangan

Menyusun anggaran dana investasi awal, yang dipakai untuk mempersiapkan, membangun dan mengoperasikan proyek.

Dikelompokkan:

  1. Anggaran pra-investasi
  2. Anggaran modal tetap
  3. Anggaran modal kerja awal
Anggaran Pra-Investasi

Pengeluaran  untuk membiayai kegiatan pembangunan  dan pengoperasian proyek. Misalnya: biaya survey (lokasi, pasar), biaya pembentukan B.U, biaya pengurusan macam-macam ijin         .

Anggaran Aktiva Tetap
  • Dana yang dibutuhkan untuk pengadaan AT
  • Biaya pengadaan tanah
  • Biaya pembangunan gedung
  • Pembelian sarana transportasi
  • Pembelian meubel, alat kantor
  • Pembelian sarana produksi (mesin, dan lain sebagainya)
Anggaran Modal KerjaAwal
  • Dana yang diperlukan untuk  mengoperasikan proyek pada tahun pertama operasi
  • Jumlahnya dihitung secara neto yaitu modal kerja bruto dikurangi hutang jangka pendek (hutang dagang dari pemasok)
  • Contohnya: bahan baku, bahan pembantu, persediaan kas atau bank, piutang dagang
Contoh Anggaran Investasi
  • Biaya Pra – investasi Rp ……
  • Modal Tetap

– Tanah                                                Rp ……

– Gedung                                             Rp ……

– Kendaraan                            Rp ……

– Meubel                                              Rp ……

  • Modal Kerja Awal Rp ……
  • Jumlah Anggaran Investasi Rp 200.000.000,-

 

Untuk materi selengkapnya mengenai Analisis Aspek Keuangan, bisa di download ppt pada link di bawah ini:

PPT Analisis Aspek Keuangan

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Admin,

SDMIndonesia.com

Konsultasi, Training, Pelatihan & In-house Training

 

hasan100

Leave a Reply